Yalda Suvita
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kelengkapan Sarana dan Prasarana dalam Mendukung Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Yalda Suvita; Tryastuti Irawati Belliny Manullang; Sunardi Sunardi; Mamat Supriatna
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v6i2.601

Abstract

Kelengkapan fasilitas di sekolah menjadi hal penting yang harus disediakan oleh sekolah untuk mengimbangi saat pembelajaran berlangsung, siswa akan sangat terbantu dengan fasilitas yang disediakan oleh sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali sarana dan prasarana sekolah dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif. Penelitian ini dilakukan di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri penyelenggara pendidikan inklusif di Garut dengan menggunakan metode survei dengan delapan butir pertanyaan untuk kepala sekolah dengan deskriptif kualitatif, dua butir pertanyaan untuk staf sarana dan prasarana dengan pilihan (checklist), sepuluh butir pertanyaan isian untuk guru mata pelajaran serta lima butir pertanyaan isian untuk guru Bimbingan dan Konseling (BK) dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan sekolah tersebut sudah mencapai standar nasional dalam sarana dan prasarana untuk menunjang pendidikan inklusif dan mampu dimanfaatkan para siswa dan guru dengan optimal. Untuk pelayanan anak berkebutuhan khusus disediakan konseling individual dengan guru BK yang profesional dalam membantu anak saat pembelajaran di kelas.
PERSPEKTIF KOMUNITAS ALL INCLUSIVE GARUT TENTANG "GUIDANCE FOR ALL" PADA LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Yalda Suvita; Pritha Pradia Lisnaeni; Mamat Supriatna
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v6i1.1223

Abstract

Prinsip guidance for all menegaskan bahwa layanan Bimbingan dan Konseling (BK) harus dapat diakses dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh individu, termasuk penyandang disabilitas. Sayangnya secara nyata di lapangan implementasi prinsip tersebut masih menyisakan berbagai persoalan dalam praktik layanan BK. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif komunitas yang bergerak dalam isu disabilitas terhadap penerapan guidance for all dalam layanan BK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara terhadap anggota komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan karir dipandang sebagai indikator utama keberhasilan implementasi guidance for all, karena berkaitan langsung dengan kesiapan transisi pendidikan, kemandirian, dan keberlanjutan masa depan bagi siswa penyandang disabilitas. Temuan juga mengungkap bahwa layanan BK masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan kompetensi guru BK atau konselor, kurangnya aksesibilitas layanan, serta minimnya perhatian terhadap bimbingan karier khususnya di Sekolah Luar Biasa. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan peran konselor BK dalam bimbingan karier yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada potensi, serta dukungan perguruan tinggi dalam pengembangan kompetensi profesional konselor agar prinsip guidance for all dapat terwujud secara substantif dalam layanan BK.