This Author published in this journals
All Journal Jurnal Karkasa
Sophia Rany Kolin
Politeknik Saint Paul Sorong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KETERLAMBATAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE ANALISIS FAKTOR PADA PEMBANGUNAN PUSKESMAS ABUN KABUPATEN TAMBRAUW Sophia Rany Kolin; Muh. Akhsan Samaila
Jurnal Karkasa Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Karkasa - Juli 2022
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v8i1.477

Abstract

Dampak keterlambatan pelaksanaan pekerjaan suatu proyek akan sering terjadi apabila terdapat ketidaksesuaian antara perencanaan dengan kenyataan yang ada dilapangan. Maksud tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi keterlambatan proyek dan sub faktor yang mempengaruhi keterlambatan proyek pada tiap faktornya. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan Puskesmas Abun Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu relatif indeks yang menetukan perolehan nilai tertinggi faktor pengaruh keterlambatan sedangkan penentuan subfaktor di tiap faktor keterlambatan yang lolos uji KMO-MSA dengan acuan nilai skor faktor tertinggi pada metode analisis faktor. Sehingga hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, faktor keterlambatan yang paling dominan adalah karakteristik tempat dengan nilai RI sebesar 0,550. Untuk subfaktor yang paling berpengaruh pada tiap faktor yang lolos uji KMO-MSA dengan acuan nilai skor faktor tertinggi berdasarkan analisis faktor adalah lingkup dan kontrak/dokumen pekerjaan (subfaktor keterlambatan dalam membuat keputusan), sistem inpeksi, kontrol dan evaluasi pekerjaan (subfaktor tata cara evaluasi kemajuan pekerjaan yang lama dan lewat jadwal yang disepakati), manajerial (subfaktor komunikasi antara pemilik dan kontraktor, karakteristik tempat (subfaktor lokasi proyek dan subfaktor akses ke lokasi proyek), tenaga kerja (subfaktor keahlian tenaga kerja) dan bahan (subfaktor keterlambatan pengiriman barang).