Tika Puspita Sari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN FREKUENSI SENAM HAMIL DENGAN LAMA PERSALINAN KALA II DI RB RAHMI KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2015 Tika Puspita Sari; Eko Mindarsih; CH. M Widhi Hartini
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2016: Suplemen Medika Respati Vol 11 No 2 April 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.923 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.79

Abstract

Latar Belakang : Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal merupakan salah satu unsur penentu status kesehatan, hal tersebut dikarenakan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) adalah salah satu indikator utama derajat kesehatan suatu negara. Jumlah AKI di Indonesia sendiri masih tergolong tinggi di antara negara-negara ASEAN lainnya, yaitu 359 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2012. AKI di Indonesia merupakan yang tertinggi se-Asia Tenggara, padahal target capaian MDGs (Milenium Development Goals) adalah 102 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015. Salah satu penyebab kematian ibu bersalin adalah partus lama yaitu 4,74%. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan di RB Rahmi pada tanggal 4 – 8 Februari 2015 didapatkan ibu yang mengikuti senam hamil pada juli – desember 2013 dan bersalin di RB Rahmi sebanyak 43 orang. Ibu yang jarang mengikuti senam hamil sebagian besar lama persalinan kala II normal dan yang sering mengikuti senam hamil seluruhnya lama persalinan kala II normal.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan frekuensi senam hamil dengan lama persalinan kala II.Metode Penelitian : penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengikuti program senam hamil di RB Rahmi Kota Yogyakarta pada bulan Juni - Agustus 2014 yaitu 53 ibu hamil. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel dependen dan variabel independen. Variabel di analisis dengan menggunakan rumus Chi -Square.Hasil : Berdasarkan hasil analisis didapatkan karateristik ibu yang mengikuti senam hamil di RB Rahmi sebagian besar ibu berumur 20 -35 tahun yaitu 51 orang atau 9 6,2%, sebagian ibu adalah bekerja yaitu 33 orang atau 62,3%, dan sebagian besar ibu adalah primigravida yaitu 32 orang atau 60,4%. Dari hasil penelitian ada hubungan frekuensi senam hamil dengan lama persalinan kala II di RB Rahmi Kota Yogyakarta dengan hasil analisis statistik yaitu X2hitung > X2tabel (4,848>3,841) atau p-value < 0,05 (0,028<0,05). Berdasarkan hasil penelitian juga didapatkan nilai koefisien kontingensi (C) sebesar 0,289 yang artinya hubungan variabel berada pada tingkat rendah.Kesimpulan : Ada hubungan frekuensi senam hamil dengan lama persalinan kala IIKata Kunci : Frekuensi senam hamil, lama persalinan kala II1Mahasiswa program studi Diploma IV Universitas Respati Yogyakarta2Dosen Program studi Diploma IV Bidan Pendidik Universitas Respati Yogyakarta 3Dosen program studi Diploma III Kebidanan Universitas Respati Yogyakarta
Pengembangan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bermain Peran Fareza Taris Adinda Veolena Ramadhanti; Hirlita Anggrayani; Tika Puspita Sari; Intan Ria Juwita; Nurul Fauziah
Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 3 (2025): Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/tarim.v6i3.2826

Abstract

Social-emotional skills are an important aspect of early childhood development that influences learning readiness and character formation. This study aims to analyze the role of role-playing activities in supporting children's social-emotional development. The method used is descriptive qualitative with a literature study approach through a review of accredited journals, early childhood education books, and articles published in the last five years. The results of the study show that role-playing can improve empathy, cooperation, emotional regulation, and communication. Children who are involved in this activity are more courageous in expressing themselves, understanding the feelings of others, and learning to control their emotions in social interactions. These findings confirm that role-playing not only serves as a means of entertainment but also as a learning strategy that supports the achievement of early childhood education learning in the Merdeka Curriculum. The implication of this research is the need for teachers to be creative in designing contextual role-playing scenarios, providing adequate playing facilities, and supporting educational policies so that role-playing activities can become the foundation for the formation of early childhood character that is empathetic, communicative, and disciplined.