Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pengembangan Ekosistem Halal Skema Self-Declare pada Kantin Departemen Teknik Sistem dan Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Nurhadi Siswanto; Hafidz Ridho; Mar'atus Sholihah; Retno Widyaningrum; Atikah Aghdhi Pratiwi; Erwin Widodo
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.513

Abstract

Kebutuhan akan produk halal merupakan hal yang krusial di Indonesia mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi umat muslim terbesar di dunia. ITS melalui Pusat Kajian Halal memiliki program pendampingan untuk memfasilitasi UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari program tersebut dengan sasaran yaitu pelaku usaha pada kantin Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS. Terdapat empat tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu pelaksanaan pelatihan kader penggerak halal, pendampingan penyusunan sistem jaminan halal, bimbingan teknis pengajuan sertifikat halal, dan serah terima pemasangan plakat logo halal. Manfaat yang dihasilkan dari kegiatan ini yaitu meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya jaminan produk halal, sehingga program pemerintah dan Pusat Kajian Halal ITS untuk mendorong sertifikasi halal pada UMKM dapat terlaksana.
Analisis Risiko Kegagalan Mesin Cetak Tiga Dimensi Berbasis Fused Deposition Modelling pada UMKM Jasa 3D-Printing di Surabaya Hafidz Ridho; Andita Nirmala
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.493

Abstract

Implementasi teknologi 3D-Printer saat ini sudah banyak diterapkan di Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia, salah satunya adalah UMKM penyedia jasa cetak 3 Dimensi (3D) yang terletak di Keputih, Sukolilo, Surabaya. Karena usia yang tergolong muda, UMKM amatan belum mempunyai standar terkait proses, kualitas, maupun pengendalian risiko. Pengabdian ini memprioritaskan pada analisis risiko terutama pada operasi mesin 3D-Printer, dimana proses tersebut adalah hal yang krusial karena UMKM tersebut mengandalkan aktivitas bisnis hanya pada satu mesin saja, yang apabila rusak maka produksi tidak akan bisa berjalan. Analisis risiko menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dipilih karena UMKM tersebut belum mendokumentasikan kegagalan yang pernah terjadi, sehingga metode yang bersifat induktif dan bottom-up lebih tepat untuk digunakan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membantu UMKM mengelola risiko kegagalan proses cetak 3 Dimensi menggunakan FMEA. Berdasarkan FMEA, dapat diketahui bahwa terdapat 3 mode kegagalan yang memiliki nilai severity diatas 5 dan terdapat 4 mode kegagalan yang memiliki nilai severity 3-4 dan occurrence >4. Rekomendasi perbaikan untuk menurunkan nilai Risk Priority Number (RPN) telah diberikan dalam pembahasan.