Abdillah Abdillah
Prodi Pendidikan Matematika, IAIN Ambon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN GURU MELALUI WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Ajeng Gelora Mastuti; Abdillah Abdillah; Maya Rumodar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.9682

Abstract

Abstrak: Masalah yang sering terjadi dalam sekolah adalah kualitas pembelajaran guru. Kualitas pembelajaran guru yang sering terjadi berkaitan dengan lemahnya strategi guru dalam menyajikan materi pelajaran yang memperhatikan kemampuan dan bakat siswa. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mendampingi sekolah untuk membuat RPP dan melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode yang dilaksanakan dengan memberikan workshop penyusunan RPP berdiferensiasi dan melakukan pendampingan terhadap praktik pembelajaran guru pasca workshop. Hasil menunjukkan bahwa setiap peserta telah mampu membuat RPP berdiferensiasi dengan baik dan dapat mempraktikkan pembelajaran yang berpihak pada peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan hasil angket pemahaman guru sebelum dan sesudah workshop. Selain itu pemahaman peserta juga diukur berdasarkan umpan balik peserta workshop per mata pelajaran. Dalam melihat dampak implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam praktik mengajar, maka perlu mengetahui respon siswa. Hasil angket yang diberikan kepada siswa menunjukkan 92% siswa memberikan respon yang menyenangkan terhadap pembelajaran guru setelah praktik.Abstract: The problem that often occurs in schools is the quality of teacher learning. The quality of teacher learning that often occurs is related to the weakness of the teacher's strategy in presenting subject matter that pays attention to the abilities and talents of students. The purpose of this community service is to assist schools in making lesson plans and implementing differentiated learning to improve the quality of learning. The method is carried out by providing workshops on preparing differentiated lesson plans and assisting teacher learning practices after the workshop. The results show that each participant has been able to make well-differentiated lesson plans and can practice pro-student learning. This is evidenced by the teacher's understanding of questionnaire results before and after the workshop. In addition, participants' understanding was also measured based on workshop participants' feedback per subject. In looking at the impact of implementing differentiated learning in teaching practice, it is necessary to know the students' responses. The questionnaire results showed that 92% of students responded pleasantly to the teacher's learning after the practice.
PELATIHAN PEMBELAJARAN BERBASIS MENTORING DAN COACHING UNTUK MENDUKUNG GERAKAN SEKOLAH MENYENANGKAN Ajeng Gelora Mastuti; Abdillah Abdillah; Abubakar Salamun
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23302

Abstract

Abstrak: Gerakan sekolah menyenangkan bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan nyaman bagi peserta didik. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman guru tentang pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan minimnya keterampilan dalam mengimplementasikan strategi mentoring dan coaching. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada 24 guru-guru SMPN 14 Ambon tentang pembelajaran berbasis mentoring dan coaching untuk mendukung gerakan sekolah menyenangkan. Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan, dan evaluasi dengan indikator peningkatan pemahaman dan keterampilan guru. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru dari 60% sebelum pelatihan menjadi 85% setelah pelatihan. Sebanyak 80% guru telah menerapkan pembelajaran berbasis mentoring dan coaching dengan baik. Pembelajaran yang dirancang menciptakan suasana belajar lebih menyenangkan sehingga siswa lebih antusias dan merasa potensinya dikembangkan. Dengan demikian, pelatihan pembelajaran berbasis mentoring dan coaching efektif meningkatkan kapasitas guru untuk menciptakan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan menyenangkan, sehingga dapat mendukung gerakan sekolah menyenangkan.Abstract: The joyful school movement aims to create a conducive, safe, and comfortable learning environment for students. However, its implementation still faces challenges such as teachers' lack of understanding about student-centered learning approaches and their lack of skills in implementing mentoring and coaching strategies. This community service activity aims to provide training to 24 teachers at SMPN 14 Ambon on mentoring and coaching-based learning to support the joyful school movement. The methods used are training, mentoring, and evaluation with indicators of increasing teachers' understanding and skills. The results show an increase in teacher understanding from 60% before training to 85% after training. As many as 80% of teachers have implemented mentoring and coaching-based learning well. The designed learning creates a more enjoyable learning atmosphere so that students are more enthusiastic and feel their potential is being developed. Thus, mentoring and coaching-based learning training is effective in increasing the capacity of teachers to create student-centered and enjoyable learning, so that it can support the joyful school movement.