Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Penguasaan Konsep Aljabar dan Adversity Quetiont Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah Ambon Lestari, Ayu; Ajeng Gelora Mastuti; Fahruh Juhaevah
Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11 No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/buanamatematika.v11i2.4631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh penguasaan konsep aljabar dan adversity quotient terhadap kemampuan pemecahan masalah pada siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Ambon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif, metode penelitian yang diterapkan adalah ex post facto. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Ambon yang berjumlah 25 orang siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa, ada pengaruh yang signifikan penguasaan aljabar dan adversity question terhadap pemecahan masalah pada materi persamaan kuadrat siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Ambon yang ditunjukkan dengan hasil analisis uji-t antara variabel Penguasaan Konsep Aljabar dan Adversity Question terhadap variabel Kemampuan Pemecahan Masalah di peroleh nilai sig. 0.01 < 0,05, dan nilai t hitung 5.648 > 1.319.Dengan demikian Besar pengaruh penguasaan aljabar dan adversity question terhadap pemecahan masalah pada materi persamaan kuadrat siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Ambon diperoleh sebesar 34% sedangkan 66% dipengaruhi variabel lain selain variabel Penguasaan Aljabar dan Adversity Question. Kata Kunci: Penguasaan Aljabar, Adversity Question dan Pemecahan Masalah
Pembelajaran STAD Berbasis IT dengan Integrasi Keislaman terhadap Pemahaman Konsep Siswa Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung Ajeng Gelora Mastuti; Nurlaila Sehuwaky
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.872 KB)

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis IT dengan integrasi keislaman merupakan pembelajaran kooperatif yang menekankan pada aktivitas dan interaksi antar siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam memahami materi melalui pemanfaatan IT dengan perpaduan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) terhadap Pemahaman Konsep Siswa pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung Kelas IX SMPIT Assalam Ambon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan adalah Posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMPIT Assalam Ambon. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes akhir berupa soal essay, lembar observasi dan wawancara. Teknik analisis yang digunakan adalah uji kesamaan dua rata-rata (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran STAD Berbasis IT dengan Integrasi Keislaman terhadap pemahaman konsep siswa pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung kelas IX SMPIT Assalam Ambon yang ditunjukkan dengan rata-rata hasil tes pemahaman konsep siswa kelas eksperimen sebesar 78,63 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 69,60. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung > ttabel yaitu 3,964 >1,66757.
Differences in learners’ critical thinking by ability level in conventional, NHT, PBL, and integrated NHT-PBL classrooms Muhammad Rijal; Ajeng Gelora Mastuti; Dian Safitri; Suhaedir Bachtiar; Salma Samputri
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 10, No 4: December 2021
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v10i4.21408

Abstract

This study aimed to analyze the effect of conventional, Problem-Based Learning (PBL), Numbered-Head Together (NHT), and integrated PBL-NHT learning models on the low- and high-ability students’ critical thinking. This quasi-experimental study used a pretest-post-test nonequivalent control group design with a four-by-two factorial pattern. The analysis results showed that learners’ critical thinking was impacted by learning models implemented in the classroom and influenced by the interaction between the learning models and learners’ academic abilities. There was no difference in critical thinking among low-ability students who were taught with PBL, conventional, and integrated PBL-NHT, but a difference was found in students taught using NHT. There was no difference in critical thinking between high-ability students taught with conventional and NHT instruction, but there was a difference between students taught with PBL and integrated PBL-NHT instruction. To foster critical thinking, pupils with low academic ability should be taught using NHT, whereas those with high academic ability should be taught using PBL or an integrated PBL-NHT approach.
INOVASI REALISTIC MATHEMATIC DALAM PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SEBAGAI BEKAL BAGI MAHASISWA MATEMATIKA IAIN AMBON UNTUK KAJIAN MATEMATIKA SMP Ajeng Gelora Mastuti
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol 1, No 2 (2013): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v1i2.300

Abstract

Kecenderungan pembelajaran matematika saat ini adalah pembelajaran yang memusatkan pada keterlibatan siswa secara aktif. Tetapi kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran matematika yang dilakukan di sekolah khususnya di SMP masih berjalan secara konvensional. Selain itu, salah satu keluhan yang banyak terdengar dalam dunia pendidikan matematika adalah kurangnya keterkaitan antara pembelajaran matematika di sekolah dengan dunia nyata dan kehidupan sehari-hari siswa. Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Realistic Mathematic dirancang berawal dari pemecahan masalah yang ada di sekitar siswa dan berbasis pada pengetahuan yang telah dimiliki siswa, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman matematika siswa. Benda-benda atau peristiwa-peristiwa yang berasal dari lingkungan kehidupan siswa tersebut dapat digunakan sebagai bahan untuk mengawali pembahasan topik-topik matematika tertentu. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan perangkat karena peneliti ingin mengembangkan suatu perangkat pembelajaran pada topik pecahan yang berorientasi pendekatan pembelajaran Realistic Mathematic. Penelitian pengembangan yang dimaksud adalah penelitian yang menghasilkan perangkat pembelajaran yang meliputi RP, buku siswa yang memuat LKS. Model pengembangan perangkat yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pengembangan four D Models (model 4-D) yang terdiri dari empat tahap, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate), sebagaimana dikemukakan oleh Thiagarajan. Berdasarkan hasil uji coba perangkat diperoleh perangkat pembelajaran berdasarkan masalah yang baik, karena memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan, yaitu: (1) Kemampuan guru/ dosen dalam mengelola pembelajaran: efektif; (2) Tes hasil belajar baik. Kata Kunci: Pembelajaran Berdasarkan Masalah (Problem-Based Instruction), Perangkat pembelajaran, Keefektifan Pembelajaran, Hasil Belajar.
ABILITY TO COMPOSE NUMERATION LITERACY QUESTIONS BASED ON ACMI'S SKILLS THROUGH BLENDED LEARNING Nurlaila Sehuwaky; Ajeng Gelora Mastuti
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol 9, No 2 (2021): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v9i2.2467

Abstract

Kompetensi literasi numerasi peserta didik berdasarkan standar AKMI dikategorikan dalam lima level kemahiran. Hasil AKMI menjadi dasar perbaikan desain pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan guru dalam menyusun soal literasi numerasi berdasarkan level kemahiran AKMI melalui metode blended learning. Subjek penelitian adalah guru madrasah ibtidaiyah (MI) se-Jawa Timur yang berjumlah 63 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian kemampuan menyusun soal, lembar observasi, pedoman wawancara dan catatan lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan analisis hasil soal yang disusun oleh guru, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan guru dalam menyusun soal-soal literasi numerasi berdasarkan level kemahiran AKMI, yang ditunjukkan dengan rata-rata capaian kemampuan guru di siklus I pada minimal level cakap sebesar 54%, dan pada siklus I telah meningkat menjadi 96,8%. Penerapan Blended Learning juga mengalami peningkatan, yakni sebesar 70% pada Siklus I dan mencapai 93% pada siklus II
Penerapan Laboratorium Mini dengan Pendekatan Realistic Mathematic pada Pokok Bahasan Bilangan Pecahan Peserta Didik Kelas VII MTs. Negeri Batu Merah Ambon Ahmad Salatalohy; Ajeng Gelora Mastuti
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol 5, No 1 (2017): Matematika dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v5i1.400

Abstract

Laboratorium mini dengan pendekatan Realistic Mathematic merupakan serangkaian kegiatan praktikum yang memerlukan alat peraga sederhana, dapat dilaksanakan di dalam kelas, dapat digunakan untuk melatih kemampuan berpikir dan dapat membuat peserta didik untuk membangun pengetahuannya sendiri. Oleh karenanya, penerapan laboratorium mini dianggap efektif dalam mendukung keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan laboratorium mini dengan pendekatan Realistic Mathematic pada pokok bahasan bilangan pecahan peserta didik kelas VII MTs. Negeri Batu Merah Ambon. Populasi penelitian ini sebanyak 311 orang peserta didik kelas VII MTs. Negeri Batu Merah Ambon. Sedangkan, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 71 orang yang terdiri dari dua kelas yang berbeda, yakni kelas VII2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah sampel 38 orang peserta didik, dan kelas VII3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah sampel 33 orang peserta didik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan laboratorium mini sangat efektif, karena 3 dari 4 aspek indikator keefektifan dapat tercapai. Secara klasikal hasil belajar kelas eksperimen yang menggunakan laboratorium mini lebih baik dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Selain itu, respons peserta didik terhadap proses pembelajaran menggunakan penerapan laboratorium mini dengan pendekatan Realistic Mathematic juga mendapatkan respons yang sangat positif dari, hal ini ditunjukkan dengan jumlah persentase yang mencapai rata-rata 81,81%. Sehingga sangat efektif dan berhasil penerapan laboratorium mini dengan pendekatan Realistic Mathematic pada pokok bahasan bilangan pecahan peserta didik kelas VII MTs. Negeri Batu Merah Ambon. Kata Kunci: Laboratorium Mini, Realistic Mathematics, dan Bilangan Pecahan.
CHARACTERISTICS REPRESENTATION OF EQUATION MATHEMATICS PROBLEMS SOLVING IN STUDENTS Syukma Netti; Ajeng Gelora Mastuti
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol 9, No 1 (2021): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v9i1.1866

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik representatif persamaan pada siswa kelas VII dalam menyelesaikan masalah matematika. Subjek penelitian adalah 4 orang siswa kelas VII SMP Negeri 14 Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah metoda penelitian kualitatif. Data kemampuan representatif matematis siswa diperoleh dengan meminta siswa mengerjakan satu buah soal matematika. Hasil kerja siswa dianalisis dengan memperhatikan teorema dan algoritma yang dituliskan siswa dan dengan dukungan data hasil wawancara. Wawancara dilakukan mengonfirmasi hasil kerja siswa. Kesimpulan dari penelitian ini tidak ada representasi persamaan siswa yang benar dan terdapat dua bentuk karakteristik representasi persamaan siswa, yaitu benar dan tidak sesuai dan tidak benar tidak sesuai. Kata kunci: Representasi matematis, masalah matematika, Bilangan bulat
Representasi Siswa Sekolah Dasar dalam Pemahaman Konsep Pecahan Ajeng Gelora Mastuti
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol 5, No 2 (2017): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v5i2.234

Abstract

Representasi terjadi melalui dua tahapan, yaitu representasi internal dan representasi eksternal. Berpikir tentang ide matematika yang memungkinkan pikiran seseorang bekerja atas dasar ide tersebut merupakan representasi internal. Representasi internal dari seseorang sulit untuk diamati secara langsung karena merupakan aktivitas mental dari seseorang dalam pikirannya (minds-on). Tetapi representasi internal seseorang itu dapat disimpulkan atau diduga berdasarkan representasi eksternalnya dalam berbagai kondisi, misalnya dari pengungkapannya melalui kata-kata (lisan), melalui tulisan berupa simbol, gambar, grafik, tabel ataupun melalui alat peraga (hand-on). Dengan kata lain terjadi hubungan timbal balik antara representasi internal dan eksternal dari seseorang ketika berhadapan dengan sesuatu masalah. Artikel ini merupakan hasil penelitian yang dilaksanakan di SD Islam Surya Buana. Pada hasil penelitian di SD Islam Surya Buana, representasi yang digunakan adalah representasi Bruner yang meliputi enaktif (enactive), ikonik (iconic) dan simbolik (symbolic), dimana masing-masing tahapan akan disajikan dua model representasi pecahan dengan konsep bagian dari keseluruhan (part-two-whole concept) dan model bagian suatu himpunan yang bagian-bagiannya kongruen (part-group, congruent parts). Kata Kunci: abstraksi, representasi, dan pecahan
Munculnya Kreativitas Siswa Akibat Ill Structured Mathematical Problem Abdillah Abdillah; Ajeng Gelora Mastuti
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 1 (2018): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v6i1.442

Abstract

Abstrak Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah mengembangkan pemikiran. Untuk itu, perlu dilakukan penanganan dan penyelesaian masalah tersebut. Seorang siswa dalam menyelesaikan masalah harus berpikir, menganalisis masalah, mencari formulasi secara kritis yang sesuai dengan masalah, memeriksa data formulasi dan berusaha mencari strategi pemecahan masalah yang memungkinkan mendapatkan solusi. Pada banyak penelitian telah mengungkapkan tentang berpikir kreatif siswa, tapi belum ada hasil penelitian yang mengungkapkan secara detail bagaimana munculnya kreativitas siswa akibat menyelesaikan ill structured mathematical problem. Untuk itu, melalui penelitian kualitatif deskriptif, yang dilakukan pada beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Terungkap secara detail proses munculnya kreativitas siswa akibat menyelesaikan ill structured mathematical problem. Hasilnya adalah muncul kreativitas siswa dalam menyelesaikan ill structured mathematical problem. Kreativitas terjadi melalui proses membuat jawaban yang beragam dan benar dalam memecahkan masalah (fluency), karena ISMP memiliki beberapa jalur solusi; kemudian 2) memecahkan masalah dengan berbagai cara yang berbeda (flexibility), karena ISMP memiliki konteks yang spesifik dan situasi yang kompleks; dan 3) membuat berbagai jawaban yang berbeda dan benar dalam memecahkan masalah (novelty) karena ISMP sesuai dengan kehidupan sehari-hari sehingga siswa merasa mengalami masalah tersebut. Sehingga dengan think aloud dan klarifikasi melalui wawancara, siswa mengungkapkan proses kreativitasnya dalam menyelesaikan masalah yang disajikan. Kata kunci: kreativitas siswa, Ill Structured Mathematical Problem Abstract One of the goals of learning mathematics is to develop thinking. Therefore, it is necessary to handle and solve the problem. A student in solving a problem must think, analyze the problem, find the formulation critically according to the problem, check the formulation data and try to find a problem solving strategy that allows the solution. In many studies have revealed about creative thinking of students, but no research results reveal in detail how the emergence of student creativity due to solve ill structured mathematical problem. For that, through descriptive qualitative research, conducted on several districts / cities in the Province of South Sulawesi and East Java. Revealed in detail the process of the emergence of student creativity due to complete ill structured mathematical problem. The result shows that there is exist student’s creativity when solve ill stuctured mathematical problem. 1) Creativity are made by making variety and correct answer when solve problem (fluency) because ISMP has some pathed solution, then 2) solved problem into different way (flexibility) because ISMP has detailed context and complexity situtation and 3) making different and correct answers when solve the problem (novelty) because ISMP based on real life context so that student can feel the problem. Thus, think aloud and clarification by depth interview, student can express their creativity process when solve the problem. Keywords: exploration, students’ creativity
Pengaruh Penguasaan Konsep Aljabar dan Adversity Quetiont Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah Ambon Ayu Lestari; Ajeng Gelora Mastuti; Fahruh Juhaevah
Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11 No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/buanamatematika.v11i2.4631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh penguasaan konsep aljabar dan adversity quotient terhadap kemampuan pemecahan masalah pada siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Ambon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif, metode penelitian yang diterapkan adalah ex post facto. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Ambon yang berjumlah 25 orang siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa, ada pengaruh yang signifikan penguasaan aljabar dan adversity question terhadap pemecahan masalah pada materi persamaan kuadrat siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Ambon yang ditunjukkan dengan hasil analisis uji-t antara variabel Penguasaan Konsep Aljabar dan Adversity Question terhadap variabel Kemampuan Pemecahan Masalah di peroleh nilai sig. 0.01 < 0,05, dan nilai t hitung 5.648 > 1.319.Dengan demikian Besar pengaruh penguasaan aljabar dan adversity question terhadap pemecahan masalah pada materi persamaan kuadrat siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Ambon diperoleh sebesar 34% sedangkan 66% dipengaruhi variabel lain selain variabel Penguasaan Aljabar dan Adversity Question. Kata Kunci: Penguasaan Aljabar, Adversity Question dan Pemecahan Masalah