Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA CEDERA OLAHRAGA BAGI SISWA DAN GURU SEKOLAH DASAR DI SD YPK SION PADANG BULAN KOTA JAYAPURA Siane Maria Tampi; Erna Olua
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19505

Abstract

Aktivitas fisik memegang peranan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada usia anak, olahraga sebenarnya bertujuan untuk kesenangan , kesehatan dan pengembangan diri. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan siswa dan guru dalam melakukan pertolongan pertama yang penting untuk memberikan rasa nyaman dan menunjang proses penyembuhan pada cedera olahraga. Hasil pelatihan diharapkan akan terjadi peningkatan pengetahuan serta ketrampilan peserta dalam melakukan pertolongan pertama pada cedera olahraga yang diperoleh dari hasil tes dan observasi yang dilakukan pada seluruh peserta pelatihan . Setelah mendapatkan hasil, ternyata ada peningkatan pengetahuan peserta dilihat dari total jumlah nilai pretest 3.383 dan nilai jumlah total postest yakni 11.760.Dengan demikian ada penambahan jumlah nilai postest ke jumlah postest yakni 8.377. Dengan demikian dapat dikatakan ada penambahan hasil pengetahuan walaupun blum sampai 100%  benar  jawaban pertanyaan, tetapi yang terpenting dalam pelatihan ini antusias serta kesenangan siswa dan guru mengikutinya pelatihan PKM serta memperoleh pengetahuan juga ketrampilan menangani pertolongan pertama pada cedera .
Pelatihan pengintegrasian budaya lokal berbasis TIK ke dalam materi pembelajaran anak usia dini Sirjon Sirjon; Erna Olua; Rian Riolin Beay; Diana Setyaningsih; Indrawati Indrawati; Haerul Annuar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38367

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi digital menuntut kemampuan guru untuk dapat mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi ke dalam pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan budaya lokal. Namun, guru dan calon guru pendidikan anak usia dini di Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, masih menghadapi keterbatasan kompetensi teknologi, rendahnya kemampuan mengintegrasikan budaya lokal ke dalam materi ajar, serta minimnya pendampingan praktik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan calon guru dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk merancang pembelajaran berbasis budaya lokal. Mitra kegiatan adalah guru dan calon guru pendidikan anak usia dini di wilayah Nimbokrang dengan jumlah peserta 16 orang. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan berbasis praktik, workshop pengembangan materi, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test disertai refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator, yaitu pemahaman teknologi, kemampuan integrasi budaya lokal, penggunaan teknologi untuk evaluasi pembelajaran, pengembangan materi kontekstual, peningkatan rasa percaya diri, dan komitmen penggunaan teknologi secara berkelanjutan. Seluruh peserta mencapai kategori sangat baik pada aspek kompetensi dan menunjukkan kesiapan menerapkan hasil pelatihan di lembaga masing-masing. Kata kunci: pendidikan anak usia dini; teknologi informasi dan komunikasi; budaya lokal; pelatihan guru; pembelajaran kontekstual. Abstract The development of digital technology demands that teachers integrate information and communication technology into contextual and culturally relevant learning. However, early childhood teachers and teacher candidates in Nimbokrang, Jayapura Regency, still face limited technological competency, low ability to integrate lokal culture into open materials, and minimal practical mentoring. This community service activity aims to improve the competency of teachers and teacher candidates in utilizing information and communication technology to design lokal culture-based learning. The activity partners are early childhood teachers and teacher candidates in the Nimbokrang area with 16 participants. The implementation method includes needs analysis, practice-based training, material development workshops, mentoring, and evaluation through pre- and post-tests accompanied by joint reflection. The activity results showed significant improvements in all indicators, namely understanding technology, the ability to integrate lokal culture, the use of technology for learning evaluation, the development of contextual materials, increased self-confidence, and commitment to the sustainable use of technology. All participants achieved the very good category in the competency aspect and demonstrated readiness to apply the training results in their respective institutions. Keywords: early childhood education; information and communication technology; lokal culture; teacher training; contextual learning
PENINGKATAN SIKAP ILMIAH ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN SAINS Erna Olua
Jurnal Panrita Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Panrita-June
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhamamdiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.852 KB) | DOI: 10.35906/panrita.v2i2.179

Abstract

This study aims to improve the ability of early childhood scientific attitudes through science games in group B children of Tunas Dansari Dosay Kindergarten, Kamoung Dosay. The method used is a classroom action research method, using a research model from Kemmis and Taggart. The focus of the research is on the process of learning science in scientific attitude skills using science games by group B teachers at Tunas Dansari Dosay Kindergarten, Kampung Dosay. The instruments used in this research are Observation, Documentation and Field Notes. The data analysis technique used in this research is numerical and description. The results of the research showed that the children's ability to use science games increased from cycle I, action I to action 3 and continued in cycle II, action I to action 3, the scientific attitude ability of children in group B in Tunas Dansari Dosay Kindergarten, Kampung Dosay, increased. This is evidenced by an increase from the percentage before the action to after the action is carried out, namely before the action is 34.8%, there is an increase in the first cycle, it is proven that the initial condition of scientific ability is 34.8%, through cycle 1 action 1 to action 8 increased to 51.5%, in the second cycle of action 1 to action 8, the child's ability increased to 63.5%, in the second cycle of action 2, so as to achieve the minimum completeness criteria