Nana Hendracipta
PGSD FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PROSES PENDAMPINGAN BELAJAR PESERTA DIDIK BERBASIS AKM (ASSESMEN KOMPETENSI MINIMUM) SDIT ELFATIH Nur Aminah Sulkimah; A. Syahchruroji; Nana Hendracipta
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v7i2.6639

Abstract

This study aims to determine the process of learning assistance for students based on minimum competency assessment (AKM). The purpose of this study was to determine teacher performance. Supporting factors and inhibiting factors and readiness of students in facing AKM. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. The data collection process was carried out using interview, observation, and documentation techniques. The results of this study indicate that the teacher's performance in providing assistance and guidance to students is carried out with careful preparation, scheduled every week, using a variety of learning media, as well as completeness of teaching materials and modules as an effort to make AKM successful. The supporting factors at SDIT Elfatih use infrastructure such as computers and labs. Teacher awareness in helping the success of AKM that is ready to respond. The inhibiting factor for AKM is signal constraints. The readiness of students to take part in AKM, students have numeracy literacy skills in using symbols and numbers. Students also have reading literacy skills by being able to determine the main idea. From the results of research that has been carried out AKM assistance is quite good. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja guru, faktor penunjang dan faktor penghambat dan output kesiapan peserta didik dalam menghadapi AKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja guru dalam memberikan pendampingan dan bimbingan pada peserta didik dilakukan dengan persiapan yang matang, dengan adanya modul serta bahan ajar yang diperiapkan sebelumnya, penggunaan metode yang menyesuaikan materi literasi membaca dan numerasi, media pembelajaran yang menunjang kegiatan pendamping belajar berbasis teknologi, serta adanya jadwal pendampingan belajar yang rutin. Adapun faktor pendukung di SDIT Elfatih menggunakan sarana prasana seperti komputer dan Lab. Kesadaran guru dalam membantu menyukseskan AKM yang siap tanggap. Adapun, faktor penghambat AKM tidak meratanya kemampuan guru dalam menyampaikan materi khususnya dalam bidang literasi membaca dan literasi numerasi mengingat bahwa keterampilan literasi membaca dan numerasi seharusnya mulai diberikan pada peserta didik sejak dini, bukan hanya di tekankan pada kelas V saja. Selain dari pada itu, kepala sekolah seharusnya memberikan apresiasi olebih kepada guru Kesiapan peserta didik dalam mengikuti AKM, dilihat dari peserta didik memiliki kecakapan literasi numerasi dalam menggunakan symbol- symbol dan angka. Peserta didik juga memiliki kecakapan literasi membaca dengan dapat menentukan ide pokok. Serta dalam aspek penguasaan penggunaan teknologi komputer.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA ANAK SEKOLAH DASAR KARENA ADANYA ERA DIGITALISASI Rifa'a Noveyanti; Siti Rokmanah; Nana Hendracipta
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.1968

Abstract

One of the eras or times in this life that has experienced a lot of progress and has given rise to digital forms is the digital era. Humans will not be able to slow down the rapid progress of the digital era. Thus, when conducting research in a natural setting with the intention of understanding the events that occur, various pre-existing approaches are applied. The developmental process, often known as maturation in English, is qualitative, systematic, and something that everyone must go through, receptive and expressive elements both play a role in language development, which is a stage of childhood development, the active language ability is speaking. Speaking is considered active because the speaker chooses the words and media to be used. The purpose of this study is to increase knowledge in the era of digitalization. According to the nurturing approach and environmental color, children have the capacity to develop a unique personality. Being able to provide the best for the child is important for parents.
HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN GURU DALAM MEMBERIKAN PENGUATAN DENGAN PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Fasya Afria Khulpi; Siti Rokmanah; Nana Hendracipta
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.1974

Abstract

Dalam dunia pendidikan, motivasi belajar merupakan salah satu kunci yang dapat membuka pintu pengetahuan, prestasi akademik, dan pengembangan pribadi siswa. Ketika siswa merasa termotivasi maka akan meningkatkan rasa keinginan nya dalam mencapai sesuatu. Di sekolah dasar, menciptakan lingkungan yang mendukung dan mendorong motivasi belajar menjadi hal penting. Motivasi dapat muncul salah satunya melalui pemberian semangat melalui kata-kata yang membangun dan mendorong bagi siswa. Keterampilan memberikan penguatan merupakan keterampilan yang harus dimiliki guru. Untuk membangkitkan dan memelihara motivasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas dalam memberikan penguatan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk studi pustaka yang merupakan jenis dari penilitian kualitatif, dimana metode studi pustaka menggunakan pengumpulan data melalui sumber-sumber literatur dan mengkontruksikan berbagai sumber seperti buku, jurnal, artikel, dan hasil riset yang telah dilakukan.
FAKTOR HEREDITAS DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK SEKOLAH DASAR Irka Saliha; Siti Rokmanah; Nana Hendracipta
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2029

Abstract

behavior that arises from students. The research in this article is in the form of books and various sites on the internet related to heredity factors. Data collection in this research article is document study. Based on the results of the study, heredity factors in individuals are seen to be very influential in physical development (the human body), such as the color of the eyes, skin, hair type, and others. The heredity factor is one of the factors in the process of forming the characteristics of each individual. This factor is an innate or hereditary factor from parents to a child, both physically and psychologically from the time of conception. This research aims to examine more deeply the heredity factor in forming character, especially in students or students as objects in learning. But for children who experience unfavorable heredity factors, teachers can provide strategies for these children to improve. Therefore, in elementary school (SD) it is very possible for various kinds of child development like this.