Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MODEL AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) DENGAN MEDIA MANIPULATIF DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SDN 4 TAMANWINANGUN TAHUN AJARAN 2015/2016 sundari, devi
KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 4, No 2.1 (2016): KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN (EDISI KHUSUS)
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.436 KB)

Abstract

Abstract: The Application of Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) Using Manipulative Media in Improving Mathematics Learning for the Fifth Grade Students of SD Negeri 4 Tamanwinangun. The objectives of this research is to improve the learning process and learning outcomes of Mathematics learning about fraction. This research is a collaborative Classroom Action Research (CAR) conducted within three cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection. Subjects of the research were 23 students of the fifth grade of SD Negeri 4 Tamanwinangun in the academic year of 2015/2016. Validity of data in this research was analyzed using triangulation of sources and triangulation of technique. Techniques of collecting data were test and non-test. Source of data were derived from students, teacher, researcher and classmates. The result of this research is the application of AIR model using manipulative media can improve Mathematics learning about fraction with minimum completeness criteria of more than 70. It was proved by the increase of learning process and learning outcomes in every cycle. Keywords: Auditory Intellectually Repetition, manipulative media, Mathematics Abstrak: Penerapan  Model Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) dengan Media Manipulatif dalam Peningkatan Pembelajaran Pada Siswa Kelas V SDN 4 Tamanwinangun.  Tujuan  penelitian  ini  yaitu untuk meningkatkan proses belajar dan hasil belajar Matematika materi operasi hitung pecahan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek  penelitian  ini  adalah  siswa  kelas  V SDN  4 Tamanwinangun tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah  23  siswa.  Validasi data menggunakan teknik triangulasi yang berupa triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan non tes. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari siswa, guru, peneliti, dan teman sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Auditory Intellectually Repetition (AIR) dengan media manipulatif dapat meningkatkan pembelajaran Matematika tentang operasi hitung pecahan dengan KKM ? 70. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan proses dan hasil pada tiap siklusnya. Kata kunci: Auditory Intellectually Repetition, media manipulatif, Matematika
Pembuatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Hidup Sehat Masyarakat Desa Gunong Meulinteung, Aceh Jaya Suhendra, Noval; Sundari, Devi; Hidayat, Muhammad Nur; Nailizar, Cut; Rafi, Sayid Sulthan; Andila, Femas; Izra, Nur; Khairani Hasibuan, Febri
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ecx61561

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan di Desa Gunong Meulinteung, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya selama 30 hari, mulai 05 Januari hingga 03 Februari 2026. Permasalahan yang diidentifikasi adalah belum optimalnya pemanfaatan pekarangan rumah sebagai lahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan berbasis keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan alami. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, perencanaan, penyuluhan, praktik penanaman, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat tanaman obat, tersedianya lahan TOGA yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, serta meningkatnya partisipasi warga dalam kegiatan kesehatan berbasis lingkungan. Program ini diharapkan dapat mendorong kemandirian keluarga dalam menjaga kesehatan dan menjadi program berkelanjutan di tingkat desa.