Bukhari Is
STIT Al-Bukhary

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH LINIERITAS KEILMUAN TERHADAP KEMAMPUAN MANAJERIAL GURU MADRASAH IBTIDAIYAH DI RANTAUPRAPAT Bukhari Is
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 3 No. 1: Vol III. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.931 KB)

Abstract

Abstract—AbstakUntuk meningkatkan kualitas pendidikan, pemerintahberusaha memperbaikinya melalui berbagai factor dinataranyafactor sarana dan prasarana, factor guru dan factor finansiallainnya. Maka dalam penelitian ini penulis membahas masalahpengaruh linieritas terhadap kemampuan manajerial gurumadrasah Ibtidaiyah.Perbaikan secara terus menerus yang berkaitan dengankualifikasi pendidikan guru di madrasah, khususnya diMadrasah Ibtidaiyah Rantauprapat mulai dari tingkatkualifikasi pendidikan setara dengan SLTA yaitu PendidikanGuru Agama/sederjat, penyetaraan diploma II dan saatsekarang ini tuntutan untuk kualifikasi pendidikan gurudengan pendidikan strata 1 (S-1).Upaya pemerintah melakukan peningkatan keprofesionalanguru melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaannomor 46 tahun 2016 dan Peraturan Menteri Pendidikan dankebudayaan RI Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan AtasPeraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan Nomor 46Tahun 2016 Tentang Penataan Linieritas Guru BersertifikatPendidik.Melihat kondisi yang terus menerus perbaikan tentangkualifikasi pendidikan ini penulis membahas pengaruhlinieritas terhadap kemampuan manajerial guru madsarah.Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitiankualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan datamelalui wawancara.Hasil penelitian diperoleh bahwa linieritas seorang gurumeliputi linieritas kualifakasi akademik, linieritas sertifikatkewenangan mengajar dalam bidang tertentu, serta linieritastugas yang diembannya mempunyai pengaruh yang kuatterhadap kemampuan manajerial seorang guru.
IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI MADRASAH IBTIDAIYAH LABUHANBATU Bukhari Is
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 3 No. 2: Vol III. Edisi II
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.3 KB)

Abstract

Manusia diciptakan oleh Allah Swt., sebagai manusia yangunit dengan segala keterbatasan dan kekurangannya makauntuk mengatasi permasalah tersebut dilaksanakan melaluilayanan Bimbinmgan dan Konseling (BK) atau disebut jugadengan Layanan Konseling. Para pembelajar juga tidakterlepas dari hambatan dalam mensukseskan prosespembelajarannya oleh karena itu di satuan pendidikan perludisiapkan guru BK. Layanan Konseling sangat penting dimadrasah untuk melaksanakan bantuan belajar dan arahpeminatan khususnya studi lanjut.Implementasi dalam penelitian ini adalah aktivitas yangdidasari perencanaan yang cermat, rinci dan matang untukdapat terlaksananya layanan konseling secara efektif danefesien berdasarkan norma-norma hukum, aga, susila dankesopanan untuk mencapai tujuan bersama yang ditetapkandalam layanan konseling.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitiankualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan datamelalui wawancara pada tingkat penjajakan dan wawancaramendalam. Sebelum melakukan penelitian penulis melakukanpenjajakan kegiatan ke tempat penelitian untuk mencaritemukan masalah (grand tour).Layanan Konseling harus dilakukan oleh tenagaprofessional yaitu tenaga ahli yang memiliki pendidikanakademik Bimbingan dan Konseling atau yang sejenisnya danlebih diutamana yang memiliki Pendidikan Profesi Konselor(PPK), sehingga layanan konseling di Madrasah dapatbterlaksana d=sesuai dengan amanat undang-undang.
MODEL PEMBELAJARAN AL-AMTSAL UNTUK MENINGKATKAN DAYA NALAR ANAK DALAM PROSES PEMBELAJARAN Bukhari Is
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 4 No. 2 (2020): Vol IV. Edisi II
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.893 KB)

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari selalu menemui masalah mana yang dianggapbaik dan manapula yang dikategorikan buruk. Untuk menetapkankan pilihanteresbut diperlukan daya nalar yang tinggi dengan pertimbangan akal. Dengan katalain daya nalar merupakan suatu kekuatan atau usaha untuk melakukan sesuatuberdasarkan pertimbangan baik dan buruk oleh akal atau kesanggupan seseoranguntuk melakukan sesuatu sesuai dengan akal pikirannya. Sehingga daya nalar ituadalah Dengan demikian daya nalar dapat diartikan sebagai suatu kemampuanatau kekuatan tenaga, siasat dengan menggunakan akal untuk dapat berbuat ataubertindak dalam mempertimbangkan hal baik dan buruk disertai akal dan budiberbasis iman dan taqwa.Dayan alar yang kuat dapat menghasilkan beberapa perbuatan yang baikdan benar, demikian sebaliknya jika dapay nalar rendah dapat mengakibatkansalah dalam menetapkan mana yang benar dan mana yang salah. Dengan demikiandaya nalar merupakan hal yang sangat perlu ditingkatkan, salah satu upaya untukmeningkatkan daya mnalar siswa madrasah/sekolah tingkat dasar melalui medelpembelajaran al-amtsal.Model pembelajaran al-amtsal merupakan salah satu alternative modelpembelajaran yang dapat diterapkan dalam rangka menumbuhkan daya nalar (powerof reason) anak. Model Pembelajaran Al-Amtsal adalah model pembelajaran yangdilakukan dengan mengawali ayat al-Quran yang berkaitan dengan perumpamaan,gambaran pemikiran yang mucul, apa yang dirasakan, sikap apa yang dapat dibentuk,perbuatan apa yang dapat dilakukan dan bagaimana tanggungjawabnya baik padadiri sendiri maupun kepada orang lain, lingkungan dan yang Maha Kuasa.Model Pembelajaran Al-Amtsal adalah model pembelajaran yang dilakukandengan mengawali ayat al-Quran yang berkaitan dengan perumpamaan, gambaranpemikiran yang mucul, apa yangdirasakan, sikap apa yang dapatdibentuk, perbuatan apa yangdapat dilakukan dan bagaimanatanggungjawabnya baik pada dirisendiri maupun kepada orang lain,lingkungan dan yang Maha Kuasa.
KEKUATAN DAN KELEMAHAN PEMBELAJARAN MELALUI DARING PADA MASA COVID – 19 DI MTs. SWASTA AL-BUKHARY RANTAUPRAPAT Bukhari Is; Suryatik
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 1 (2021): Vol V. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.023 KB)

Abstract

Pendidikan mempunyai peranan penting dalam hidup dan kehidupan manusiaoleh karena itu proses pendidikan atau pembelajaran harus berjalan dengan baikdan dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan situasi pada waktu tersebut karenakriteria pengelompokan negara maju dan negara berkembang salah satunyadidasarkan pada masalah pendidikan. Bank Dunia berfokus dalam mendukungRencana Strategis (Renstra) dengan portofolio pinjaman investasi pendidikananak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan tinggi dan pendidikan informal.Dalam situasi pandemi Covid 19 pendidikan harus berjalan dengan lancer denganmenggunakan berbagai metode dan bantuan teknologi sehingga lahirlah modelpembelajaran dengan menggunakan jaringan internet (daring), namun disadaribahwa teknologi tidak dapat menggantikan guru dalam proses pembelajaran, danproses pembelajaran harus terlaksana dengan baik.Pelaksanakan pembelajaran daring adalah salah satu model pembelajaranyang dilakukan pada masa pandemi, karena dalam prinsip kebijakan pendidikan dimasa pandemi Covid-19 adalah mengutamakan kesehatan dan keselamatan parapeserta didik, para pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat padaumumnya, dalam rangka pemenuhan layanan pendidikan selama masa pandemi.Corona adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis corona virus yang baruditemukan dan penyakit yang tidak dikenal sebelum terjadi wabah di Wuhan. Istilahsebutan virus ini adalah Covid-19 yang merupakan singkatan dari CoronaVirus Disease-2019.Masa Covid-19 harus terlaksanadengan baik oleh kare a itu prosespembelajaran dengan memaksimalkanfasilitas internet sehingga newnormaldapat terlaksana dengan baik. Dapatproses pembelajaran melalui daringmemerlukan kesadaran belajar yangtinggi dengan bantuan orang tuadirumah untuk memberi motivasibelajar anak. Sehingga belajar anakdapat maksimal.
URGENSI PENGKAJIAN DAN PENELITIAN BAGI INSAN AKADEMIK Bukhari Is; Paramita Ritonga
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 2 (2021): Vol V. Edisi II
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.302 KB)

Abstract

Pengkajian dan penelitian terus mengalami perkembangan sesuai dengankebutuhan dan perkembangan sifat manusia yang dinamis. Kedinamisan ini karenamanusia dibekali akal dan pikiran oleh Allah Swt. Permasalahan yang dihadapi saatini yang berkaitan dengan membaca dan menulis, dimana beberapa catatan yangberkaitan dengan membaca diantaranya bahwa mahasiswa mulai kurang minatmembaca jurnal maupun literatur yang diakibatkan oleh pengaruh pekerjaan secarainstan yang dapat dipeloleh secara langsung melalui penggalan kalimat dari geoglebahkan tidak jarang melakukan plagiasi, rendahnya kemampuan dan kemauanmembaca ini akan mempengaruhi kemampuan mengumpulkan ide dalam membentuklandasan teori kajian dan penelitian.Disamping itu terdapat beberapa catatan diantaranya tidak terinventarisasinyalansan teori yang telah dipahaminya hal ini karena apa yang telah dibacanya tidakditulis atau dicatat pada catatan buku yang khusus. Atau kurang dalam memanfaatkancatatan secara digital baik melalui handphone maupun computer. Juga terdapatadanya keraguan untuk menulis dan merasa tidak mampu walau pekerjaan itu belumdikerjakan, sehingga membentuk pola pikir yang terbelenggu oleh dirinya sendiridan bersikap apatis. Pada tingkat atau kalangan dosen, terutama dosen mudajuga masih terasa sulit untuk melakukan penelitian walau hanya satu penelitianuntuk satu semester, budaya gemar meneliti bagi lingkungan insan akademik jugamenjadi perhatian yang sangat penting. Juga perlu ditingkatkan wadah hasilpenelitian berupa jurnal-jurnal ilmiah dengan media cetak maupun elektronik yang memiliki Internastional StandardSerial Number (ISSN) yang berskalanasional maupun internasional.Maka rumusal masalah dalammakalah ini “Apakah pengkajiandan penelitian berbasis agamisdapat menjadi stabilisator terhadappemikiran liberal?”.Metode penelitian yang digunakanyaitu studi kepustakaan (libraryresearch), observasi dilingkungan kerjadan berupaya menerima masukanserta saran dari peserta diskusi danselanjutnya penulis melakukan displaydata dan berdasarkan display datadilakukan penarikan kesimpulan secarakualitatif. Pengkajian dan penelitianadalah merupakan suatu aktivitasyang sangat penting dalam memenuhikebutuhan hidup dan kehidupan ummatdan sebagai sarana ikhtiah membangunperadaban manusia untuk kebahasianyang seimbang antara dunia dan akhirat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MERONCE DI RA AL JAMIYATUL WASHLIYAH KAMPUNG PADANG Sarini Pasaribu; Bukhari Is; Suryatik
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10567.165 KB) | DOI: 10.58822/tbq.v6i2.93

Abstract

Abstract—Abstrak Sarini Pasaribu, 2021, dengan judul penelitian “Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Meronce di RA Al Jamiyatul Washliyah Kampung Padang”, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary (STITA) LAbuhanbatu di Rntauprapat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui melalui kegiatan meronce dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini dalam mengenal ukuran benda, mengenal warna, mengenal lambang bilngan 1-20, serta mengenal bnetuk benda. Di RA Aljamiyatul Washliyah Kampung Padang kecamatan pangkatan.Untuk memperoleh data dalam penelitian ini penulis menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Dari data yang dihasilkan melalui observasidan wawancara.Penelitian ini dilaksanakan di kelompk B1 RA Al Jamiyatul Washliyah Kampung Padang Kecamatan Pangkatan dengan jumlah siswa 17 orang.“Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kognitif dapat meningkat setelah adanya tindakan yang di lakukan melalui kegiatan meronce.” “Pada saat pratinda persentase perkembangan kognitif anak sebesar 25%.kemudian mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 61%, dan pada pelaksanaan siklus II mengalami peningkatan yang sangat baik yaitu, sebesar 88,3%.” Dengan demikian kegiatan meronce dapat menigkatkan kemampuan kognitif anak usia dini kelas B1 RA Al Jamiyatul Washliyah Kampung Padang, hal tersebut dapat terlihat berdasarkan persentase yang di peroleh dari hasil pada setiap siklus meningkat.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI KEGIATAN BERMAIN PERAN DI PAUD BSB PLUS TAMAN ANDARA Herawati; Bukhari Is; Soybatul Aslamiah
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8419.665 KB) | DOI: 10.58822/tbq.v6i2.95

Abstract

Abstract—Abstrak Penelitian ini dilakukan oleh Herawati NIM: 17.86326.00.36, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhan batu, Sumatera Utara.Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Melalui Kegiatan Bermain Peran di PAUD BSB Plus Taman Andara Kec Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514. Peneltian ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan dalam keterampilan sosial anak di BSB Plus Taman Andara Kec Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514. “Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK).” “Subjek pada penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 15 anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 9 anak perempuan.” Objek penelitian ini adalah keterampilan sosial. “Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi.” Instrument yang digunakan adalah pedoman observasi. “Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif, kualitatif dan kuantitatif.” Pada penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus.Keberhasilan dalam penelitian Kegiatan Bermain Peran dapat dilihat dengan dua stimulasi yaitu : “1) stimulasi anak paham dan menaati peraturan, 2) stimulasi sabar menunggu giliran.” Dalam tindakan tersebut dapat meningkatkan keterampilan sosial anak. Pada saat dilakukan observasi pratindakan diperoleh 20% atau 3 anak yang berkriteria baik, “hasil pelaksanaan masih kurang dari indikator keberhasilan yang ditentukan berada pada kriteria kurang sekali, pada siklus I sebesar 40% menunjukkan adanya peningkatan tetapi belum mencapai indikator yang telah ditentukan karena masih berada pada kriteria kurang sekali, dan pada siklus II sebesar 86%.” Hasil persentase pada siklus II menunjukkan bahwa keterampilan sosial anak di PAUD BSB Plus Taman Andara dengan kriteria sangat baik sudah tercapai indicator keberhasilan, maka penelitian tersebut diberhentikan.