M. Apandi
Program Magister Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman, Samarinda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) serta pertumbuhan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di kutai timur M. Apandi; Rusdiah Iskandar; Priyagus Priyagus
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v3i3.2971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penanaman Modal Dalam Negeri dan Penanaman Modal Dalam Negeri pada Tenaga Kerja dan Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Kutai Timur. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi pustaka. Pendekatan literatur dilakukan dengan mengambil teori umum dari berbagai literatur dan studi empiris untuk mendapatkan dasar teoritis untuk dukungan penelitian. Data sekunder yang digunakan adalah time series selama 10 tahun, yaitu periode 2006 sampai 2015 yang berkaitan dengan variabel yang diteliti dengan menggunakan analisis jalur dengan SPSS ver. 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penanaman Modal Dalam Negeri tidak berpengaruh signifikan terhadap Tenaga Kerja, Penanaman Modal Asing tidak berpengaruh signifikan terhadap Ketenagakerjaan, Penanaman Modal Dalam Negeri yang berpengaruh langsung dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto, Penanaman Modal Dalam Negeri tidak berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Bruto Produk Daerah, Tenaga Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto, Penanaman Modal Dalam Negeri tidak berpengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap Produk Domestik Regional Bruto melalui Tenaga Kerja, dan Penanaman Modal Asing tidak berpengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap Produk Domestik Regional Bruto melalui Tenaga Kerja.