Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG ASRAMA MAHASISWA UIN WALISONGO TAHUN 2021 Muhammad Afiq
Akselerasi Vol 3, No 1 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i1.3561

Abstract

Abstrak   Proyek pembangunan suatu gedung merupakan sebuah proyek dengan sumber daya tertentu dan batas waktu tertentu untuk mendapatkan hasil konstruksi. Proyek pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa UIN Walisongo Tahun 2021 ini sudah direncanakan dengan sebaik-baiknya. Akan tetapi dalam pelaksanaannya pasti terdapat risiko-risiko. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko pada pelaksanaan konstruksi proyek pembangunan gedung Asrama Mahasiswa UIN Walisongo Semarang serta bagaimana respon risikonya. Analisis risiko menggunakan evaluasi kuesioner dengan skala Likert. Responden yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling, yaitu para pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek konstruksi Asrama Mahasiswa UIN Walisongo Tahun 2021. Sumber data atau responden dari penelitian ini adalah pimpinan kontraktor PT. Chimarder 777, dan pimpinan konsultan pengawas manajemen konstruksi CV. Prambanan. Analisis penerimaan risiko  ditentukan berdasarkan nilai risiko yang diperoleh dari hasil perkalian antara kemungkinan dengan konsekuensi. Kesimpulannya, teridentifikasi 43 risiko selama pelaksanaan proyek konstruksi Asrama Mahasiswa UIN Walisongo Tahun 2021. Terdapat 37 risiko dominan, yang terdiri dari 5 risiko yang tidak dapat diterima dan 32 risiko yang tidak terduga yang berasal dari proyek. Untuk penanganannya, ada 10 tindakan penanganan pada risiko yang tidak dapat diterima, dan 41 tindakan penanganan pada risiko yang tidak terduga. Penanganan risiko dilakukan untuk meminimalkan risiko perjanjian kontrak karena perbedaan biaya, kualitas dan waktu, serta untuk menghindari sanksi-sanksi ataupun denda.Kata kunci: Manajemen risiko, identifikasi risiko, penanganan risiko.
Analisis Manajemen Risiko pada Pelaksanaan Pembangunan Bangunan Hijau di Kota Semarang Muhammad Afiq; Asri Nurdiana
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i7.1276

Abstract

In implementing the development of green building projects, various obstacles often arise due to the risks that occur. Where this results in the performance, quality and achievement of work results not being achieved as expected. The aim of this research is to determine the dominant technical risk factors that occur during the construction of green buildings in the field and to determine the application of risk management in construction projects. In this research, risk identification, risk analysis and risk response were carried out in several green building developments in the city of Semarang. The research method used was by survey, distributing risk factor questionnaires and actions on risk factors to construction supervisor/management consultants. Assessment of the ranking of risk factor questionnaires and actions on risk factors using the Relative Importance Index (IKR).
INTEGRATION ANALYSIS OF THERMAL AND DAYLIGHT PERFORMANCE THROUGH THE BUILDING ENVELOPE Alifiano Rezka Adi; Muhammad Afiq; Didung Putra Pamungkas
DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment) Vol. 49 No. 2 (2022): DECEMBER 2022
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1298.765 KB) | DOI: 10.9744/dimensi.49.2.87-98

Abstract

Several strategies in reducing external heat gain sometimes have an impact on limited access to daylight in buildings. Therefore, an integrated study is needed between thermal and daylight performance of the building. This research focuses on building modeling and simulation on one of the buildings at UIN Walisongo Semarang to see these two parameters based on Standard Nasional Indonesia. The thermal performance through OTTV value is simulated using EnergyPlus, while the building daylight is simulated using Dialux. The existing condition showed that the thermal performance is not fully integrated with the building natural lighting. Further simulation is needed through the building envelope engineering. The results showed that the entire room has met the standard of natural lighting while maintaining the OTTV value according to the standard. This condition is the optimal point which represents the integration between thermal and daylight performance of the building.