Hesniati Hesniati
PPs STIE Amkop Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Intensi Penggunaan FinTech di Kalangan Masyarakat Umum pada Bank Syariah Hesniati Hesniati; Candy Candy; Sherry Sherry; Michelle Angel Lim; Jenny Jenny; Jessica Valeria; Angeline Aurellia; Kristina Kristina
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v4i3.3274

Abstract

Abstrak Perkembangan Financial Technology dalam beberapa tahun terakhir meningkat sangat pesat. Seiring dengan perkembangan zaman, perkembangan teknologi juga ikut serta di dalamnya. Teknologi yang semakin canggih dan praktis juga bermunculan, seperti financial technology. Dengan adanya Fintech ini, masyarakat pelosok juga dapat menggunakan layanan keuangan berbasis teknologi tanpa harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan keuangan. Financial Technology adalah teknologi atau inovasi yang disempurnakan oleh bidang finansial sehingga transaksi keuangan bisa diterapkan secara efisien, mudah, dan rasional. Tujuan utama Financial Technology adalah untuk menggerakkan ekstensif keuangan dan juga membantu pemerintah dalam seluruh aspek penyajian keuangan. Saat ini sudah banyak penelitian tentang Financial Technology di bidang perbankan dan keuangan, namun kajian yang dilakukan dalam konteks syariah masih sangat terbatas di bidang perbankan khususnya di negara Indonesia ini. Oleh karena itu, kami ingin meneliti Financial Technology di sektor syariah dan mengetahui sikap pengguna terhadap penerapan Financial Technology di perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner melalui Google Forms. Hasil pengolahan data dari Smart PLS menemukan bahwa pengetahuan dan norma subjektif berpengaruh signifikan terhadap niat berperilaku. Kata Kunci: Intention to adopt FinTech; Attitude; Awareness; Knowledge; Subjective Norms Abstract The development of Financial Technology in recent years has increased very rapidly. Along with the times, technological developments also participate in it. Technology that is increasingly sophisticated and practical has emerged, such as financial technology. With this Fintech, remote communities can also use technology-based financial services without having to travel long distances to get financial services. Financial Technology is a technology or innovation that is enhanced by the financial sector so that financial transactions can be implemented efficiently, easily, and rationally. The main objective of Financial Technology is to drive extensive finance and also assist the government in all aspects of financial presentation. Currently, there are a lot of research on Financial Technology in banking and finance, but the studies conducted in the context of sharia are still very limited in the banking sector, especially in this country of Indonesia. Therefore, we want to research Financial Technology in the Islamic sector and to know the attitudes of users towards the application of Financial Technology in Islamic banking. This research was using a quantitative method by distributing questionnaires through Google Forms. The results of data processing from Smart PLS found that knowledge and subjective norms have a significant effect on behavioral intentions. Keywords: Intention to adopt FinTech; Attitude; Awareness; Knowledge; Subjective Norms
Menggunakan Fintech dalam Melakukan Investasi: Kepahaman Masyarakat Kota Batam terhadap Robo Advisor dalam Melakukan Investasi Hesniati Hesniati; Candy Candy; Andryanto Andryanto; Eddy Oktarianto; Kelvin Kwek; Selen Angelina; Andre Steven Hutagaol
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 5, No 2 (2022): July - December
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v5i2.3337

Abstract

Robo advisor merupakan penasihat keuangan yang salah satunya ada pada bareksa untuk membantu pengguna untuk melakukan alokasi aset saham, obligasi dan investasi lainnya yang telah disesuaikan dengan profil risiko terhadap masing-masing investor. Tujuan dari perancangan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kepahaman masyarakat di kota Batam terhadap robo advisor dalam melakukan suatu kegiatan investasi. Teknik pengambilan sampel yang dipakai adalah non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Kriteria dalam penelitian ini adalah responden yang pernah/sedang menggunakan robo advisor sehingga memperoleh 300 data sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa attitude tidak berpengaruh signifikan positif terhadap intention to use, perceived ease of use berpengaruh signifikan positif terhadap intention to use, perceived usefulness berpengaruh signifikan positif terhadap intention to use, subjective norm (external influce) berpengaruh signifikan positif terhadap intention to use, dan subjective norm (internal influce) tidak berpengaruh signifikan positif terhadap intention to use. Kata Kunci: Robo Advisor; Fintech; Investasi, Batam, Bareksa, Kepahaman.