Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN METODE PERMAINAN EDUKATIF DAN METODE CERAMAH TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA MURID SD DI KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI TAHUN 2015 Pratiwi, Dita Anugrah; Yuniar, Nani; Erawan, Putu Eka Meiyana
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.376 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i2.664

Abstract

Penyakit diare merupakan penyumbang angka kesakitan dan kematian anak di berbagai negara.  Pada tahun 2010 hingga tahun 2014 Puskesmas Poasia masuk dalam tiga besar puskesmas dengan kasus diare tertinggi di Kota Kendari. Data Puskesmas Poasia menunjukan bahwa pada tahun 2014 prevalensi diare sebesar 2900 per 100.000 penduduk, dan hingga September 2015 kasus diare mencapai 375 kasus. Anak usia sekolah dasar rentan terkena penyakit diare, karena sebagian besar berperilaku beresiko terkena penyakit diare. Kurangnya pengetahuan dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Pemberian pengetahuan kepada anak sekolah dasar dapat dilakukan dengan cara penyuluhan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan metode permainan edukatif dan metode ceramah terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan tentang pencegahan penyakit diare pada murid  SD di Kecamatan Poasia Kota Kendari Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperiment dengan rancangan Non Equivalent Control Group Design dengan populasi seluruh murid SDN 11 Poasia kelas V dan SDN 07 Poasia kelas V yang berjumlah 93 orang. Sampel sebanyak 76 orang, masing-masing 38 orang di SDN 11 Poasia sebagai kelompok eksperimen, dan 38 orang di SDN 07 Poasia sebagai kelompok kontrol yang ditentukan berdasarkan Purposive Sampling dengan kriteria insklusi dan eksklusi. Analisis yang digunakan yakni analisis bivariat dengan uji Mc Nemar dan uji Chi Square dengan alternatif uji Fisher Exact. Hasil penelitian terdapat peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan sebelum dan sesudah penyuluhan pada kelompok eksperimen (ρ value= 0.008 untuk pengetahuan, ρ value= 0.031 untuk sikap, dan ρ value=0.021 untuk tindakan). Sedangkan, pada kelompok kontrol  terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan (ρ value= 0.031) namun tidak ada peningkatan sikap dan tindakan sebelum dan sesudah penyuluhan (p value= 0.500 untuk sikap, p value= 0.125 untuk tindakan). Terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol sesudah penyuluhan (p value= 0.028 untuk pengetahuan, p value= 0.050 untuk sikap) serta tidak ada perbedaan tindakan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sesudah penyuluhan (p value= 0.084).Kata Kunci :  Pencegahan Penyakit Diare,  Penyuluhan,  Permainan Edukatif, Ceramah, Pengetahuan, Sikap, Tindakan.
EFEKTIVITAS METODE KONSELING TERHADAP PERILAKU MEROKOK PADA SISWA SMA DI KECAMATAN LAEYA TAHUN 2015 Prasetiawan, Puput; Sakka, Ambo; Erawan, Putu Eka Meiyana
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.368 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i2.670

Abstract

Merokok merupakan suatu masalah di dalam masyarakat yang dapat menimbulkan banyak kerugian baikdari segi sosial ekonomi maupun kesehatan bahkan kematian. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukanstrategi pendidikan kesehatan yang tepat, salah satunya dengan pendidikan kesehatan melalui metodekonseling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas metode konseling terhadap perilakumerokok siswa SMA di Kecamatan Laeya Tahun 2015. Metode yang di gunakan yaitu Pra-Eksperimen denganmenggunakan rancangan one group pre test and post test design. Sampel penelitian sebanyak 15 orang siswayang memiliki kebiasaan merokok. Sampel ditentukan dengan teknik purposive  sampling. Denganmenggunakan  uji statistik Mc.Nemar diperoleh hasil bahwa metode konseling efektif untuk meningkatkanpengetahun (ρ value 0,001), sikap (ρ value 0,002) dan Tindakan (ρ value 0,001) responden tentang bahaya rokok,namun tidak efektif untuk meningkatkan motivasi (ρ value 1,000) berhenti merokok responden dikarenakanmotivasi semua responden untuk berhenti merokok sudah dalam kategori baik sebelum dilakukan intervensikonseling bahaya rokok. Adapun rekomendasi dalam penelitian ini adalah sebaiknya SMA Negeri 17 KonaweSelatan memiliki guru konseling agar kegiatan konseling dapat rutin dilakukan untuk membantu mengatasiberbagai masalah yang dihadapi siswa baik dalam hal kebiasaan merokok siswa maupun masalah-masalah  lainyang mungkin dihadapi oleh para siswaKata Kunci: konseling, siswa, SMA,Perilaku merokok,pengetahun,sikap, motivasi, tindakan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU LANSIA DALAM MEMANFAATKAN POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LANDONO KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2015 Sukmawati, Nunung; Sakka, Ambo; Erawan, Putu Eka Meiyana
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.353 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i2.658

Abstract

AbstrakPosyandu lansia merupakan salah satu jenis pelayanan kesehatan yang dikhusukan untuk lansia,pemanfaatan pelayanan posyandu lansia di wiliyah kerja puskesmas landono  masih tergolong kurang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku lansia dalammemanfaatkan Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Landono Kabupaten Konawe Selatan Tahun2015. Metode penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan rancangan Cross sectional study.Populasi pada penelitian ini sebanyak 122 lansia, Sampel pada penelitian ini yang terdaftar di bukuregister dan berkunjung di posyandu lansia di wilayah kerja puskesmas landono sebanyak 55 responden.Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Analisis statistik menggunakanuji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan(p=1.000), nilai tradisi (p=0,059), fasilitas kesehatan (p=0,072) dengan pemanfaatan posyandu lansia.Serta ada hubungan yang signifikan antara petugas kesehatan (p=0,045) dan dukungan tokohmasyarakat (p=0,018) dengan pemanfaatan posyandu lansia. Disarankan kepada petugas kesehatanatau puskesmas untuk terus meningkatkan sosialisasi dan motivasi untuk para lansia agar lebih aktifberkunjung ke posyandu lansia untuk meningkatkan derajat kesehatannya.Kata Kunci : Posyandu Lansia, pemanfaatan posyandu, pendidikan, nilai tradisi, fasilitas kesehatan,petugas kesehatan, dukungan tokoh masyarakat
Edukasi Pentingnya Vaksin Covid-19 Di Masa Pandemi Pada Masyarakat di Kelurahan Baruga dan Watubangga Kota Kendari La Ode Muhamad Sety; Hariati Lestari; Putu Eka Meiyana Erawan
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 03 (2021): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.161 KB) | DOI: 10.53690/ipm.v2i01.93

Abstract

Covid-19 is still a public health problem in the world, causing more than five million deaths. Indonesia is one of the countries that has quite a large number of Covid-19 cases, namely more than four million confirmed cases with one hundred and four thousand deaths. One of the efforts that have been made by the government in the context of preventing and controlling the disease is vaccination. However, even though the program is very good, not all people have accepted the COVID-19 vaccination program. This situation was also experienced at partner locations where in the preliminary survey, the results obtained were that public knowledge and awareness of the COVID-19 vaccine was still low. The participants were 50 posyandu cadres consisting of 25 people from Baruga Village and 25 people from Watubangga. The dedication method used is a lecture that begins with a pre-test, then counseling is carried out and ends with an evaluation using a post-test. The results of the evaluation showed an increase in knowledge after education about the benefits of the COVID-19 vaccine was carried out. The community and the head of the village agreed to help the government increase the coverage of the vaccine, which will start from the posyandu they have fostered.  
PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS (LIMBAH VAKSIN) COVID-19 DI KOTA KENDARI 2022 La Ode Ahmad Saktiansyah; Nurmaladewi Nurmaladewi; putu eka Meiyana Erawan; La Ode Liaumin
Hospital Majapahit (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT MOJOKERTO) Vol 14 No 1 (2022): Hospital Majapahit
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.015 KB) | DOI: 10.55316/hm.v14i1.742

Abstract

The Covid-19 vaccination service in Kendari City is carried out in several health facility services, one of which is the puskesmas. The number of puskesmas in Kendari City is Fifteen (15) puskesmas, in March 2021 the target for the implementation of Covid-19 vaccination is 4151 doses, this will increase the volume of medical waste in Kendari City. ) at the health center in Kendari City. The research method uses quantitative and qualitative mixed methods to obtain more comprehensive, valid, reliable, and objective data. The research respondents are the person in charge of medical waste and the vaccinator team. Research at health centers in Kendari City, from 45 respondents related to medical waste sorting, obtained results in the Good Category, the container also obtained results in the Good Category, for the next stage the waste management was handed over to a third party, PT Mitra Hijau, including transportation, destruction and final disposal. Research shows that in the management of medical waste (covid-19 vaccine waste) at health centers throughout Kendari City, according to the provisions of the Minister of Health Regulation Number: 1204/Menkes/SK/X/2004 and the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia No. 56 of 2015 related to the process of sorting, storing or collecting, transporting, destroying and final disposal by involving a third party, namely PT Mitra Hijau.
ANALISIS KANDUNGAN METHANYL YELLOW PADA NASI KUNING DI AREA KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI Selin Adelia Mustawan; Nurmaladewi Nurmaladewi; Putu Eka Meiyana Erawan
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i4.33214

Abstract

Nasi kuning merupakan hidangan nasi berwarna kuning yang merupakan makanan khas Indonesia yang biasanya sering dikonsumsi masyarakat untuk sarapan pagi. Nasi kuning dibuat dengan memasak menggunakan beberapa bahan tertentu salah satunya menggunakan pewarna alami. Tetapi seiring berjalannya waktu banyak produsen yang mulai menggunakan pewarna yang bukan merupakan pewarna alami, yaitu salah satu contohnya methanyl yellow. Methanyl yellow adalah pemberi warna kuning, yang biasa digunakan untuk industri tekstil dan cat. Methanyl yellow dilarang untuk digunakan pada makanan karena senyawa ini bersifat iritan sehingga jika tertelan, dapat menyebabkan iritasi saluran cerna, mual, muntah, sakit perut, diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah tedapat kandungan methanyl yellow pada nasi kuning di area Kecamatan Abeli Kota Kendari Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Instrumen penelitian pada pemeriksaan laboratorium menggunakan tes kit methanyl yellow. Hasil pengamatan karakteristik nasi kuning yang dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo terhadap 30 sampel nasi kuning, terdapat 10 sampel nasi kuning yang mempunyai karakteristik warna kuning pucat, dan 20 sampel nasi kuning yang mempunyai karakteristik warna mencolok tidak berpendar. Hasil penelitian dari 30 sampel nasi kuning yaitu mendapatkan hasil  negatif Methanyl yellow. Kesimpulannya nasi kuning yang dijual di Kecamatan Abeli aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat karena menggunakan pewarna alamiyang sesuai dengan Permenkes RI Nomor 033 Tahun 2012 Tentang Bahan Tambahan Pangan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI DESA POLENGA JAYA, KECAMATAN POLI-POLIA, KABUPATEN KOLAKA TIMUR TAHUN 2022 FITRA RAHAYU RAHAYU; SARTIAH YUSRAN; PUTU EKA MEIYANA ERAWAN
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jwins.v4i1.43203

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah salah satu metode kontrasepsi yang menggunakan alat kontrasepsi untuk menunda atau mengatur jarak kehamilan untuk jangka panjang atau waktu yang cukup lama. MKJP ini memiliki efektifitas yang tinggi yang berarti sangat baik digunakan untuk menjarangkan atau menunda kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Pasangan Wanita Usia Subur (PUS) di Desa Polenga Jaya, Kecamatan Poli-Polia, Kabupaten Kolaka Timur pada tahun 2022. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif yang bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Hasil penelitian menggambarkan adanya hubungan pengetahuan (PValue = 0,022), sikap (PValue = 0,001), jarak ke tempat pelayanan KB (PValue =0,039), dan dukungan petugas kesehatan (PValue =0,004) terhadap rendahnya pemilihan MKJP pada PUS, dilihat dari hasil uji statistic bahwa H0 ditolak dan Hα diterima serta tidak adanya hubungan dukungan suami (PValue = 1,000) terhadap rendahnya pemilihan MKJP pada PUS, dilihat dari hasil uji statistic bahwa hasil H0 diterima dan Hα ditolak. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan pasangan usia subur, sikap, jarak ke tempat pelayanan KB dan dukungan petugas kesehatan berhubungan dengan rendahnya pemilihan MKJP pada PUS dan dukungan suami tidak berhubungan dengan rendahnya pemilihan MKJP pada PUS,
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBIASAAN MINUM MINUMAN BERALKOHOL DALAM UPAYA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA MASA NIFAS PADA WILAYAH KERJA PUSKESMAS WOLOWA KEC. WOLOWA KABUPATEN BUTON TAHUN 2021 NUR ASFA RAHAYU; YUSUF SABILU; PUTU EKA MEIYANA ERAWAN
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jwins.v3i3.29337

Abstract

Latar Belakang: Proses persalinan tidak jarang menyisakan trauma jalan lahir pada ibu nifas salah satunya robekan pada luka perineum. Penyebab robekan perineum biasanya adalah berat badan bayi besar, kepala bayi besar, presentasi dahi atau muka, letak sungsang, cara meneran yang salah, dan pimpinan persalinan yang salah. Tujuan: Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap, norma subjektif, dan niat pada ibu masa nifas terhadap terhadap kebiasaan mengkonsumsi alkohol dalam upaya penyembuhan luka perineum pada masa nifas pada Wilayah Kerja Puskesmas Wolowa Kec. Wolowa Kabupaten Buton tahun 2021. Metode: Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 8 sampel terdiri dari 5 sampel ibu nifas, 1 sampel dukun beranak(Bisa’a) dan 2 sampel tenaga kesehatan. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat di Kecamatan Wolawa Kab. Buton khususnya ibu masa nifas mengkonsumsi alkohol dalam upaya penyembuhan luka perineum. Yang mendasari sikap mereka adalah kepercayaan bahwa hal tersebut dapat mempercepat penyembuhan luka perineum dan telah menjadi kebiasaan turun temurun masyarakat setempat. Kepercayaan dan keyakinan mereka bahwa meminum minuman beralkohol dapat mempercepat penyembuhan luka pasca persalinan menjadi motivasi mereka untuk tetap melakukan kebiasaan tersebut. Niat seorang ibu juga dapat membentuk sikap mengkonsumsi alkohol adalah untuk membersihkan sisa darah setelah melahirkan dan mempercepat penyembuhan luka, serta mereka tidak merasakan efek yang mengganggu selama mengonsumsi bir tersebut. Kesimpulan: Bahwa mengkonsumsi alkohol bagi ibu masa nifas adalah hal yang sangat lumrah bagi masyarakat di Kecamatan Walowa Kab. Buton. Menurut mereka hal ini dapat mempercepat pemulihan luka pada ibu setelah melahirkan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABELI KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI TAHUN 2022 Annisa Qoriyah Nur Ramadhany; Jumakil Jumakil; Putu Eka Meiyana Erawan
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jwins.v4i1.43204

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan sebuah penyakit yang sering disebut sebagai The Silent Killer/Disease. Hipertensi ditandai dengan hasil pengukuran tekanan darah yang menunjukkan tekanan sistolik sebesar > 140 mmhg dan tekanan diastolik sebesar > 90 mmhg. Tujuan: Tujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin, pengetahuan, aktivitas fisik dengan Hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Abeli Kecamatan Abeli Kota Kendari Tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini menggunakan teknik penarikan sampel non probability sampling berupa accidental sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.010 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 279 orang. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara Jenis Kelamin dengan kejadian Hipertensi pada Lansia (p = 0,847, >0,005), ada hubungan signifikan antara Pengetahuan dengan kejadian Hipertensi pada lansia (p = 0,000,
STUDI KUALITATIF KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN PADA PASIEN DI PUSKESMAS POLEANG BARAT KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2022 WIRDA WIRDA; FEBRIANA MUCHTAR; PUTU EKA MEIYANA ERAWAN
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jwins.v3i4.30065

Abstract

Latar Belakang: Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) adalah sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan dalam bidang kesehatan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu Puskesmas dituntut untuk memberikan pelayanan yang bermutu yang memuaskan bagi pasien sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.Tujuan: Pada penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Poleang Barat Kabupaten Bombana tahun 2021 dengan menggunakan dimensi bukti langsung, kehandalan ,ketanggapan,empati dan jaminan. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, informan dalam penelitian ini yaitu: kepala Puskesmas, petugas Puskesmas, dan juga pasien rawat jalan. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil: penelitian ini menunjukan bahwa Kualitas pelayanan publik di Puskesmas Poleang Barat Kabupaten Bombana sudah diterapkan dimensi bukti langsung, kehandalan,daya tanggap,jaminan dan empati. Namun ada beberapa indikator yang belum berjalan sesuai dengan keinginan pasien, antara lain ketidaknyamanan tempat pelayanan. Ketidaknyamanan tersebut berasal dari sarana yang kurang seperti kursi di ruang tunggu yang menyebabkan beberapa pasien berdiri di ruang tunggu.Kesimpulan: pada tingkat kualitas pelayanan pada Puskesmas Poleang Barat masih kurang signifikan karena tersedianya sarana dan prasarana.