Nur Hikmah
Prodi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah IAIN Kendari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK POLIGAMI TERHADAP KESEJAHTERAAN ISTRI DAN ANAK PERSPEKTIF MAQASID AL-SYARI’AH STUDI DI KECAMATAN MOWILA KABUPATEN KONAWE SELATAN Nur Hikmah; Ahmad Ahmad; Rusnam Rusnam
KALOSARA: Family Law Review Vol 1, No 1 (2021): Kalosara: Family Law Review
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.897 KB) | DOI: 10.31332/.v1i1.2985

Abstract

Penelitian ini berjudul Dampak Poligami Terhadap Kesejahteraan Istri dan Anak Perspetif Maqasid Al-Syari’ah (Studi di Kecamatan Mowila Kab. Konawe Selatan). Dengan Sub Pembahasan, Dampak Poligami, Faktor-Faktor Poligami, dan Bagaimana Tinjauan Maqasid Al-Syari’ah Terhadap Dampak Poligami Terhadap Kesejahteraan Istri dan Anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak apa saja yang terjadi setelah suami melakukan poligami terhadap ksejahteraan istri dan anak. Untuk menjawab permasalahan tersebut penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yuridis empiris. Sebab dalam penelitian ini peneliti mencari data yang faktual dan akurat kemudian menyimpulkan demi menggambarkan secara sistematis suatu aktivitas tertentu yang peneliti dapatkan dilapangan kemudian peneliti padukan dengan undang-undang. Adapun sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan data sekunder. Untuk teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik display data, reduksi data, dan verifikasi data, adapun pengecekan keabsahan data menggunakan metode tringulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dampak poligami terhadap kesejahteraan istri dan anak Kecamatan Mowila ada yang berdampak Positif dan ada yang berdampak Negatif. Factor yang menyebabkan melakukan poligami yaitu karena adanya kata mampu dan ingin medapat kasih saying lebih. Dan apabila di tinjau dari Maqasid Al-Syari’ah jika dilihat dari factor yang terjadinya poligami di Kecamatan Mowila dalam rangka memelihara keturunan maka hal ini menyebabkan istri pertama tertekan hal ini juga tidak sesuai dengan Maqasid Al-Syari’ah karena tidak dapat memelihara akal.