Andi Nuddin
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Parepare

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Best Practice Activities in Education of Clean and Healthy Life Behaviors in Children With Special Needs in Facing the Covid-19 Pandemic Muhammad Ikram; Andi Nuddin; Rahmat Zarkasyi
Indonesian Health Journal Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Health Journal
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.044 KB) | DOI: 10.58344/ihj.v1i2.18

Abstract

Covid-19 is a disease caused by the SARS-CoV virus with general symptoms of acute respiratory tract disorders, both mild and severeThis study aims to determine the level of knowledge and attitudes towards children with special needs in complying with health protocols in Education about clean and healthy living behaviour in preventing covid 19 at SLBN 1 Parepare. This study used a quasi-experimental one-group pretest-posttest design. The sample consisted of several students at SLBN 1 Parepare. The sample was divided into two groups, namely the experimental group, as many as 37 and the control group, as many as 36. Sampling was used using the total sampling method for the population. Data analysis using the Mann test. The results showed that knowledge scores increased by after being given Education on clean and healthy living behaviours 2.19, while attitudes increased after being given Education on clean and healthy behaviours by 4.39. This study concludes that there is an effect of best practice activities on clean and healthy living behaviour with browser media on increasing knowledge (p = 0.000) and attitudes (p = 0.000) of children with special needs, for the school there should be special lessons every month regarding Education about clean and healthy living behaviour in complying with the covid 19 prevention health protocol
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES MELITUS DI KABUPATEN BARRU Nursyelah Nursyelah; Haniarti Haniarti; Fitriani Umar; Andi Nuddin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i3.62723

Abstract

Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting untuk diteliti karena jumlah kasusnya terus meningkat dan dapat menimbulkan dampak fisik, psikologis, serta sosial yang berpengaruh terhadap kualitas hidup penderitanya. Menurut data terbaru (2025) dari International Diabetes Federation (IDF) yang sering dikutip bersama World Health Organization (WHO), 1 dari 9 orang dewasa (usia 20-79 tahun) di seluruh dunia menderita diabetes, yaitu sekitar 537 juta orang, dan lebih dari 40% dari mereka tidak mengetahui bahwa mereka mengidap penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus di Puskesmas Mangkoso, Kabupaten Barru.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Mangkoso sebanyak 393 orang, dengan sampel sebanyak 96 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan Fisher Exact Test dan uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas hidup baik (61,5%), dukungan sosial tinggi (62,5%), dan berada pada kategori risiko tinggi kesejahteraan psikologis (52,1%). terdapat hubungan  antara dukungan sosial (p = 0,001) kesejahteraan psikologis (p = 0,002) dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus .Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi, konseling psikologis, dukungan keluarga, serta pemantauan kesehatan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes melitus dan Kelurga diharapkan mendukung penderita diabetes melitus untuk mengontrol gula darah dan menjaga kualitas hidupnya dengan melakukan pemantaun pengobatan ,mendampingi pada saat melakukan pengobatan , dukungan pola makan yang sehat dan menerapkan gaya hidup aktif.