Dwina Putri
STIT Al-Bukhary

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KORUPSI DAN PRILAKU KORUPTIF Dwina Putri
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 5 No. 2 (2021): Vol V. Edisi II
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.781 KB)

Abstract

Usaha-usaha pencegahan dari pemerintah telah dilakukan denganmaksimal, salah satunya dengan membentuk Komisi Pemberantaran KorupsiRepublik Indonesia yang disingkat dengan KPK, yang didirikan pada 29Desember 2003 berdasarkan kepada Undang-Undang Republik IndonesiaNomor 30 Tahun 2002. Dan juga adanya tindak pidana korupsi telah dijelaskandalam 13 buah pasal dalam UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001.Darisudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besarmemenuhiunsur-unsur seperti perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan,kesempatan, atau sarana, memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi,dan merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.Pentingnya Pendidikan anti korupsi sebagai suatu upaya pencegahan korupsi,misalnya denganmenggambarkanmenguatnya konsep korupsi dan anti korupsi dalamberbagai perspektif keilmuan, dilaksanakannya Pendidikan Anti Korupsi di sekolahsekolagh dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi serta pelatihan anti korupsi diinstansi-instansi pemerintah dan lain sebagainya. Juga menekankan peran generasimuda dalam memberantas korupsi, yaitu sebagai agen of change, yang dimuali darimemperkuat integritas diri sendiri.Bentuk-bentuk Perilaku Koruptif dalam Masyarakat yaitu Pelanggaran lalulintas, suap menyuap untuk mempermudah urusan dan lain sebagainya, peraturanyang dibuat-buat untuk menghalalkan segala cara, memberikan tps kepada aparanpelayanan public, kebiasaan terlambat dalam melaksanakan tugas dan lainnya.
BERTATO DAN PENGARUHNYA TERHADAP MENTAL SISWA DI MTs. SWASTA AL-BUKHARY RANTAUPRAPAT Suryatik; Dwina Putri; Syanty Ericka; Ismail Harahap; Syahri Romadhon
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5132.846 KB) | DOI: 10.58822/tbq.v6i2.85

Abstract

Abstract—AbstrakBertato memang sudah digemari manusia sejak jaman dahulu terutama padapara Wanita. Tato sudah dikenal sejak sebekum masehi. Tujuan menggunakan tatoadalah mengekspresikan diri untuk mempunyai daya Tarik tersendiri, namun jikadikaitkan dengan keyakinan beragama terutama agama Islam bahwa bertato adalahmerupakan cara berekspresi yang salah dan menyimpang dari kudrat Allah. Saat inibertato bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa namun sudah merebak kepadapara remaja bahkan anak-anak sudah mulai menyenangi tato walau hanya permainan dan bersifat tidak permanen (stikertempel).Tato adalah suatu gambaratau lukisan pada kulit tubuh dengancara menusuki kulit atau anggotatubuh dengan jarum halus sehinggaberdarah kemudian memasukkanzat warna atau tinta ke dalam bekastusukan itu, dan saat ini menusuknyadapat juga menggunakan mesinpembuat tato.Objek penelitian iniadalah siswa yang belajar di MadrasahTsanawiyah (Sekolah TingkatMenengah) adalah sekolah umum yangbercirikhas agama, secara umum usiarata-rata sekitar 12 s/d 16 tahun. Padausia ini perlu mendapat perhatianyang khusus agar dapat berkembangsesuai dengan perkembangannyasecara wajar. Pada masa ini remajaingin mencari jati diri dan memulaiuntuk menciptakan, mencapai danmenghasilkan, membandingkan,remaja berusaha memperolehketerampilan dan kompetensi olehkarena itu perhatian yang khusus baikdari orang tua ataupun guru di sekolahdan termasuk perhatian semua pihakdalam kaitannya dengan pergaulananak diluyar seklah dan diluar rumahkarena pengaruh pergaulan ini jugadapat mendominasi kerusakan moraldan akhlak anak.Metode penelitianyang digunakan adalah penelitiankualitatif dan juga menggunakanstudi kepustakaan (library research)dan kajian al-Quran yang berkaitandengan penggunaan tato. Penelitianini dengan menggunakan pendekatanobservasi dan wawancara yangdilakukan terhadap siswa MTS SwastaAl-Bukhary Rantauprapat, yangsekaligus sebagai lokasi penelitian.Madrasah tersebut beralamat diJalan Sempurna / Al-Bukhary No:21 Rantauprapat yang terletak di IbuKota Kabupaten Labuhabatu. Hasilwawancara dengan siswa MTS AlBukhary Ranbtauprapat diperolehgambaran bahwa anak MTs.tersebut menggunakan tato gambaradalah sebagai bentuk ekspresi diri,permainan, namun mereka tidakmengetahui bagaimana hukum bertatomenurut agama Islam.Bertato menurut ijmakulama hukumnya haram, namunbertato tidak menghalangi sampainyaair untuk membasuh tubuh sehinggawudhuk orang bertato adalah syah.Tato membuat endapan darahkental bercampur zat pwarna atautinta dan menurut ulama hukumnyaadalah najis, namun karena mudratyang besar bagi orang yang inginmembuangkan tatonya, maka solusiorang bertato adalah memperbanyakistighfar dan shalatnya syah