Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MALPRAKTIK BIDAN Siti Juariah
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Justitia: Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.966 KB) | DOI: 10.31604/justitia.v5i2.285-291

Abstract

Bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan yang memiliki posisi penting dan strategis terutama dalam penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kesakitan dan Angka Kematian Bayi (AKB). Masih tingginya AKI dan AKB erat kaitannya dengan mutu pelayanan kebidanan. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui realitas praktik bidan dan penegakan hukum terhadap malpraktik bidan di Puskesmas Kedaton Kabupaten Cirebon. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Yuridis Normatif. Pelayanan kebidanan yang ada di puskesmas kedaton pada umumnya sudah berjalan dengan baik. Akan tetapi ketika terjadi komplikasi dalam proses persalinan dan kondisi kegawatdaruratan tentu memmembutuhkan asuhan yang lebih lanjut dan dilaksanakan sesegara mungkin, adanya keterlambatan tindakan dan masih kurangnya keterampilan dalam penanganan kegawatdaruratan mengakibatkan terjadinya kesakitan dan kematian ibu dan bayi. Ketika terjadi kematian pada ibu atau bayi, maka puskesmas melakukan tindakan audit internal. Selanjutnya hasil audit akan dijadikan acuan dalam proses bimbingan dan pengawasan terhadap bidan terkait.Kata kunci : Penegakan Hukum, Malpraktik Bidan
Risiko Atonia Uteri terhadap Perdarahan Post Partum di Puskesmas Beber Kabupaten Cirebon Siti Juariah; Sartika Sartika; Noor Linda; Fenty Wijayanti Anggraeni
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.1 No.2 2019)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih sangat tinggi. Perdarahan post partum merupakan penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Di Puskesmas Beber Kabupaten Cirebon, kasus atonia uteri dan perdarahan post partum masih sangat tinggi, untuk perdarahan post partum mencapai 16 kasus selama periode Januari-Juli 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Risiko atonia uteri terhadap perdarahan post partum di Puskesmas Beber Kabupaten Cirebon tahun 2019. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu post partum yang bersalin di Puskesmas Beber Kabupaten Cirebon tahun 2019 periode Januari – Juli 2019 yang berjumlah 114 orang dengan jumlah sampel 32 orang terdiri dari 16 sampel kasus dan 16 sampel kontrol. Uji hipotesis menggunakan analisis Chi Square. Hasil penelitiannya atonia uteri pada ibu bersalin di Puskesmas Beber Kabupaten Cirebon tahun 2019 adalah 43,8% ya atonia uteri dan 56,2% tidak atonia uteri. Perdarahan post partum pada ibu bersalin di Puskesmas Beber Kabupaten Cirebon 2019 adalah 50,0% ya perdarahan dan dan 50,0% tidak perdarahan. Atonia uteri terbukti merupakan faktor resiko kejadian perdarahan post partum pada ibu bersalin di Puskesmas Beber Kabupaten Cirebon tahun 2019 dengan p-value 0,033 dan OR 5,0.