Jesika Sitorus
Universitas Negeri Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gaya Kepemimpinan Wali Kelas Dalam Perspektif Psikologi Di SD Negeri 107955 Lubuk Pakam Jesika Sitorus
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Artikel Riset May 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i1.2375

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini dengan bertujuan mendeskripsikan sifat-sifat kepemimpinan wali kelas, yang sangat penting dalam mendidik peserta didik, mendeskripsikan psikologi kepemimpinan wali kelas, serta merancang model kepemimpinan wali kelas dalam perspektif psikologi. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 107955 Lubuk Pakam.Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Sedangkan Tekniknya melalui data hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analsis data dengan model interaktif.Hasil penelitian: Hasil Penelitian yang dilakukan bahwa sifat-sifat kepemimpinan yang ditampilkan wali kelas adalah obejektif, empati, peka, membangun komunikasi kepada orang tua murid, mengolah administrasi kelas dengan rapi, adil, menguasai psikologi pendidikan, ramah, dan demokratis.Kesimpulan: Gaya Kepemimpinan wali kelas ini sangat bagus untuk memberikan kesempatan partisipasi kepada siswa dalam proses pembelajaran dan memperhatikan setiap kebutuhan individual siswa.
Implementasi Permainan Tradisional Ular Naga Dalam Menstimulasi Kemampuan Sosial Kelas 1SD Negeri 101912 Pagar Merbau Jesika Sitorus
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3259

Abstract

Latar belakang: Permainan tradisional adalah budaya bangsa yang diwariskan secara turun-temurun dan sering dimainkan oleh anak-anak dalam kegiatan kesehariannya. Permainan tradisional memberikan kesan menyenangkan dalam kegiatannya meskipun hanya menggunakan alat-alat sederhana ataupun hanya melakukan gerak fisik saja. Banyak manfaat dari memainkan permainan tradisonal yakni salah satunya adalah mengembangkan kemampuan sosial anak. Kemampuan sosial anak dapat dikembangkan dengan kegiatan bermain. Bermain ialah sebuah aktivitas yang sangat akrab dengan kehidupan anak-anak. Pada saat individu dalam proses pembentukan diri dari anak-anak menuju dewasa tidak ada satupun individu yang tidak mengenal kegiatan permainan Metode penelitian:Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian lapangan karena informasi yang dibutuhkan untuk menyusun karya ilmiah tersebut berasal dari lapangan masyarakat, khususnya SD Negeri 101912 Pagar Merbau. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologi.  Hasil penelitian: Dalam permainan ular naga dapat menstimulus kemampuan sosial anak seperti anak dapat berbagi peran saat memulai langkah dimana anak ada yang berperan sebagai pemimpin untuk mengintruksikan langkah mana yang akan dimulai dan ada yang menjadi anggota untuk mengikuti intruksi yang ada. Pada permainan tradisional ular nagayang dilakukan guru menggunakan media yang mudah didapat disekitar lingkungan sekolah. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa implementasi permainan tradisional ular naga dalam menstimulus kemampuan sosial anak di SD Negeri 101912 Pagar Merbau yang pertama perencanaan yaitu berisi guru mempersiapkan modul ajar, guru melakukan    pijakan sebelum bermain dengan menyampaikan langkah-langkah dan kesepakatan- kesepakatan. Dalam pelaksanaan guru menerapkan permain tradisional ular naga dengan cara berkelompok Pada evaluasi guru melakukan penilaian ceklist terhadap anak dengan kategori sangat baik dalam lembar instrument penilaian
Development of PPKn worksheet using problem-based learning to improve critical thinking Jesika Sitorus; Dede Ruslan; Rosmala Dewi
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 4 (2025): Inovasi Kurikulum, November 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i4.123

Abstract

The need for learning that is able to improve critical thinking skills, active participation of students, and suitability for children's cognitive development. This research aims to develop Problem-Based Learning (PBL) based Pancasila Education (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan or PPKn) student worksheets (Lembar Kerja Peserta Didik or LKPD) on the material “Aku Patuh Aturan” for grade III students of SDN 101912 Pagar Merbau. This research uses a modified ADDIE development model, including the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instruments used were validation sheets, response questionnaires, and multiple-choice patterned pre-test-post-test tests. Data analysis was carried out descriptively and quantitatively using percentages for feasibility and practicality and comparative analysis for effectiveness. The validation results showed that the LKPD was very valid from the aspects of material, media, and language. Practicality tests on a small group and field trials resulted in a very practical category based on teacher and student responses. The effectiveness evaluation revealed a significant increase in students' critical thinking skills, with the percentage of completed students increasing from 4.5% to 81.8%. These findings strengthen the conclusion that PBL-based LKPD is feasible to use and effective in improving critical thinking of elementary school students.   Abstrak Kebutuhan pembelajaran yang mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, partisipasi aktif murid, dan kesesuaian dengan perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pendidikan Pancasila berbasis Problem-Based Learning (PBL) pada materi “Aku Patuh Aturan” untuk murid kelas III SDN 101912 Pagar Merbau. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang dimodifikasi meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi, angket respons, dan tes pre-test-post-test berpola pilihan ganda. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase untuk kelayakan dan kepraktisan serta analisis perbandingan untuk efektivitas. Hasil validasi menunjukkan LKPD sangat valid dari aspek materi, media, dan bahasa. Uji kepraktisan pada uji coba kelompok kecil dan lapangan menghasilkan kategori sangat praktis berdasarkan respons guru dan murid. Evaluasi efektivitas mengungkapkan peningkatan signifikan keterampilan berpikir kritis murid, dengan persentase murid tuntas bertambah dari 4,5 % menjadi 81,8 %. Temuan ini memperkuat kesimpulan bahwa LKPD berbasis PBL layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan berpikir kritis murid sekolah dasar. Kata Kunci: berpikir kritis; lembar kerja peserta didik; LKPD; pendidikan Pancasila; problem-based learning