Beata Palmin
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengujian Instrumen Akreditasi PAUD dengan Model Rasch Petrus Redy Partus Jaya; Beata Palmin; Theresia Alviani Sum
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i4.5953

Abstract

Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat dipengaruhi oleh instrumen akreditasi yang valid dan reliabel, yang dapat memberikan penilaian objektif terhadap stimulasi kognitif yang diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengkritisi validitas serta reliabilitas instrumen visitasi akreditasi PAUD menggunakan Model Rasch 1 Parameter Logistic (1PL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 124 lembaga PAUD dan 47 asesor pada tahun 2023. Data dikumpulkan melalui penilaian performa guru dalam menstimulasi aspek kognitif anak usia dini. Analisis data dilakukan menggunakan Model Rasch yang mengevaluasi kesesuaian item dengan model serta variasi tingkat kesulitan item. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar item dalam instrumen sesuai dengan model Rasch dan memiliki variasi tingkat kesulitan yang memadai. Beberapa item diidentifikasi memerlukan revisi untuk meningkatkan kualitas instrumen. Temuan ini menegaskan validitas dan reliabilitas instrumen, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk akreditasi PAUD di Indonesia. Implikasi penelitian mencakup peningkatan konsistensi dan akurasi penilaian melalui penyempurnaan instrumen dan pelatihan asesor.
Strategi Guru dalam Meningkatkan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Santa Juliana Golo Bilas Maria Fatima Mardina Angkur; Sofia Efrita; Beata Palmin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan oleh guru dalam membina perkembangan sosial dan emosional anak usia 5-6 tahun. Studi ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melibatkan satu orang guru sebagai partisipan utama. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis melalui tiga tahapan utama, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi untuk mendorong perkembangan sosial dan emosional anak. Strategi tersebut meliputi metode pembiasaan, pendekatan pembelajaran kolaboratif, kegiatan kerja kelompok, keterlibatan anak dalam pembuatan aturan kelas, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan mendukung. Implementasi strategi-strategi ini membantu anak dalam mengembangkan keterampilan sosial, meningkatkan kesadaran emosional, serta membangun hubungan yang positif dengan teman sebaya dan lingkungan sekitar. 
Kurikulum Merdeka dan Diversitas Anak Usia Dini: Tantangan Menuju PAUD Inklusif Verena Sasemi Muliati; Beata Palmin; Angela Merici
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara implementasi Kurikulum Merdeka dengan pengelolaan diversitas anak usia dini dalam konteks pendidikan inklusif, serta mengidentifikasi tantangan dan strategi pembelajaran yang diterapkan pada satuan PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala satuan PAUD dan pendidik Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka belum sepenuhnya mampu mengakomodasi diversitas anak usia dini secara inklusif. Hal ini ditandai oleh (1) pemahaman pendidik yang masih bersifat konseptual tanpa diikuti kompetensi implementatif, (2) keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran adaptif, serta (3) rendahnya dukungan ekosistem pendidikan, khususnya dari orang tua dan pemerintah daerah. Strategi pembelajaran yang diterapkan masih didominasi pendekatan konvensional dengan adaptasi terbatas dan belum mengarah pada pembelajaran berdiferensiasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis kontekstual kesenjangan antara kebijakan kurikulum dan praktik pembelajaran inklusif pada PAUD di wilayah non-perkotaan.