Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ARTICULATE STORYLINE 3 PADA MATA PELAJARAN DASAR KECANTIKAN SISWA KELAS X TATA KECANTIKAN SMK NEGERI 1 TAKENGON Hastria Shilfana; Dina Ampera; Asrah Rezki Fauzani
Flawless. Vol 3, No 1 (2022): JURNAL FLAWLESS EDISI JANUARI 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fls.v3i1.41356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran Articulate Storyline 3 pada materi koreksi bentuk wajah siswa kelas X Tata Kecantikan SMK Negeri 1 Takengon. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan metode penelitian research and development (R&D). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Tata Kecantikan SMK Negeri 1 Takengon. Objek penelitian ini adalah mata pelajaran dasar kecantikan pada materi koreksi bentuk wajah. Tahapan awal penelitian ini adalah menganalisis potensi dan masalah yang dihadapi disekolah dengan melakukan analisis kebutuhan guru dan siswa. Tahap kedua adalah mengumpulkan data baik dari guru maupun pihak sekolah. Tahap ketiga dalah melakukan desain produk. Tahap keempat adalah memvalidasi produk kepada enam orang ahli dan tahap kelima adalah media yang sudah direvisi oleh ahli. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran menunjukkan bahwa hasil penilaian dari ahli materi sebesar 86,68 % dengan kategori “Sangat Baik” dan ahli media 94,23 % dengan kategori “ Sangat Baik”. Hal tersebut membuktikan bahwa media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Articulate Storyline 3 yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan pada materi rias wajah sehari-hari khususnya pada materi koreksi bentuk wajah. Dapat disimpulkan bahwa media Articulate Storyline 3 pada materi koreksi bentuk wajah dapat digunakan sebagai bantuan belajar untuk siswa.
From Craft to Science: Embedding Physics of Materials into Product-Based Learning in Cosmetology Education Astrid Sitompul; Asrah Rezki Fauzani; Habibah Hanim Lubis; Vita Pujawanti Dhana; Irmiah Nurul Rangkuti; Siti Wahidah; Hendro Sudartono; Erni Erni; Murni Astuti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.13077

Abstract

Fantasy hair styling in vocational cosmetology is commonly treated as a tacit craft activity, leaving limited evidence that material and geometry choices lead to ergonomic and stable designs. This study aimed to develop and validate craft-based support frames for fantasy buns while making materials-science and basic biomechanics concepts explicit. Using a 4D Research and Development model (Define–Design–Develop–Disseminate), undergraduate cosmetology students produced three frame variants (foam, thin wire, and polymer mesh). Product quality was evaluated by three cosmetology/beauty-education experts using a 1–5 Likert rubric covering aesthetics (neatness, proportion, creativity, harmony) and ergonomics (comfort, lightweight, ease of application/removal, positional stability). Three models conducted short wear-and-movement trials (standing, walking, head turns). Quantitative scores were converted to percentages and categorized; expert comments were analyzed thematically. Aesthetic performance averaged 87% (Very Good: neatness 90%, proportion 85%, creativity 88%, harmony 85%). Ergonomic performance averaged 83% (Very Good: comfort 85%, lightweight 82%, ease 80% [Good], stability 85%), with frame weights ranging from ~500 to 2,000 g. These results indicate that craft-based frames can produce visually coherent and ergonomically acceptable fantasy buns while supporting concept-based reasoning; future work should strengthen durability and application techniques and extend trials to longer wear durations.