Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konstribusi Persepsi Siswa Keluarga Harmonis dan Guru Sebagai Konselor Terhadap Perkembangan Moral Gundari Ginting; Yane Henderina Keluanan; Veny Yuliati Ly Natto; Isa Martina Kemit
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14482

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui besarnya konstribusi persepsi keluarga yang harmonis dan Guru sebagai konselor terhadap perkembangan moral siswa di kelas VII SMP Negeri 1 Pancur Batu. Peneliti menetapkan sampel penelitian sebanyak 30 orang. Angket digunakan sebagai Instrumen penelitian untuk menjaring data penelitian pada variabel Keluarga Harmonis (X1), Guru sebagai Konselor (X2) dan Perkembangan Moral Siswa (Y). Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan rumus statistik parametrik karena hasil perhitungan memenuhi hasil normalitas, kelinearan dan keberartian. Hasil penelitian menyimpulkan terdapat konstribusi Keluarga Harmonis terhadap Perkembangan Moral siswa pada jenjang nihil ry1= 0,551. Terdapat Konstribusi Guru sebagai Konselor terhadap Perkembangan Moral siswa pada jenjang nihil ry2=0,539 dan terdapat konstribusi secara bersama-sama anatara Keluarga Harmonis dan Guru sebagai Konselor terhadap Perkembangan Moral Siswa dengan koefisien ganda R2= 0,426. Jika anggota keluarga merasa bahagia yang ditandai oleh berkurangnya ketegangan, kekecewaan dan menerima seluruh keadaan dan keberadaan dirinya yang meliputi aspek fisik, mental dan sosial, maka dari itu sangat mempengaruhi perkembangan moral seorang siswa. Keluarga yang harmonis adalah keluarga yang rukun berbahagia, tertib, disiplin, saling menghormati dan memiliki etos kerja yang baik. Dari keluarga harmonis memberi pengaruh pada perkembangan Moral Siswa.
Model Pembelajaran Orang Dewasa di Era Masyarakat 5.0 Marthen Mau; Saenom Saenom; Ina Martha; Gundari Ginting; Samuel Sirait
Skenoo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tabernakel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.768 KB) | DOI: 10.55649/skenoo.v2i2.38

Abstract

Model pembelajaran merupakan suatu studi pendekatan yang dipilih bagi pembelajaran orang dewasa, baik lewat pendidikan formal maupun informal. Alasan orang dewasa mengikuti pembelajaran karena orang dewasa memiliki animo yang tinggi untuk mengetahui sesuatu pengetahuan yang belum diketahui, meningkatkan kompetensi, kualifikasi, dan menerima motivasi eksternal untuk memperbaiki dirinya agar ke depan semakin melakukan perubahan peningkatan kinerjasitas. Tujuan orang dewasa mengikuti proses pembelajaran ialah untuk meningkatkan perilaku, pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman; serta mengembangkan pengalaman hidup menuju ke arah kehidupan yang semakin baik. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan menjadi pilihan dalam penulisan artikel ini. Hasil penelitian ialah orang dewasa harus terus-menerus belajar dengan menggunakan berbagai model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kompetensi, kualifikasi, dan mendapatkan pengalaman hidup dari pendidik dan sumber-sumber belajar supaya bersaing secara sehat di era masyarakat 5.0.