Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Fenomenologi : Faktor-Faktor Mempengaruhi Peranan Orang Tua Dalam Pendampingan Pembelajaran Daring Anak Sekolah Dasar Pada Masa Pandemi Covid -19 Di Nagari Sungai Sariak Kab Padang Pariaman Ade irma suryani; Mukhaiyar Mukhaiyar; Azwar Ananda
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7828

Abstract

Tujuan penelitian 1) untuk mengetahui peran orang tua dalam mendampingi belajar anak selama masa pandemic Covid-19 di desa sungai sariak kabupaten padang pariaman. 2) untuk mengetahui factor apa saja yang menjadi penghambat orang tua dalam mendampingi belajar anak pada masa pandemic Covid-19 di Nagari Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di Nagari Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini memfokuskan pada “ Peran orang tua dalam membantu belajar anak selama masa pandemi Covid-19. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian pertama: banyak orang tua yang belum memahami perannya sebagai pendamping belajar bagi anak dirumah, dua : kurangnya pemahaman materi oleh orang tua sehingga mencari media pembelajaran lain di jaringan internet; kesulitan orang tua mengalokasikan waktu dalam mendampingi anak karena orang tua harus bekerja sehingga sulit membagi waktu; sulitnya orang tua dalam menumbuhkan minat belajar anak mempengaruhi semangat belajar anak sehingga anak mudah bosan.
Kompetensi Pedagogik Guru Bersertifikat Pendidik SD 04 Kampung Olo Kota Padang Ade Irma Suryani; Mudjiran Mudjiran
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10875

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi peneliti dilapangan, kebanyakan guru tidak begitu efektif dalam proses pembelaran, guru tidak mengunakan metode pembelajaran yang mempertimbangkan minat dan bakat dari peserta didiknya dan dalam berkomunikasi secara lisan mau pun tulisa tidak begitu dimengerti oleh anak didik, dengan adanya beberapa ketimpangan yang terjadi, maka peneliti tertarik untuk meneliti permasalahan kompetensi guru kelas, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan kompetensi pedagogik guru di SD Negeri 04 Kp Olo Kota padang, Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang dijadikan informan penelitian adalah guru kelas I sampai dengan guru kelas VI dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan tiga instrumen yaitu lembar observasi, lembar wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teori Milles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan yakni reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan uji kredibilitas untuk menguji keabsahan data. Hasil Penelitian Berdasarkan hasil obsevasi kepada Guru SD negari 04 Kp olo kota Padang untuk kompetensi pedagogik yang harus dimilki oleh guru kelas dan guru yang bersertifikat pendidik, didapat kan sangat menguasai kompetensi pedagogik dengan kategori sangat baik. Dan berdasarkan dari wawancara yang dilakukan oleh pendidik dengan mengajukan 14 pertanyaan mengenai kompetensi pedagogik yang harus dimiliki oleh guru dapat disimpulkan bahwa guru besertifikasi menguasi dan melakukan semua indikator-indikator dalam kemampuan pedagogik dalam proses pembelajaran,
Analysis of Students' Critical Thinking Levels in Geography Education through the Outdoor Learning Approach at SMA Negeri 4 Padang Ade Irma Suryani; Jamaris Jamna; Yurni Suasti
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v13i1.24153

Abstract

This study aims to analyze students’ critical thinking skills through the application of the outdoor learning model in Geography subjects at the senior high school level. Critical thinking is an essential competence in 21st-century education and plays a crucial role in helping students understand geographical concepts through real-world experiences. This research employed a quasi-experimental design involving an experimental class and a control class. The experimental class was taught using the outdoor learning model, which emphasizes direct observation, exploration, and interaction with the surrounding environment, while the control class received conventional instruction commonly applied by teachers, such as lectures and question-and-answer activities. The population of this study consisted of 120 eleventh-grade students, from which a sample of 52 students was selected, including 26 students from class XI IPS 4 as the experimental group and 26 students from class XI IPS 2 as the control group. Data were collected using a critical thinking questionnaire developed based on critical thinking indicators and analyzed descriptively to compare students’ performance in both groups. The results revealed that students in the experimental class achieved an average score of 82.19%, which was categorized as good and highly critical, while students in the control class obtained an average score of 79.80%, categorized as fairly good and moderately critical. These findings indicate that the outdoor learning model has a positive impact on improving students’ critical thinking skills and learning outcomes in Geography by encouraging active participation, contextual learning, and meaningful engagement with geographical phenomena. Therefore, the outdoor learning model can be considered an effective alternative instructional approach for enhancing students’ higher-order thinking skills in Geography education.