Lellyawaty
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Persada Banjarmasin

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Education Prevent Stunting Through Snakes and Ladders Game Lellyawaty; Mariani Mariani; Chairun Nisa
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mandala pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.487 KB) | DOI: 10.35311/jmpm.v3i2.81

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi khususnya di Indonesia. Kondisi gagal tumbuh pada hari pertama kehidupan akibat dari kekurangan gizi kronis akan berdampak pendek dan panjang pada anak yang merupakan sumber daya manusia dimasa mendatang. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi stunting kepada remaja melalui perannya dengan metode permainan ular tangga. Kegiatan dilakukan pada tanggal 16 Agustus 2022 di Aula Abdi Persada dengan memberikan edukasi melalui permainan ular tangga. Hasil pengabdian menunjukkan seluruh peserta antusias mengikuti kegiatan sampai selesai dan terdapat peningkatan pengetahuan tentang stunting melalui perannya sebagai remaja dapat dilihat dari peningkatan skor rata-rata sebesar 9,04 sebelum dan sesudah permainan.
Deteksi Faktor Risiko Oleh Ibu Hamil Menggunakan “Gelas Faktor” Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) Lellyawaty; Rizky Vaira; Chairun Nisa
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v4i1.210

Abstract

Penyebab kematian ibu dapat dicegah dengan pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC) yang memadai dengan menggunakan alat skrining sederhana yaitu menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). Ibu hamil masih belum memahami faktor risiko kehamilan yang apabila tidak segera ditangani dapat mengancam keselamatan bahkan kematian ibu dan bayi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang faktor resiko kehamilan, mengenali tanda bahaya dan menghitung skor faktor resiko kehamilan untuk dirinya sendiri. Kegiatan ini dilakukan tanggal 13 s.d 16 Februari 2023 bertempat di Aula Abdi Persada dengan memberikan edukasi melalui media gelas minum (mug) yang bertuliskan skor faktor risiko sesuai dengan KSPR. Hasil pengabdian menunjukkan pemberian edukasi faktor risiko kehamilan pada ibu hamil sangat efektif menggunakan “Gelas Faktor”.
Asuhan Persalinan Normal Kala I–IV pada Grandemultipara dengan Pemberian Edukasi menggunakan Kalender Kesehatan di PMB Leni Triyana, S.Keb., Bdn Kota Banjarmasin Ratnawati; Syahrida Wahyu Utami; Lellyawaty
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): September - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v3i2.3543

Abstract

Latar Belakang: World Health Organization (WHO) melaporkan pada tahun 2024 terdapat 287.000 kematian ibu di seluruh dunia, setara dengan 800 kematian per hari atau satu kematian setiap dua menit. Angka ini masih sangat tinggi, terutama akibat perdarahan postpartum, hipertensi dalam kehamilan, dan komplikasi obstetri lainnya. Salah satu kelompok risiko tinggi adalah grandemultipara (paritas ≥5), yang rentan mengalami inersia uteri, atonia uteri, serta perdarahan postpartum akibat perubahan fisiologi uterus setelah persalinan berulang. Upaya promotif dan preventif diperlukan untuk menekan angka kematian ibu, salah satunya melalui edukasi dengan media sederhana seperti kalender kesehatan. Tujuan: Mendeskripsikan asuhan persalinan normal kala I–IV pada ibu grandemultipara dengan pemberian edukasi menggunakan kalender kesehatan. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif dengan pendekatan SOAP. Subjek adalah Ny. E, 29 tahun, G6P5A0, hamil 39 minggu, yang menjalani persalinan di TPMB Leni Triyana, S.Keb., Bdn Kota Banjarmasin pada 19 Juni 2025. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, observasi proses persalinan, serta dokumentasi partograf. Hasil: Persalinan berlangsung normal pada kala I–IV tanpa komplikasi. Edukasi dengan kalender kesehatan diberikan selama proses asuhan dan terbukti meningkatkan pemahaman ibu mengenai tanda bahaya kehamilan, risiko perdarahan postpartum, serta pentingnya perawatan pascapersalinan. Kesimpulan: Asuhan persalinan normal kala I–IV pada ibu grandemultipara dapat berjalan sesuai standar pelayanan kebidanan. Media kalender kesehatan efektif digunakan sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran ibu terhadap risiko persalinan berulang serta pencegahan komplikasi.