Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Budaya Organisasi dan Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Rika Mardiati; Sri Listyarni; Budi Santoso
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4243

Abstract

Kinerja guru merupakan sesuatu yang penting, karena baik buruknya proses pendidikan ditentukan oleh kinerja guru tersebut. Penelitian ini bermaksud guna menganalis pengaruh Budaya organisasi, Kemampuan manajerial Kepala sekolah terhadap Kinerja Guru. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Analisis Data menggunakan SEM PLS, instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala likert 1-5, responden diperoleh 133 responden menggunakan Teknik purposive sampling ramdon. yang tersebar di 26 SD Negeri di Kecamatan Kedungwaringin. Hasilnya penelitian menunjukan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan pada kinerja guru, Kemampuan manajerial kepala sekolah berpengaruh positif signifikan pada kinerja guru dan kemampuan manajerial kepala sekolah berpengaruh positif signifikan pada budaya organisasi. Bersadasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi dan kemampuan manajerial kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru di sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini adalah profesionalitas kepala sekolah dapat dilihat dari kemampuan manajerial dalam mengelola sekolah, sehingga perlu kepala sekolah mengikuti pelatihan dan workshop yang menunjang kepemimpinan kepala sekolah.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Rika Mardiati; Sri Listyarni; Budi Santoso
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4243

Abstract

Kinerja guru merupakan sesuatu yang penting, karena baik buruknya proses pendidikan ditentukan oleh kinerja guru tersebut. Penelitian ini bermaksud guna menganalis pengaruh Budaya organisasi, Kemampuan manajerial Kepala sekolah terhadap Kinerja Guru. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Analisis Data menggunakan SEM PLS, instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala likert 1-5, responden diperoleh 133 responden menggunakan Teknik purposive sampling ramdon. yang tersebar di 26 SD Negeri di Kecamatan Kedungwaringin. Hasilnya penelitian menunjukan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan pada kinerja guru, Kemampuan manajerial kepala sekolah berpengaruh positif signifikan pada kinerja guru dan kemampuan manajerial kepala sekolah berpengaruh positif signifikan pada budaya organisasi. Bersadasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi dan kemampuan manajerial kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru di sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini adalah profesionalitas kepala sekolah dapat dilihat dari kemampuan manajerial dalam mengelola sekolah, sehingga perlu kepala sekolah mengikuti pelatihan dan workshop yang menunjang kepemimpinan kepala sekolah.
Incumbent Performance Dissatisfaction Influences Blank-Box Voting in the 2024 Gresik Election Shine Kurdiati Miare; Fatkah Ainurrofiah; Budi Santoso; Mochamad Arif Affandi
Journal of Religion, Local Politics, and Law Vol. 2 No. 3 (2026): Institutional and Social Transformation in Contemporary Society
Publisher : PT Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/jrlpl.v2n3.p291-310

Abstract

The high proportion of blank votes in the 2024 regional election in Gresik Regency reflects an important phenomenon in local democratic participation, particularly in uncontested elections. Despite the increasing occurrence of blank voting in Indonesia, empirical evidence explaining how public dissatisfaction with incumbent performance influences this behavior remains limited. This study aims to examine the effect of public dissatisfaction with incumbent performance on the propensity to vote for the blank box. A quantitative research design was employed using data from 150 respondents selected through quota sampling from five sub districts Sidayu, Bungah, Manyar, Ujungpangkah, and Kebomas which recorded the highest proportion of blank votes in the election. Data were collected through structured Likert-scale questionnaires and analyzed using multinomial logistic regression. The findings indicate that the model demonstrates a good fit, with a significant Omnibus Test (p < 0.001) and Pearson and Deviance statistics exceeding 0.05. Public dissatisfaction has a statistically significant effect on the likelihood of voting for the blank box (Exp(B) = 1.687, p < 0.001). These findings extend rational choice theory by demonstrating that, in uncontested local elections, blank voting represents a rational mechanism of electoral accountability rather than merely political apathy. This study provides empirical evidence that public evaluations of incumbent performance constitute a significant determinant of blank-box voting in single-candidate local elections, thereby enriching the understanding of electoral behavior in uncontested democratic contests. The study contributes to the literature on electoral behavior by highlighting public performance evaluation as an important determinant of blank voting in local elections.