This Author published in this journals
All Journal Edum Journal
Ningtias Ningtias, Ningtias
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEBIJAKAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATAN KEDISIPLINAN GURU DI SMA NEGERI 2 KENDARI Ningtias, Ningtias; Lilianti, Lilianti; Bagea, Ishak
Edum Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i2.550

Abstract

Kedisiplinan guru merupakan faktor kunci dalam menentukan kualitas pembelajaran, namun dalam praktiknya masih menjadi tantangan di berbagai satuan pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam mengenai kebijakan kepala sekolah yang efektif, khususnya yang mengintegrasikan pendekatan partisipatif, digitalisasi, dan kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kedisiplinan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru di SMA Negeri 2 Kendari. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan disusun secara partisipatif dengan melibatkan guru dalam penyusunan tata tertib, diimplementasikan melalui sistem presensi digital dan monitoring terintegrasi, serta didukung oleh gaya kepemimpinan transformasional yang menekankan keteladanan, komunikasi interpersonal yang humanis, dan sistem penghargaan. Meskipun pada awalnya terjadi resistensi dari sebagian guru senior, pendekatan persuasif kepala sekolah berhasil menciptakan penerimaan dan perubahan perilaku yang signifikan. Pemberian reward berupa sertifikat dan pengakuan publik terbukti meningkatkan motivasi intrinsik dan partisipasi guru dalam pengembangan profesional. Kebijakan ini berdampak positif terhadap budaya kerja sekolah serta meningkatkan kepuasan siswa terhadap proses pembelajaran. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi antara kebijakan yang inklusif, teknologi informasi, dan kepemimpinan moral dalam membangun budaya disiplin yang berkelanjutan.