This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Bagus Pambudi
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA HARDINESS DAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA SISWA KELAS 11 SMA NEGERI 2 KOTA MAGELANG Bagus Pambudi; diana Rusmawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2022.33359

Abstract

Hardiness merupakan karakteristik kepribadian individu yang tahan terhadap stres, dengan ciri dapat merespon stres secara positif serta tahan terhadap tekanan yang dialaminya. Psychological well being merupakan keadaan individu yang mampu mengembangkan potensi, dapat berfungsi secara optimal dan positif, menerima dirinya secara utuh, memiliki hubungan positif dengan orang lain, memiliki kemandirian sosial, mampu mengontrol lingkungan eksternal, serta memiliki tujuan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan psychological well-being pada siswa kelas 11 SMA Negeri 2 Kota Magelang. Populasi penelitian ini sebanyak 8 kelas (224 siswa), dengan sampel penelitian sebanyak 4 kelas (114 siswa). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik conviniece sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala hardiness (16 aitem valid; α=0,846) skala psychological well being (24 aitem valid; α=0,822). Hasil uji hipotesis menunjukan koefisien korelasi 0.603 dengan signifikansi 0.000 (p < 0.05). Artinya terdapat hubungan positif signifikan antara variabel hardiness dengan variabel psychological well-being pada siswa kelas 11 SMA N 2 Kota Magelang. Jika hardiness tinggi maka psychological well-being yang dimiliki siswa tinggi, sebaliknya jika hardiness rendah maka psychological well being yang dimiliki siswa rendah. Sumbangan efektif dari variabel hardiness terhadap variabel psychological well being sebesar 36,4%, dan 63,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak terungkap dalam penelitian ini.