Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Mutu Pelayanan Balai Pengobatan Umum Puskeskesmas Terakreditasi di Kabupaten Kerinci Denos Imam Fratama; Masrul Masrul; Ifmaily Ifmaily
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1504

Abstract

Turunnya angka kunjungan pasien di Puskesmas Kerinci merupakan salah satu indikator rendahnya mutu pelayanan. Keberhasilan pelayanan kesehatan erat kaitannya dengan mutu pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini menganalisis faktor yang berhubungan dengan mutu pelayanan kesehatan balai pengobatan umum. Penelitian menggunakan pendekatan Mixed Method, uji kuantitatif dilakukan dahulu untuk mengukur tingkat mutu pelayanan lalu dilakukan eksplorasi untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang mutu pelayanan balai pengobatan umum. Sampel penelitian kuantitatif sebanyak 96 pasien, sampel penelitian kualitatif sebanyak 6 petugas dan 10 pasien. Hasil penelitian menunjukkan lebih separuh responden menyatakan mutu pelayanan kesehatan tidak baik. Analisis bivariat dengan uji Chi Square menunjukkan dimensi bukti fisik, kehandalan, daya tanggap dan empati memiliki hubungan bermakna (p<0.05) dan dimensi jaminan (p>0.05) tidak bermakna. Hasil analisis multivariat dengan uji Regresi Linear menunjukkan dimensi empati merupakan faktor yang paling dominan. Hasil penelitian kualitatif diketahui faktor minimnya pelatihan, kurangya kedisiplinan petugas serta kurangnya empati menjadi faktor utama rendahnya mutu pelayanan. Kesimpulan, lebih separuh responden menyatakan mutu pelayanan tidak baik, lebih dari separuh responden menyatakan dimensi bukti fisik dan jaminan sudah baik, lebih separuh responden menyatakan dimensi daya tanggap, kehandalan dan empati tidak baik. Terdapat hubungan bermakna pada 4 dimensi dan 1 tidak bermakna. Faktor paling dominan yaitu dimensi empati.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Buah Mangga Arumanis (Mangifera Indica L.) dengan Metode DPPH Serta Uji Toksisitasnya Ifmaily Ifmaily; BA.Martinus; Annisa Rahmawati
Jurnal Ventilator Vol. 2 No. 3 (2024): September : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v2i3.1438

Abstract

Arumanis mango rind (Mangifera indica L) usually becomes organic waste, but contains flavonoid secondary metabolites. Arumanis mango rind extract was chosen so that it can be used as an antioxidant compound, which is an antidote to free radicals. The aim of this research was to examine the antioxidant activity and toxicity tests of arumanis mango rind extract. The result is that the maximum absorption wave of DPPH is 518 nm, with an absorbance of 0.788. The results of comparative antioxidant activity for gallic acid obtained IC50 = 4.424 µg/mL, while the arumanis mango rind extract sample had an IC50 value = 18.294 µg/mL. For toxicity test results, the LC50 value = 169.043 µg/mL. Based on the research results obtained, it can be concluded that the antioxidant activity of arumanis mango rind extract is classified as very strong (<50 µg/mL) and the toxicity is classified as toxic (<1,000 µg/mL).