Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Pembiayaan Produk Qardhul Hasan pada Bank Kalsel Syariah Cabang Banjarmasin Masrina Masrina; Khabib Musthofa; Dewi Safitri
Journal Of Institution And Sharia Finance Vol 5, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joins.v5i2.3361

Abstract

Qardhul Hasan in Islamic banking is one of the instruments in the tabarru contract of all kinds of agreements involving not-for-profit transactions (non-profit transactions). So in essence Qardhul Hasan is not intended to seek commercial advantage for banks or institutions that use this product. This type of research is field research, while the nature of this research is qualitative research. The subjects in this study were Bank Kalsel employees and the object of this research was Qardhul Hasan product financing at the Banjarmasin Branch of Bank Kalsel. The data collection technique used in this study was by direct interviews with the respondents. The results of this study indicate that the mechanism was carried out by collecting donations from Bank Kalsel employees and also from customers. The funds are managed by the ZIS Management Agency, after which the funds collected are capital for benevolent funds which are channeled through Qardhul Hasan Products. As for the practice, it can be said to be effective in relation to strategy and management, namely the fulfillment of sharia principles, the fulfillment of the precautionary principle, the fulfillment of a competitive Islamic banking system, the fulfillment of achieving systemic stability and the realization of benefits for society.
Analisis Peran Social Commerce Dalam Peningkatan Penjualan Usaha Mikro Di Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah Freti Anggriani; Ikhwatun Hasanah; Khabib Musthofa
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 7 No. 2 (2025): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v7i2.4263

Abstract

Perkembangan teknologi dan media sosial mendorong pelaku usaha mikro untuk memanfaatkan social commerce sebagai sarana pemasaran dan penjualan. Di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, pemanfaatan social commerce oleh usaha mikro sektor makanan belum berjalan optimal karena adanya keterbatasan jaringan internet, kemampuan digital marketing, serta kendala pengemasan dan distribusi produk. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis peran social commerce dalam meningkatkan penjualan usaha mikro di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran social commerce dalam meningkatkan penjualan usaha mikro di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Social commerce, yang merupakan kombinasi antara e-commerce dan media sosial, menjadi alternatif strategis bagi pelaku usaha mikro dalam memasarkan produknya secara luas dengan biaya yang lebih efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 10 pelaku usaha mikro sektor makanan yang memanfaatkan platform seperti WhatsApp, Facebook, Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan social commerce memberikan dampak terhadap peningkatan penjualan, perluasan jangkauan pasar hingga ke luar daerah, dan kemudahan dalam menjalin komunikasi dengan pelanggan. Namun, beberapa kendala juga ditemukan seperti keterbatasan sinyal internet, kurangnya tenaga kerja terampil di bidang digital marketing, serta kendala dalam pengemasan dan distribusi produk. Meskipun demikian, penggunaan social commerce terbukti mampu meningkatkan penjualan usaha mikro di Puruk Cahu.
Analysis of Changes in Environmental Awareness, Consumer Preferences and Zero-Waste Shopping on Green Consumer Behavior in the Millennial Generation in South Kalimantan DEWI MAHARANI; Riyan Pradesyah; Khabib Musthofa
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v7i1.1036

Abstract

This study aims to analyze the influence of changes in environmental awareness, consumer reference , and Zero-Waste Shopping on Green Consumer Behavior (GCB) in the millennial generation in South Kalimantan. The research method used is a quantitative approach with the Structural Equation Modeling (SEM) method. Data were collected through a questionnaire with a Likert scale and disseminated to 97 respondents who were selected using purposive sampling techniques.  The results showed that KL had a significant positive effect on GCB, while PK had no significant effect, indicating an attitude behavior gap. ZWS was the variable with the most dominant influence (β = 0.539; p 0.001) in forming GCB. Simultaneously, KL, PK, and ZWS accounted for 56.9% variation in GCB (R² = 0.569), indicating moderate predictive ability. The moderation analysis revealed that higher education strengthened the influence of KL, high income reduced behavioral barriers to PK, and more mature millennials strengthened the consistency of ZWS implementation. The implications of this research are expected to contribute to the community by educating the public in increasing awareness of a more sustainable lifestyle by encouraging green marketing strategies, government policies that support an environmentally friendly lifestyle for the environment. This research emphasizes that increasing sustainable consumption can be achieved through green marketing strategies, government policies that support environmentally friendly lifestyles, and consumer education about the impact of consumption on the environment.
Nilai-Nilai Ekonomi Syariah Dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor: 83 Tahun 2023 Tentang Hukum Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina Khabib Musthofa
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 5 No. 01 (2024): AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i01.6331

Abstract

Munculnya fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Perjuangan Bangsa Palestina ini berangkat problematika bangsa palestina atas penindasan dari kaum zionis. Dukungan terhadap bangsa Pelestina mutlak, dalam fatwanya MUI menghukumi sebagai sesuatu yang wajib. hal ini berangkat dari pentingnya rasa solidaritas, keadilan, serta dukungan finansial terhadap bangsa Palestina. MUI juga mengimbau kepada umat Islam untuk semaksimal mungkin menghindari transaksi dan penggunaan produk yang terafiliasi dengan Israel, yang mendukung penjajahan dan zionisme.. Tidak hanya itu, Instrumen ekonomi dan keuangan syariah seperti zakat, infaq, sedekah juga dianjurkan. Hal tersebut menunjukan bahwasannya untuk menunjukan kontribusi terhadap perjuangan palestina tidak serta merta harus turun kemedan perang, namun dapat juga melalui pendekatan ekonomi.Aksi diatas sejalan system ekonom syariah yang merupakan suatu sistem ekonomi yang didasarkan pada prinsip-prinsip hukum Islam yang bersumber dari al-Quran dan al-Hadits. Tujuan penelitian ini ialah mengkaji Fatwa Majelis Ulama Indonesia terkait konflik Israel dan Palestina serta nilai-nilai ekonomi syariah yang terkandung dalam fatwa tersebut