Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI RESIDU ANTIBIOTIK DAGING BROILER YANG BEREDAR DI PASAR TRADISIONAL KOTA KENDARI Saniwanti, Saniwanti
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis (JITRO)
Publisher : Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.169 KB)

Abstract

Salah satu produk asal ternak yang memiliki angka konsumsi yang cukup tinggi berasal dari jenis unggas yaitu ayam broiler sehingga memerlukan penambahan aditif pakan berupa antibiotik kedalam ransum untuk meningkatkan pertumbuhan dan daya tahan tubuh ayam broiler. Akibat dari penggunaan antibiotik tersebut sehingga ditemukan residu  antibiotik  dalam pangan asal  hewan khususnya ayam broiler.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya residu antibiotik golongan tetrasiklin, makrolida dan aminoglikosida dalam daging ayam broiler yang beredar dipasar tradisional Kota Kendari. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara pengambilan sampel dari 3 pasar tradisional Kota Kendari dan sebanyak 5 sampel tiap pasar serta dianalisa Laboratorium Unit Mikrobiologi, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Haluoleo. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, hasilnya dianalisis secara deskriptif. Pengujian residu antibiotika menggunakan metode Bioassay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 sampel ayam broiler mengandung residu antibiotik golongan tetrasiklin, 15 sampel golongan makrolida dan 9 sampel golongan aminoglikosida. Kata kunci: Residu, antibiotik, daging ayam broiler.
Upaya Pencegahan Penyakit Jembrana pada Sapi Bali Melalui Edukasi bagi Kelompok Peternak Sumber Rejeki di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan Pancar, Fadli Ma’mun; Rahman, Rahman; Syamsuddin, Syamsuddin; Nurhayu, Nurhayu; Mansyur, Mansyur; Sari, Awal Maulid; Sakban, Nisfu; Saniwanti, Saniwanti
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ky1vv326

Abstract

Jembrana disease is one of the important infectious diseases affecting bali cattle and may cause economic losses for farmers due to decreased productivity, treatment costs, and livestock mortality. Farmers’ limited knowledge of clinical symptoms, transmission routes, risk factors, and preventive measures remains one of the challenges in controlling this disease at the smallholder farming level. This community service activity aimed to improve farmers’ knowledge and awareness of Jembrana disease in Bali cattle in Alebo Village, Konda District, South Konawe Regency. The activity was conducted on November 24, 2025, at the Alebo Village Hall and involved 40 participants, consisting of the village head, village officials, and members of the Sumber Rejeki Livestock Farmers Group. The method used in this activity included direct education, discussion, question-and-answer sessions, and evaluation of participants’ understanding. The materials delivered covered an introduction to Jembrana disease, clinical symptoms, transmission routes, risk factors, barn biosecurity, vektor control, quarantine of newly introduced cattle, case reporting, and the importance of vaccination. The results showed that participants were enthusiastic in attending the activity and gained a better understanding of Jembrana disease prevention. This educational activity encouraged farmers to independently implement preventive measures, such as maintaining barn hygiene, controlling blood-sucking insects, separating sick animals, and coordinating with animal health officers. Therefore, this educational activity plays an important role in improving farmers’ capacity to prevent the spread of Jembrana disease in Bali cattle.