p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal El 'Aailah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perspektif Fiqh Munakahat terhadap Keharmonisan Suami-Isteri yang berbeda Latar Belakang Organisasi Keislaman Yayat Hidayat; Hendra Karunia Agustine; Lia Amelia
El 'Ailaah Vol 1 No 2 (2022): El 'Aailah: Jurnal Kajian Hukum Keluarga
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.425 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana realitas kehidupan rumah tangga pada pasangan beda organisasi dan bagaimana perspektif fiqih munakahat terhadap pernikahan beda organisasi. Dengan objek penelitiannya adalah pasangan yang melakukan pernikahan beda organisasi keagamaan yaitu Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang disebut sebagai metode naturalistik, pernelitian ini bersifat deskriptif analitik. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu dengan wawancara. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pernikahan beda organisasi keagamaan dalam realitas kehidupannya memiliki pengaruh yang berbeda-beda. Namun ada beberapa upaya yang dilakukan untuk menjaga keharmonisan rumah tangganya. Menurut fiqih munakahat pernikahan beda organisasi yang dilakukan beberapa masyarakat Kuningan tetap sah dan diperbolehkan karena perbedaan organisasi keagamaan bukan menjadi pembatal pernikahan, selain itu dalam segi kafa’ah kesamaan organisasi keagamaan tidaklah menjadi kriteria dalam memilih pasangan.
Tinjauan Fikih Munakahat Madzab Imam Syafi’i terhadap Istri yang Tidak Patuh kepada Suami Dikarenakan Tidak Memberi Nafkah Yayat Hidayat; Ahmad Mubasir
El 'Ailaah Vol 2 No 1 (2023): El 'Aailah: Jurnal Kajian Hukum Keluarga
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59270/aailah.v2i1.144

Abstract

In Islam, giving maintenance is the husband's obligation, while being obedient and obedient is the wife's obligation. If the husband does not carry out his obligations, problems will arise such as a wife who is disobedient to her husband. This study aims to find out : How husbands should support their wives according to the Syafi'i Madzab, How should the wife's obedience to her husband according to the Syafi'i Madzab, How is the review of Islamic law towards a wife who is disobedient to her husband because not supported according to the Shafi'i Madzab. This study used a qualitative research method with a type of library research (Library Research). The data collection technique used is a documentation study. Based on the data that has been studied in the book of the Syafi'i Madzab, it is concluded that it is obligatory for the husband to give a living to his wife in the form of material and non-material (inner) income. The level of maintenance is two mud for rich husbands, one mud for poor husbands, and one and a half mud for middle husbands every day. Then provide shelter, clothing and servants to the wife if they are usually served. In addition, it is obligatory for the husband to have intercourse with his wife with ma'ruf. The wife is obliged to carry out all the husband's orders as long as they do not contain disobedience, because the obedience and obedience of a wife to her husband is obligatory. If a husband does not carry out his obligations in providing a living to his wife, then the wife is given two choices, namely to be patient and remain with her husband under these circumstances, or to enter into a marriage. And disobeying your husband because you don't get a living is permissible.