Febriyan Awi Pasa
Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Universitas Esa Unggul Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINJAUAN KETEPATAN SUSUNAN PERAKITAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT CITRA HARAPAN BEKASI Febriyan Awi Pasa; Wiwik Viatiningsih; Noor Yulia; Deasy Rosmala Dewi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perakitan merupakan kegiatan merakit, menyusun dan menyimpan formulir rekam medis ke sampul dengan tertata rapih baik dari segi kuantitias maupun segi kualitas, sebelum diletakkan kembali pada rak penyimpanan. Perakitan berfungsi untuk merapikan dan menyusun formulir-formulir sesuai dengan urutan. Tujuan penelitian mengetahui gambaran ketepatan susunan perakitan rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Citra Harapan Bekasi. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan analisis secara kuantitatif dengan sampel 69 rekam medis rawat inap. Hasil penelitian menunjukan Standar Prosedur Operasional perakitan rekam medis dirumah Sakit Citra Harapan sudah ada, dimana SPO perakitan rekam medis rawat inp dengan nomor SK Dir. Nomor : 007/RSCH/SK/DIR/2017 SPO diterbitkan pada tanggal 01 Agustus 2017 didapatkan ketepatan susunan perakitan rekam medis rawat inap sesuai dengan ketepatan susunan Standar Prosedur Operasional oleh petugas sebanyak 45 rekam medis (65,21%) dan jumlah yang tidak sesuai dengan ketepatan susunan Standar Prosedur Operasional berjumlah 24 rekam medis (34,78%). Berdasarkan faktor 5M (Man, Money, Machine, Method, Material) di dapatkan Faktor Man yaitu ketidaktepatan susunan perakitan rekam medis rawat inap karena kurang telitinya petugas dalam melakukan perakitan, beban kerja petugas perakitan yang berlebihan, kurangnya SDM dengan latar pendidikan RMIK, kurangnya pelatihan untuk petugas perakitan rekam medis, prasarana yang kurang memadahi untuk petugas dalam perakitan rekam medis sehingga menyebabkan proses perakitan rekam medis tidak terstruktur dengan baik. Saran, revisi SPO perakitan rekam medis, Perlu dibuat laporan evaluasi setiap akhir bulan, Tingkatkan kemampuan petugas diberikan pelatihan perakitan rekam medis dan mengikuti kegiatan seminar rekam medis.