Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

THE CORRELATION OF JOINT SPACE WIDTH WITH SYNOVIAL FLUID CARTILAGE OLIGOMERIC MATRIX PROTEIN LEVEL IN KNEE OSTEOARTHRITIS PATIENTS Halimah Sa'diyah; Faridin HP
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 6 No 1 (2022): JANUARY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v6i1.28965

Abstract

Osteoarthritis (OA) was a degenerative joint disease associated with joint cartilage damage, where the most commonly affected joints are vertebrae, pelvis, knee, and ankle. Pathomechanism of OA includes various etiologies that play a role in the balance destruction and synthesis of cartilage. Radiology examination was the most common method used to monitor the progression of OA but can not show changes in knee OA except in the advanced phase of the disease. Conventional radiology can estimate the thickness of the cartilage through measurement joint space width (JSW). One alternative method that can detect changes in the joint at an early stage of the disease is a measurement of the synthesis and degradation markers of the tissue. Cartilage oligomeric matrix protein (COMP) was one of the cartilage destruction markers of non-aggrecan and non-collagen groups, found in cartilage and other tissues. Several studies have reported the correlation between serum or synovial fluid COMP level with the radiographic progression of knee OA patients. This study aimed to assess the correlation between joint space width and synovial fluid COMP level in knee OA subjects. The study was a descriptive-analytic method with a cross-sectional design in 69 knee OA subjects. It was conducted in the rheumatology outpatient clinic of Wahidin Sudirohusodo Hospital Makassar and its networks on March-June 2015. In this study, we found a correlation between joint space width (JSW) and synovial fluid COMP level, where synovial fluid COMP levels were higher in knee OA subjects with more severe joint space width narrowing, and it was not influenced by age and obesity
Uji Efektivitas Ekstrak Jintan Hitam (Nigella sativa) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhi Andi Muh. Riflan Astar; Wisudawan; Andi Sitti Fahirah Arsal; Armanto Makmun; Aryanti bamahry; Ardiyanto; Halimah Sa'diyah
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i8.105

Abstract

Demam tifoid adalah penyakit endemik yang banyak terjadi di negara berkembang yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2014 suspek penderita demam typoid sebanyak 16.743 penderita. Salah satu kandungan jintan hitam adalah minyak volatil. Komponen utama minyak volatil adalah thymokuinon, thymohidrokuinon, ditimokuinon, timol, dan tannin terbukti mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan fungi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas ekstrak jintan hitam (Nigella sativa) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian experimental post-test dengan menggunakan metode disc diffusion. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Penelitian FK-UMI dengan sampel bakteri Salmonella typhi dan ekstrak jintan hitam (Nigella sativa) dengan konsentrasi 75% dan 100%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada ekstrak jintan hitam (Nigella sativa) konsentrasi 75%, terbentuk zona hambat sebesar 21 mm (replikasi 1) dengan interpretasi sensitif, 19 mm (replikasi 2) dengan interpretasi intermediet, dan 14 mm (replikasi 3) dengan interpretasi resisten. Setelah dirata-ratakan didapatkan hasil 18 mm dengan interpretasi intermediet. Pada konsentrasi 100%, terbentuk zona hambat sebesar 28 mm (replikasi 1) dengan interpretasi sensitif, 20 mm (replikasi 2) dengan interpretasi sensitif, dan 15 mm (replikasi 3) dengan interpretasi intermediet. Setelah dirata-ratakan didapatkan hasil 21 mm dengan interpretasi sensitif. Ciprofloxacin sebagai kontrol positif didapatkan zona hambat 50 mm dengan interpretasi sensitif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak jintan hitam (Nigella sativa) efektif sebagai antimikroba terhadap bakteri Salmonella typhi.
Deteksi Dini dan Edukasi Komponen Sindrom Metabolik pada Masyarakat Desa Topejawa Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan Rahma, Andi Sitti; Rahim, Rosdianah; Fitriani, Rini; Delima, Alifia Ayu; Sa'diyah, Halimah
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 1 (2023) : Juni
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/shihatuna.v3i1.13515

Abstract

Kejadian sindrom metabolik dengan segala efek negatifnya bagi kesehatan masih tinggi di Indonesia. Masyarakat belum sepenuhnya menyadari tentang bahaya, gejala dan penyebab sindrom metabolik. Tujuan kegiatan ini adalah mendeteksi secara dini kejadian sindrom metabolik dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang sindrom metabolik. Kegiatan ini dilakukan di Desa Topejawa Sulawesi Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dengan kelompok usia terbanyak adalah 41-50 tahun dan 51-60 tahun. Pada kegiatan ini ditemukan sebanyak 51,67% mengalami sindrom metabolik dengan obesitas sentral sebagai komponen sindrom metabolik terbanyak (70%). Edukasi yang diberikan bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gejala, bahaya, dan penyebab sindrom metabolik, sehingga diharapkan masyarakat memperbaiki pola makan dan meningkatkan aktifitas fisik guna mencegah terjadinya sindrom metabolik beserta komplikasinya.
Hubungan Screen Time dan Kualitas Tidur dengan Kebugaran Kardiorespirasi pada Mahasiswa Pendidikan Dokter UIN Alauddin Makassar Putri Auliah Zahrani; Trisnawaty; Miswani Mukani Syuaib; Halimah Sa’diyah; Takdir
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 8 No 2 (2024): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v8i2.45599

Abstract

Modern lifestyles, which tend towards instant satisfaction, have significantly influenced society, leading to an increasing trend toward unhealthy lifestyles. This research aimed to find out the relationship between screen time and sleep quality with cardiorespiratory fitness in medical students at UIN Alauddin Makassar. The research design in this study was quantitative with a cross-sectional approach. The population in this study was preclinic medical education students at UIN Alauddin Makassar. The samples were chosen with the purposive sampling technique with 140 samples. Data was collected by filling out a form in the Questionnaire Screen Time of Adolescents (QueST) for screen time, the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire for sleep quality and cardiorespiratory fitness measured by carrying out the Harvard Step Test. Data were analyzed using univariate and bivariate tests and the Spearman rho test in the SPSS application. The results of bivariate analysis between the variables screen time and sleep quality showed that screen time had a p-value of 0.000 (p < 0.05) and sleep quality had a p-value of 0.000 (p < 0.05). In conclusion, there was a significant relationship between screen time, sleep quality and cardiorespiratory fitness in medical students at UIN Alauddin Makassar.
Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Kecemasan Orang Tua terhadap Vaksinasi Covid-19 pada Anak Siti Khodijah Nur'Aini Jusuf; Azizah Nurdin; Andi Irhamnia Sakinah; Halimah Sa’diyah
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 73 No 6 (2023): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47830/jinma-vol.73.6-2024-987

Abstract

Introduction: The COVID-19 vaccine is crucial as a preventive measure against infection with the SARS-CoV-2 virus. The Indonesian Pediatric Association (IDAI) has approved the vaccination for children under 12 years, allowing them to receive up to the second dose. However, a lack of knowledge about the vaccine has led to hesitancy among parents, fueled by misinformation and concerns about potential side effects on their children. This study aims to explore the correlation between parental knowledge and their anxiety levels concerning the COVID-19 vaccination for their children.Methods: We conducted a cross-sectional survey with 207 parents of students from SDIT Nurul Fikri in Makassar City. The research instrument was a structured questionnaire. Data were analyzed through univariate analysis, followed by bivariate comparisons using the Chi-square test and multivariate regression.Results: Among the respondents, a majority (58%) exhibited limited knowledge of COVID-19, with 50.2% reporting varying degrees of anxiety about the vaccination for their children. Of the children, 46.3% had received the complete vaccination series. Statistical analysis revealed a significant correlation between parental knowledge and anxiety levels regarding their child’s COVID-19 vaccination (α less than 0.05; p=0.007).Conclusion: There is a significant correlation between knowledge and anxiety concerning children's COVID-19 vaccination, with knowledge being the most significant predictor of anxiety levels.
Pentingnya Skrining Anemia Dan Edukasi Gizi Pada Anak Remaja Di Panti Asuhan Andi Sitti Rahma; Rini Fitriani; Rosdianah Rahim; Andi Irhamnia Sakinah; Asrul Abdul Azis; Halimah Sa'diyah
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.2.1.48-53

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan dimana kadar hemoglobin di dalam darah kurang dari normal, sehingga bisa memberikan banyak dampak negatif seperti mudah lelah, sulit konsentrasi, dll. Anak yang tinggal di panti asuhan identik dengan keterbatasan dana dan sumber daya sehingga memiliki risiko tinggi memiliki pola makan yang tidak tepat, sehingga akan mempengaruhi status gizi dan kejadian anemia. Tujuan kegiatan ini adalah mengetahui kadar hemoglobin, pola makan dan status gizi pada anak panti dan memberikan edukasi tentang anemia. Jumlah peserta adalah 21 orang yang berasal dari 3 panti asuhan di kota Makassar. Hasil yang diperoleh adalah sebanyak 46,2% remaja panti mengalami anemia dan hanya 46,2% yang memiliki status gizi normal. Mayoritas jarang mengonsumsi protein hewani maupun nabati, dan jarang mengonsumsi makanan cepat saji. Telah dilakukan edukasi gizi terkait anemia, diharapkan pengetahuan dan perilaku/pola makan bisa menjadi lebih baik.