Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Senam Hipertensi Untuk Pengendalian Tekanan Darah Bagi Penderita Hipertensi Di Prolanis Desa Karangasem Dwi Rosella Komalasari; Konara Budi Sudrajat; Tessya Hadika Novitasari; Yngvie Salma Kirani; Aulia Safa’ Nabila; Wahyu Tri Sudaryanto
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): September: Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jurai.v1i3.377

Abstract

This significant increase in maximum temporal arterial blood pressure is referred to as hypertension. An average systolic blood pressure greater than 140 mmHg, or a systolic blood pressure greater than 90 mmHg, is referred to as hypertension. can also be further understood as an anomaly in capillary circulation pressure. Based on the type of high blood pressure, its causes can be divided into two categories: primary hypertension and secondary hypertension. The purpose of this study was to determine the impact of gymnastics (prolanis gymnastics) on heart health fluctuations in gymnastics participants in the Karangasem elderly gymnastics environment. The methodology used in this study was quasi-experimental analytic. The current study used original data collected from a sample of 17 people. April to June 2023 is the completion time of this study. Based on the mathematical analysis shown in Table 2, there was a considerable difference between systemic blood pressure and heart rate (p < 0.05), indicating that prolanis exercise had an impact on systolic blood pressure. However, there was actually no significant change (p>0.05) in systolic blood pressure. Based on analytical analysis, there were significant changes in systolic blood pressure and pulse rate (p < 0.05), indicating that prolanis exercise had an impact on systemic blood pressure. However, there was actually no significant change in blood pressure (p>0.05) in diastolic blood pressure. The Prolanis programme had an impact on systolic blood pressure, but no changes were seen in respondents in Karangasem Village in diastolic blood pressure measurements
Program Preventif Kelainan Postur pada Siswa dan Siswi di MIM Digdaya Bolon Arif Pristianto; Khairi Rizqi Fadhlika; Eri Fersiana Safitri; Pramudita Setya Widya Utami; Yngvie Salma Kirani; Sabina Nadhirah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.521

Abstract

Salah satu gangguan pada tulang belakang adalah gangguan postur tubuh seperti scoliosis, kifosis maupun lordosis. Gangguan tulang belakang pada anak-anak khususnya pada siswa siswi di MIM Digdaya Bolon disebabkan karena duduk yang terlalu lama, posisi belajar yang buruk, penggunaan tas punggung yang baik, faktor fasilitas belajar yang kurang memadai (meja belajar dan kursi), kurangnya aktifitas fisik dan olahraga, serta faktor genetic. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mengedukasi mengenai bentuk kelainan postur, cara melakukan core stability exercise di rumah, postur duduk yang baik, dan cara menggunakan tas yang tepat. Metode pelaksanaan kegiatan dengan bentuk edukasi wayang, naskah dialog dan disampaikan dalam bentuk power point mengenai postur serta bentuk latihan core untuk pencegahan kelainan postur. Untuk mengetahui tingkat pemahaman dan pengetahuan anak terkait materi yang diberikan, sebelum penyampain materi dilakukan pre test dan post test dengan jumlah 5 soal pilihan ganda. Hasil didapatkan bahwa rata rata pengetahuan siswa sebelum mendapatkan penyuluhan materi (Pre test) adalah 61,14 dan sesudah mendapatkan penyuluhan materi (Post Test) adalah 72,57. Peningkatan hasil post test ini dipengaruhi oleh ketertarikan dan keantusiasan anak terhadap materi yang disampaikan dengan menggunakan karakter wayang postur.