This Author published in this journals
All Journal JURNAL AGROHITA
Muhammad Alfi Dzikron
Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Peternakan Pertanian, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN PENGGUNAAN JENIS BONGGOL DAN DOSIS AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. sapientum L.) Muhammad Alfi Dzikron; Karno Karno; Syaiful Anwar
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 4 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i4.7206

Abstract

Pisang merupakan tanaman buah yang bernilai ekonomi tinggi yang menjadi komoditi pertanian global terpenting ke-empat setelah beras, gandum dan susu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jenis bonggol pisang dan dosis air kelapa terhadap pertumbuhan tunas pisang ambon. Penelitian telah dilaksanakan pada 20 Juni 2021 – 20 September 2021 di Screenhouse Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro. Rancangan percobaan penelitian menggunakan rancangan faktorial 3x4 dengan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali ulangan. Faktor yang pertama adalah jenis bonggol pisang yang berasal dari bonggol pisang anakan (B1) dan bonggol yang sudah berproduksi (B2), serta faktor yang kedua adalah dosis air kelapa yang diberikan yaitu terdiri dari dosis 0 ml (P0), 300 ml (P1), 600 ml (P2), dan 900 ml (P3), dengan demikian terdapat 8 kombinasi perlakuan dengan 4 ulangan sehingga terdapat 32 unit percobaan. Parameter penelitian meliputi pecah mata tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman, jumlah akar, diameter batang yang kemudian dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi dosis air kelapa berpengaruh terhadap percepatan pecah mata tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, jumlah akar, dan diameter batang. Jenis bonggol anakan dan bonggol yang telah berproduksi tidak berpengaruh pada pecah mata tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, jumlah akar, dan diameter batang.