p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Atma Inovasia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengembangkan Bahasa Ekspresif Anak Down Syndrome dengan Pelatihan Dramatherapy Thalia, Sherlen; Birgitta Nerissa Arviana; Revania Andrea; Ria Wardani
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i6.6477

Abstract

Perilaku adaptif dibutuhkan individu dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Salah satu aspek perilaku adaptif, yaitu kemampuan berbahasa. Individu dengan Down Syndrome, utamanya terhambat dalam kemampuan berbahasa ekspresif. Kami menemukan bahwa SLB ABCD Caringin belum pernah memberikan program untuk meningkatkan kemampuan Bahasa ekspresif anak-anak. Jadi, kami tergerak untuk membuat program ini. Dalam program ini, kami mengajak anak-anak dengan down syndrome (usia 14-19 tahun) untuk melakukan dramatherapy. Metode kuantitatif, empat hari, di SLB ABCD Caringin Kota Bandung. Sebelum dan sesudah program dimulai, kami akan mengukur kemampuan berbahasa ekspresif anak-anak dengan alat ukur buatan kami. Lalu, hasilnya akan dibandingkan. Anak-anak akan melakukan dramatherapy dalam empat situasi: (1) situasi kelas antara guru dan siswa, (2) situasi antara teman di sekolah, (3) situasi sarapan di rumah, dan (4) situasi di masyarakat. Sebelum dramatherapy, anak-anak akan diperlihatkan video-video pendek dan gambar-gambar yang terkait dengan situasi. Hasilnya, kemampuan bahasa ekspresif anak-anak meningkat secara signifikan (Asymp. Sig. (1-tailed) = 0.034) dan selama proses kegiatan, kami menemukan bahwa anak-anak tertarik dengan dramatherapy. Kami juga menemukan bahwa penggunaan video dan gambar membantu.
Mengembangkan Bahasa Ekspresif Anak Down Syndrome dengan Pelatihan Dramatherapy Thalia, Sherlen; Birgitta Nerissa Arviana; Revania Andrea; Ria Wardani
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i6.6477

Abstract

Perilaku adaptif dibutuhkan individu dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Salah satu aspek perilaku adaptif, yaitu kemampuan berbahasa. Individu dengan Down Syndrome, utamanya terhambat dalam kemampuan berbahasa ekspresif. Kami menemukan bahwa SLB ABCD Caringin belum pernah memberikan program untuk meningkatkan kemampuan Bahasa ekspresif anak-anak. Jadi, kami tergerak untuk membuat program ini. Dalam program ini, kami mengajak anak-anak dengan down syndrome (usia 14-19 tahun) untuk melakukan dramatherapy. Metode kuantitatif, empat hari, di SLB ABCD Caringin Kota Bandung. Sebelum dan sesudah program dimulai, kami akan mengukur kemampuan berbahasa ekspresif anak-anak dengan alat ukur buatan kami. Lalu, hasilnya akan dibandingkan. Anak-anak akan melakukan dramatherapy dalam empat situasi: (1) situasi kelas antara guru dan siswa, (2) situasi antara teman di sekolah, (3) situasi sarapan di rumah, dan (4) situasi di masyarakat. Sebelum dramatherapy, anak-anak akan diperlihatkan video-video pendek dan gambar-gambar yang terkait dengan situasi. Hasilnya, kemampuan bahasa ekspresif anak-anak meningkat secara signifikan (Asymp. Sig. (1-tailed) = 0.034) dan selama proses kegiatan, kami menemukan bahwa anak-anak tertarik dengan dramatherapy. Kami juga menemukan bahwa penggunaan video dan gambar membantu.