Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERAN ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK PADA MADRASAH IBTIDAIYAH LABUHANBATU Suryatik
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 3 No. 1: Vol III. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.847 KB)

Abstract

Abstract—AbstakPenelitian ini membahas tentang upaya meningkatkankemampuan berbahasa anak agar dapat mengembangkannyadengan maksimal. Untuk mengembangkan kemampuanberbahasa anak banyak factor yang berperan diantaranyaadalah orang tua, oleh karena itu orang tua harus dapatmembagi waktu untuk kelancaran pendidikan anak.Permasalahan yang dihadapi banyak orangtua tidakmempunyai waktu untuk memberi perhatian terhadap anaknyakhususnya ditingkat dasar akibatnya tujuan pendidikan secaratidak tercapai. Hal ini harus mendapat perhatian untukmencari solusi permasahana tersebut. Orang tua adalah sosokpemimpin dalam keluarga yang lahir melalui hubunganbiologis maupun sosial yang bertanggungjawab terhadapanggota keluarga untuk kemaslahatan fisik maupun mentalnya.Peran orang tua terhadap anak adalah menjaga danmengembangkan fisik maupun mentalnya sehingga dapatmeningkatkan keterampilan anak baik akademik maupun nonakademik.Penelitian ini menggunakan metode survey dalam bentukdeskriptif, wawancara dan studi kepustakaan (library research).Subyek penelitian adalah orang tua siswa Madrasah IbtidaiyahRantauprapat kelas I s/d III yang berjumlah 30 orang. Teknikpengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposifsampling. Dimana sampel ditetapkan sebanyak 30 orang. Jenispenelitian ini adalah penelitian yang
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MADRASAH IBTIDAIYAH LABUHANBATU Suryatik
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 4 No. 1 (2020): Vol IV. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.174 KB)

Abstract

Bahasa adalah merupakan salah satu alat komunikasi yang penting dalamkehidupan manusia oleh karena itu pembelajaran bahasa harus dikembangkan.Pengembangan pembelajaran bahasa harus dimulai sejak dini yaitu mulai darikeluarga sampai dengan sekolah dasar dan perguruan tinggi. Pengembangan bahasapada tingkat anak usia dini dan sekolah dasar tidak terlepas dari peran orang tuadan guru serta pengembangan pembelajaran bahasa baik yang menyangkut masalahmateri maupun metode pembelajaran bahasa.Disamping factor materi dan metode pembebelajaran bahasa juga tidak kalahpentingnya factor psikologis anak, sehingga pengembangan pembelajran bahasadan pemerolehan bahasa yang sesuai dengan kaidah dan norma agama serta susiladi masyarakat. Dengan memperhatikan factor materi, metode dan psikologis pesertadidik diharapkan dapat mengembangkan perolehan bahasa dan pengembanganpembelajaran bahasa Indonesia di sekolah/madrasah.
KEKUATAN DAN KELEMAHAN PEMBELAJARAN MELALUI DARING PADA MASA COVID – 19 DI MTs. SWASTA AL-BUKHARY RANTAUPRAPAT Bukhari Is; Suryatik
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 1 (2021): Vol V. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.023 KB)

Abstract

Pendidikan mempunyai peranan penting dalam hidup dan kehidupan manusiaoleh karena itu proses pendidikan atau pembelajaran harus berjalan dengan baikdan dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan situasi pada waktu tersebut karenakriteria pengelompokan negara maju dan negara berkembang salah satunyadidasarkan pada masalah pendidikan. Bank Dunia berfokus dalam mendukungRencana Strategis (Renstra) dengan portofolio pinjaman investasi pendidikananak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan tinggi dan pendidikan informal.Dalam situasi pandemi Covid 19 pendidikan harus berjalan dengan lancer denganmenggunakan berbagai metode dan bantuan teknologi sehingga lahirlah modelpembelajaran dengan menggunakan jaringan internet (daring), namun disadaribahwa teknologi tidak dapat menggantikan guru dalam proses pembelajaran, danproses pembelajaran harus terlaksana dengan baik.Pelaksanakan pembelajaran daring adalah salah satu model pembelajaranyang dilakukan pada masa pandemi, karena dalam prinsip kebijakan pendidikan dimasa pandemi Covid-19 adalah mengutamakan kesehatan dan keselamatan parapeserta didik, para pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat padaumumnya, dalam rangka pemenuhan layanan pendidikan selama masa pandemi.Corona adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis corona virus yang baruditemukan dan penyakit yang tidak dikenal sebelum terjadi wabah di Wuhan. Istilahsebutan virus ini adalah Covid-19 yang merupakan singkatan dari CoronaVirus Disease-2019.Masa Covid-19 harus terlaksanadengan baik oleh kare a itu prosespembelajaran dengan memaksimalkanfasilitas internet sehingga newnormaldapat terlaksana dengan baik. Dapatproses pembelajaran melalui daringmemerlukan kesadaran belajar yangtinggi dengan bantuan orang tuadirumah untuk memberi motivasibelajar anak. Sehingga belajar anakdapat maksimal.
MODEL PEMBELAJARAN Al-AMTSAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MIS PERDAMAIAN SIGAMBAL KECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATU Suryatik; Sartika Romaito Dalimunthe
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 2 (2021): Vol V. Edisi II
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.47 KB)

Abstract

Proses pembelajaran harus terlaksana dengan baik sesuai dengan standaroperasional pembelajarann untuk mencapai proses pembelajaran yang sesuai standarperlu dikemas dengan didaktik dan metodik, karena hal ini sangat berhubunganerat dengan karakter peserta didik sebagai pembelajar. Permasalahan yang hampirsama dirasakan oleh semua dosen dan guru, yaitu nailai hasil belajar peserta didikyang kurang bahkan tidak jarang yang mengeluhkan minat bekajar peserta didikyang rendah. Keluhan-keluhan tersebut tentu mempunyai sebab dan kalau dicermatilebih dalam bahwa keluhan para guru dan dosen itu bersumber dari berbagai factormisalnya factor sarana dan prasarana pembelajaran, factor siswa, factor guru.Faktor guru misalnya yang berkaitan dengan metode dan model pembelajaran.Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kepustakaan (library research),observasi dilingkungan kerja dan berupaya menerima masukan serta saran daripeserta diskusi dan selanjutnya penulis melakukan display data dan berdasarkandisplay data dilakukan penarikan kesimpulan secara kualitatif.
BERTATO DAN PENGARUHNYA TERHADAP MENTAL SISWA DI MTs. SWASTA AL-BUKHARY RANTAUPRAPAT Suryatik; Dwina Putri; Syanty Ericka; Ismail Harahap; Syahri Romadhon
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5132.846 KB) | DOI: 10.58822/tbq.v6i2.85

Abstract

Abstract—AbstrakBertato memang sudah digemari manusia sejak jaman dahulu terutama padapara Wanita. Tato sudah dikenal sejak sebekum masehi. Tujuan menggunakan tatoadalah mengekspresikan diri untuk mempunyai daya Tarik tersendiri, namun jikadikaitkan dengan keyakinan beragama terutama agama Islam bahwa bertato adalahmerupakan cara berekspresi yang salah dan menyimpang dari kudrat Allah. Saat inibertato bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa namun sudah merebak kepadapara remaja bahkan anak-anak sudah mulai menyenangi tato walau hanya permainan dan bersifat tidak permanen (stikertempel).Tato adalah suatu gambaratau lukisan pada kulit tubuh dengancara menusuki kulit atau anggotatubuh dengan jarum halus sehinggaberdarah kemudian memasukkanzat warna atau tinta ke dalam bekastusukan itu, dan saat ini menusuknyadapat juga menggunakan mesinpembuat tato.Objek penelitian iniadalah siswa yang belajar di MadrasahTsanawiyah (Sekolah TingkatMenengah) adalah sekolah umum yangbercirikhas agama, secara umum usiarata-rata sekitar 12 s/d 16 tahun. Padausia ini perlu mendapat perhatianyang khusus agar dapat berkembangsesuai dengan perkembangannyasecara wajar. Pada masa ini remajaingin mencari jati diri dan memulaiuntuk menciptakan, mencapai danmenghasilkan, membandingkan,remaja berusaha memperolehketerampilan dan kompetensi olehkarena itu perhatian yang khusus baikdari orang tua ataupun guru di sekolahdan termasuk perhatian semua pihakdalam kaitannya dengan pergaulananak diluyar seklah dan diluar rumahkarena pengaruh pergaulan ini jugadapat mendominasi kerusakan moraldan akhlak anak.Metode penelitianyang digunakan adalah penelitiankualitatif dan juga menggunakanstudi kepustakaan (library research)dan kajian al-Quran yang berkaitandengan penggunaan tato. Penelitianini dengan menggunakan pendekatanobservasi dan wawancara yangdilakukan terhadap siswa MTS SwastaAl-Bukhary Rantauprapat, yangsekaligus sebagai lokasi penelitian.Madrasah tersebut beralamat diJalan Sempurna / Al-Bukhary No:21 Rantauprapat yang terletak di IbuKota Kabupaten Labuhabatu. Hasilwawancara dengan siswa MTS AlBukhary Ranbtauprapat diperolehgambaran bahwa anak MTs.tersebut menggunakan tato gambaradalah sebagai bentuk ekspresi diri,permainan, namun mereka tidakmengetahui bagaimana hukum bertatomenurut agama Islam.Bertato menurut ijmakulama hukumnya haram, namunbertato tidak menghalangi sampainyaair untuk membasuh tubuh sehinggawudhuk orang bertato adalah syah.Tato membuat endapan darahkental bercampur zat pwarna atautinta dan menurut ulama hukumnyaadalah najis, namun karena mudratyang besar bagi orang yang inginmembuangkan tatonya, maka solusiorang bertato adalah memperbanyakistighfar dan shalatnya syah
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH MATERI AZAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DI KELAS II MIS DARUL MUHSININ KECAMATAN SUNGAI KANAN Arsyad Ripai Siregar; Bukhari Is; Suryatik
Qalam lil Mubtadiin Vol. 1 No. 1 (2023): Vol I. Edisi I Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v1i1.36

Abstract

Darul Muhsinin, Penulis melihat masih ada sebagiansiswa yang memiliki kreativitas dan motivasi yangtergolong rendah dalam proses pembelajaran. Hal inidapat disebabkan oleh metode pembelajaran yangdigunakan kurang tepat misalnya tidak sesuai ataufactor lainnya, hal ini mendorong penulis untukmenelitinya lebih dalam.Hasil belajar yang penulis maksud adalah sebuahperubahan tingkah laku didalam diri seseorang,perubahan tersebut menyangkut aspek kepribadian.Dapat diambil kesimpulan bahwasannya hasil belajarmerupakan bagian yang tidak terpisahkan dari adanyainteraksi, proses, dan evaluasi belajar. Interaksi antarapeserta didik dan pendidik untuk melakukan prosespembelajaran dan mengevaluasi hasil belajar. Tidakterlepas dari metode dan model pembelajaran yangdigunakan.Adapun Metodologi penelitian yang dilakukandidalam penulisan skripsi ialah penelitian tindakan kelas(PTK). Metode ini untuk mengungkapkan apakahmodelpembelajaran demonstrasidapat meningkatkan hasilbelajar mata pelajaran Fikih pada materi Azan di MISDarul Muhsinin.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatanhasil belajar pada materi azan yang ditunjukkan denganmeningkatnya hasil belajar dari siklus kedua, dimanapeningkatan tersebut mencapai 66,1 (9,30%).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGATION GROUP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATAPELAJARAN FIKIH DI MIS SIGAMBAL, KABUPATEN LABUHANBATU Alfi Syahri; Suryatik; Ismi Yulizar
Qalam lil Mubtadiin Vol. 1 No. 1 (2023): Vol I. Edisi I Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v1i1.37

Abstract

Pengaruh pembelajaran dalan kajian ini termasukkualitas proses pengajaran secara profesionalitas dankeahlian yang dimiliki oleh tenaga pendidik yangmenyangkut tingkat kualifikasi Pendidikan yangdimiliki. Hal ini bermakna bahwa kemampuan dasartenaga pendidik baik di bidang kognitif (intelektual),bidang yang berhubungan dengan sikap (afektif) danbidang yang berhubungan langsung dengan perilaku(psikomotorik) dan salah satunya adalah pengaruhmodel pembelajaran. Model pembelajaran yang akandibahas dalam kajian ini adalah model pembelajaraninvestigation.Dalam kaitannya dengan hasil belajar terlihat belummemuaskan. Usaha untuk memperbaiki hasil belajartelah dilakukan dengan berbagai cara terutama yangmenyangkut masalah model pembelajaran, namun usahatersebut belum juga dapan mengatasi permasalahanyang dihadapi, oleh karena itu penulis menawarkansolusi dengan menggunakan model pembelajaraninvestigation. Penulis meyakini bahwa model ini dapatmembantu mengatasi permasalahan yang dihadapi.Model pembelajaran investigation group yang penulismaksud adalah model pembelajaran yang berbentukpola dalam proses perbuatan menjadikan orang ataumakhluk hidup melaksanakan kegiatan belajar yangterencana dan sistematis dan menekankan padapartisipasi dan aktivitas peserta didik untuk mencarimateri pelajaran secara mandiri melalui bahan-bahanyang tersedia seperti buku pelajaran, kondisimasyarakat, internet, sehingga dapat melatih pesertadidik untuk menumbuhkan kemampuan berfikirmandiri, serta aktif dalam proses pembelajaran mulaidari tahap awal pembelajaran sampai tahappembelajaran selesai.Langkah-langkah model pembelajaran InvestigasiGroup yang penulius lakukan mengikuti pendapat Joise& Weil. Adapun Langkah-langkahnya adalah sebagaiberikut (1) Langkah pokok yaitu sajian situasibermasalah oleh guru; (2) Langkah eksplorasi, dimanaguru membimbing melakukan bimbingan proseseksplorasi dan peserta didik menjelajahi permasalahan,melakukan eksplorasi sebagai respon terhadap situasiyang problematic, serta menemukan kuncipermasalahan; (3) Langkah perumusan tugas belajar.Guru memacu diskusi kelompok agar jangan fakum.Peserta didik merumuskan tugas-tugas belajar ataulearning taks dan mengorganisasikan untuk membangunsuatu proses penelitian, hal ini juga dilakukan denganmengatur tugas kelompok; (4) Langkah kegiatan belajar.Guru memantau kegiatan belajar setiap kelompok.Peserta didik melakukan kegiatan belajar individual dankelompok dan juga melakukan ceck and recack terhadaptugas yang telah diselesaikan kelompok; (5) Langkahanalisis kemajuan. Guru melakukan cek kemajuanbelajar peserta didik perkelompok. Peserta didikmenganalisis kemajuan dan proses yang dilakukandalam proses penelitian kelompok dan melakukan tindakProceeding Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary 2lanjut; (6) Melakukan proses pengulangan kegiatan atauRecycle ActivitiesPenelitian yang penulislakukan adalah penelitiankuantitatif. Selanjutnya hasil penelitian penulis adalahpengaruh model pembelajaran IG terhadap hasil belajarmempunyai hubungan yang erat hal ini sesuai hasilpenelitian menunjukkan bahwa (a) = 4,176, artinya jikafactor model pembelajharan nilainya 0, maka hasilbelajar siswa di MIS Perdamean Sigambal nilainya 4,176satuan. Koefisien regresi X (b) = 0,796 artinya jika factormodel pembelajaran meningkat sebesar satu satuanmaka peningkatan hasil belajar siswa di MIS PerdameanSigambal akan naik 0,796 satuan. SelanjutnyaBerdasarkan hasil uji t dan terlihat pada kolomcoefficients variable model pembelajaran (X) mempunyainilai t hitung 9,644 > t table 1,684 yang berarti Haditerima dan Ho ditolak. Dengan nilai signifikan lebihkecil dari nilai probabilitas 0,05 atau 0,000 < 0,05.Dengan demikian dapat dikatakan bahwa variable modelpembelajaran IG sebagai variable X berpenfaruhsignifikan terhadap hasil belajar siswa MIS PerdameanSigambal Kec. Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatupada α = 5%.
PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERHITUNG SISWA KELAS V MIS PERDAMEAN SIGAMBAL Fitri Nurhanila; Suryatik; Leli hasanah Lubis
Qalam lil Athfal Vol. 1 No. 1 (2023): Vol. I Edisi I Tahun 2023
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhari Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qla.v1i1.42

Abstract

Fitri Nurhanila, 2021, “Pengaruh PenggunaanStrategi Problem Based Learning TerhadapKeterampilan Berhitung Siswa Kelas V MIS PerdameanSigambal. Skripsi.Rantauprapat: Sekolah Tinggi IlmuTarbiyah Al-Bukhary (STITA) LabuhanbatuPenelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh strategi pembelajaran Problem Based Learningterhadap keterampilan berhitung siswa kelas V MISPerdamean Sigambal Tahun Ajaran 2020/2021Jenispenelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif (QuasiExperiment) dengan sampel penelitian ditentukandenganteknik total sampling. Kelas V A sebagai kelasKontrol diajarkan dengan model pembelajaranKonvensional dan kelas V Bsebagai kelas eksperimendiajarkan dengan menggunakanmodel pembelajaranProblem Based Learning.Instrumen penelitian menggunakan tes hasilketerampilan bentukessaytes. Teknik analisis datamenggunakan uji tberpasangan pada taraf signifikasiα=0,05. HasilUji Hipotesis data Posttest strategipembelajaran Problem Based Learning diperolehthitung>ttabel(2,658>1,701). Sehingga Ha diterima dan H0ditolak. Maka terdapat pengaruh keterampilanberhitung siswa dengan menggunakan strategi ProblemBasedLearning pada materi bangun ruang di kelas VMIS Perdam