Pemerintah telah menyiapkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk membantu masyarakat miskin dan membutuhkan. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) harus disalurkan secara tepat, teratur, dan transparan untuk memastikan bahwa penerima bantuan memang benar-benar mereka yang membutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang dapat mengubah data menjadi informasi dan mengidentifikasi calon penerima bantuan sembako nontunai maupun yang tidak berhak (BPNT). Sistem prediksi yang akan dibuat pada proyek ini menggunakan RapidMiner 7.1 untuk pengujian dan Algoritma C4.5, metode klasifikasi dari data mining. Hasil Implementasi Data Mining dengan metode Algoritma C4.5 untuk memprediksi kelayakan penerima dan hasil penerima bantuan pangan nontunai (BPNT) diperoleh nilai akurasi prediksi sebesar 99%, yang kemudian divalidasi oleh aplikasi RapidMiner 7.1 dengan akurasi hasil 98,50%.