Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Multikultural Jurusan IPS SMA A.Wahid Hasyim melalui Wisata Edukasi ke Candi Penataran Kab. Blitar M. Ubaidillah Ridwanulloh; Nanda Shollu Anni’matul Armidha; Abdul Mujib; Agus Miftakus Surur
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 20 No. 1 (2022): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v20i1.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi pendidikan multicultural melalui observasi saat kegiatan wisata edukasi ke tempat bersejarah. Pelaksanaan pendidikan multicultural melalui wisata edukasi tidak harus mengubah kurikulum. Hanya saja diperlukan pedoman dan penyesuaian bagi guru untuk menerapkannya. Implementasi nilai multikultural melalui wisata edukasi pada hakikatnya strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan konsep wisata dan kecenderungan manusia secara umum, seperti: eksploring, bermain, dan tergalinya perasaan senang. Wisata edukasi merupakan suatu program yang menggabungkan unsur kegiatan wisata dengan muatan pendidikan di dalamnya. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Tujuannya untuk menjelaskan dan mengungkap makna dari suatu fenomena yang diamati. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dan objek penelitian ialah coordinator kegiatan wisata edukasi, guru mata pelajaran sejarah, guru pendamping wisata edukasi serta siswa SMA A. Wahid Hasyim jurusan IPS sebanyak 6 kelas. Hasil penelitian adalah konsep implementasi pendidikan multicultural tidak hanya perlu diajarkan pada saat jam sekolah berlangsung akan tetapi bisa ditambah dengan kegiatan wisata edukasi. Dengan kegiatan wisata edukasi, siswa bisa langusng bertanya, mengamati dan akan lebih mudah menghayati dan menghormati peninggalan sejarah dari Candi Penataran. Oleh sebab itu dengan sendirinya akan tertancap karakter multikulturalisme pada dirinya.
Implementasi Pendidikan Multikultural Jurusan IPS SMA A.Wahid Hasyim melalui Wisata Edukasi ke Candi Penataran Kab. Blitar M. Ubaidillah Ridwanulloh; Nanda Shollu Anni’matul Armidha; Abdul Mujib; Agus Miftakus Surur
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 20 No. 1 (2022): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v20i1.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi pendidikan multicultural melalui observasi saat kegiatan wisata edukasi ke tempat bersejarah. Pelaksanaan pendidikan multicultural melalui wisata edukasi tidak harus mengubah kurikulum. Hanya saja diperlukan pedoman dan penyesuaian bagi guru untuk menerapkannya. Implementasi nilai multikultural melalui wisata edukasi pada hakikatnya strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan konsep wisata dan kecenderungan manusia secara umum, seperti: eksploring, bermain, dan tergalinya perasaan senang. Wisata edukasi merupakan suatu program yang menggabungkan unsur kegiatan wisata dengan muatan pendidikan di dalamnya. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Tujuannya untuk menjelaskan dan mengungkap makna dari suatu fenomena yang diamati. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dan objek penelitian ialah coordinator kegiatan wisata edukasi, guru mata pelajaran sejarah, guru pendamping wisata edukasi serta siswa SMA A. Wahid Hasyim jurusan IPS sebanyak 6 kelas. Hasil penelitian adalah konsep implementasi pendidikan multicultural tidak hanya perlu diajarkan pada saat jam sekolah berlangsung akan tetapi bisa ditambah dengan kegiatan wisata edukasi. Dengan kegiatan wisata edukasi, siswa bisa langusng bertanya, mengamati dan akan lebih mudah menghayati dan menghormati peninggalan sejarah dari Candi Penataran. Oleh sebab itu dengan sendirinya akan tertancap karakter multikulturalisme pada dirinya.
ANALISIS POTENSIAL DROP OUT MAHASISWA DENGAN K-MEANS++ CLUSTERING DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS IAIN KEDIRI Ummiy Fauziyah Laili; Choiru Umatin; M. Ubaidillah Ridwanulloh
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i2.14077

Abstract

Abstrak: Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisi potensi dropout mahasiswa  dengan menggunakan metode analisis clustering data mining dengan algoritma Kmeans++, dengan pengukuran tingkat keakuratan clustering menggunakan silhouette coefficient dan purity. Penelitian ini didekati dengan metode penelitian kuantitatif dengan metode analisis data Teknik clustering dengan Langkah-langkah pada algoritma K-Means++. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data akademis mahasiswa IAIN Kediri tahun akademik 2016/2017 – 2019/2020, atribut yang digunakan sebagai data adalah yaitu nilai Index Prestasi komulatif Mahasiswa (IPK), total satuan kredit semester (SKS), dan Semester yang sudah ditempuh mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan hasil 3 percobaan yakni membentuk 3,4 dan 5 cluster diperoleh hasil bahwa Fakultas yang memiliki potensi Drop Out tertinggi adalah Fakultas Tarbiyah, kedua Fakultas Ushuludin dan Filsafat, ketiga Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan terakhir Fakultas Syari’ah. Permasalahan Drop Out di IAIN Kediri terus dijadikan evaluasi karena memberikan dampak yang besar bagi pihak mahasiswa, keluarga dan juga institusi. Hal ini disebabkan minat belajar yang rendah, kurang adaptasi secara akademik dan social dan mhasiswa merasakan kesulitas memahami bidang ilmu baru disemester awal.Abstract: The purpose of this study is to classify and explain students who have the potential to drop out using the K-Means ++ algorithm and find out the evaluation of grouping students who have the potential to drop out using the silhouette coefficient and purity methods. The research method used is a quantitative approach. The technique used is the clustering technique with steps on the K-Means++ algorithm. Samples of data taken from the 2016/2017 – 2019/2020 class, namely the value of Student Achievement Index (GPA), total semester credit units (SKS), and Semester took. The results showed that the results of 3 trials, namely forming 3,4 and 5 clusters, showed that the faculties with the highest dropout potential were the Tarbiyah Faculty, the two Ushuludin and Philosophy Faculties, the three Islamic Economics and Business Faculties, and lastly the Syari'ah Faculty. The Drop Out problem at IAIN Kediri continues to be used as an evaluation because it has a big impact on students, families, and also institutions. This is due to low interest in learning, lack of adaptation academically and socially and students finding it difficult to understand new fields of knowledge in the early semester.