Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploration of Students' Conceptual Understanding and Ethnophysics: A Case Study of Tifa In The Tanimbar Islands, Indonesia John Rafafy Batlolona; Marleny Leasa; Pamella Mercy Papilaya; Jamaludin Jamaludin; Jony Taihuttu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 8 No 6 (2022): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v8i6.2154

Abstract

Contemporary culture has disturbed the local community's culture, which has been maintained since the time of the ancestors. The Tanimbar culture has been preserved and maintained. Tifa Tanimbar is a small musical instrument used for arts and cultural performances of the community. It is one of the heritage and wealth of an area different from other regions. This study shows something different, namely Tifa, in learning physics. This study aimed to analyze the conceptual physics of students based on ethnoscience on the Tifa concept in the Tanimbar Islands. The research was conducted in 10 elementary schools in the Tanimbar Islands Regency with 300 students with 175 male students and 125 female students. The questions given to test students' conceptual tests were physics diagnostic tests, totaling 6 questions. The study results informed that the average conceptual physics of students related to Tifa was 55.42. It indicates that the conceptual physics of elementary school students is still very weak with a good category. Therefore, there is a solution to develop ethnophysics-based teaching materials with orientation to local potentials affiliated with science in improving students' conceptual physics. This research implies that teachers can develop teaching materials that foster students' cognition with surrounding phenomena based on local culture
Implementasi Teknologi Pengering Pati Sagu Berbasis Mikrokontroler untuk Peningkatan Produksi Pangan Lokal di Desa Ihamahu Fredrik Manuhutu; Stevi Silahooy; Jony Taihuttu; Reico Harold Siahainenia; Frandy Akyuwen
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7714

Abstract

Pengelolaan pati sagu yang dilakukan oleh IKM Noraito desa Ihamahu Maluku Tengah masih dilakukan secara tradisional yaitu pati sagu di jemur di ruang terbuka dan menggunakan solar drayer. Kelemahan pada kedua proses ini beresiko menghasilkan pati sagu mudah terkontaminasi debu, asap bakaran kendaran dan apabila pati sagu tidak mendapatkan panas yang cukup melalui solar drayer menjadikan pati sagu berwarna kemerahan. Tujuan PkM ini adalah mengimplementasikan teknologi alat pengering pati sagu sebagai dalam meningkatkan produksi pati sagu. Kelompok usaha yang menjadi mitra kami ini adalah IKM Noraito. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dengan proses pembuatan alat pengering pati sagu yaitu mengintegrasikan sistem mekanik dengan sistem elektronika, kemudian alat tersebut diimplementasikan ke mitra dan diakhiri dengan proses evaluasi. Proses implementasi alat yang dilakukan adalah sosialisasi hingga cara perawatan alat. Proses evaluasi yang dilakukan adalah pengisian kuesioner oleh mitra. Hasil pengujian alat menunjukkan alat mampu mempertahankan suhu secara stabil dan mengurangi kadar air pada pati sagu. Selain itu hasil pengisian kuesioner yang menggambarkan tingkat kepuasan penggunaan alat, tingkat kemanfaatan alat dan tingkat dampak sosial ekonomi yang dialami oleh mitra mengalami pengingkatan dibandingkan dengan pengeringan solar drayer maupun tradisional (dijemur) dengan peningkatan 33,75 %, 28,13 % dan 3,2 %