Mira Fatimah
Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Reschedule Reparasi Lambung Pada Kapal TB. Pancaran 811 dan BG. Alika 101 Dengan Shop Level Planning and Schedulling Berbasis CPM Mira Fatimah; Imam Pujo Mulyatno; Deddy Chrismianto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan kapal merupakan suatu upaya yang dilaksanakan guna menjaga daya tahan dan produktivitas pada kapal. Pada proyek perbaikan kapal seringkali terjadi keterlambatan pelaksanaan pekerjaan, sehingga diperlukan adanya upaya penjadwalan supaya kegiatan tersebut selesai tepat waktu. Untuk mengantisipasi terjadinya keterlambatan proyek reparasi TB. Pancaran 811 dan BG. Alika 101 diterapka metode Shop Level Planning and Schedulling dan Critical Path Method. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jalur kritis pada suatu aktivitas pekerjaan, membuat network diagram, menghitung percepatan durasi pekerjaan dengan penambahan jam kerja dan penambahan tenaga kerja, menghitung nilai produktivitas pada bengkel. Hasil pada penelitian ini ditunjukkan dengan adanya 21 lintasan kritis pada network diagram sehingga terdapat kemajuan durasi dari jadwal awal. Setelah adanya upaya crashing dengan penambahan jam kerja didapatkan percepatan waktu 3 hari dari 33 hari menjadi 30 hari atau 9,09%. Sedangkan dengan alternatif penambahan jumlah tenaga kerja menghasilkan percepatan waktu 4 hari dari 33 hari menjadi 29 hari atau 12,12%. Hasil perhitungan nilai produktivitas bengkel yaitu : sandblasting 91,57 m2/mandays, painting 36,40 m2/mandays, outfitting dan fabrikasi disesuaikan berdasarkan tingkat kesulitan dan spesifikasi pekerjaan, pipa 1,93 meter/mandays. Jadi berdasarkan penelitian ini alternatif penambahan tenaga kerja lebih efektif dan efisien untuk percepatan durasi proyek.