Nazrial Amin
Universitas Pembangunan Panca Budi Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Methods Of Awarding Penalties And Rewards For Learning Achievement Of Grade Viii Smp Panca Budi Medan Nazrial Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9240

Abstract

Masalah dekadensi kemerosotan moral telah dirasakan sangat mengglobal seiring dengan tata nilai yang sifatnya mendunia. Dibelahan bumi manapun kerap kali dapat disaksikan berbagai gaya hidup yang bertentangan dengan etika dan nilai agama. Berbagai pendekatan telah dan sedang dilaksanakan untuk menyelamatkan peradaban manusia dari rendahnya perilaku moral. Pentingnya pendidikan akhlak bukan dirasakan oleh masyarakat yang mayoritas penduduknya beragama islam saja, tetapi kini sudah mulai diterapkan berbagai Negara. Pemberian hukuman atau sanksi pada hakikatnya adalah upaya agar siapapun yang melanggar aturan dapat menghentikan kesalahan dan kembali kepada jalan yang terbaik. Dengan demikian hukuman dengan cara yang berlebihan dan diikuti oleh tindakan kekerasan tidak pernah diinginkan oleh siapapun, apalagi di lembaga pendidikan yang sepatutnya menyelesaikan masalah secara edukatif. Namun tidak bisa ditampik, di lembaga ini ternyata masih sering terjadi tindak kekerasan.bertujuan menemukan gambaran tentang implementasi metode hadiah dan hukuman dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di MIS GUPPI 11 Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sementara pengambilan data melalui observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah: motivasi belajar siswa kelas VIII, SMP Panca Budi meningkat lebih baik ketika diterapkannya metode hadiah dan hukuman. Terbukti bahwa siswa mengikuti pelajaran dengan semangat baik dalam volume kahadiran, mengemukakan pendapat di depan kelas dan menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.
Strategi Pendidikan Agama Islam Pada Masyarakat Minoritas Nazrial Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9532

Abstract

Tulisan ini menjelaskan Kerukunan masyarakat merupakan pilar pembangunan nasional, apabila masyarakat mampu menciptakan kerukunan, maka stabilitas nasional akan terjaga dan menjadi pilar keberhasilan kedamaian masyarakat. Pendidikan agama menjadi dampak positif bagi masyarakat untuk saling menghargai walaupun berbeda keyakinan, dan pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam mempengaruhi masyarakat untuk mempererat kekeluargaan. Esensi Pendidikan adalah menyiapkan masyarakat agar mampu mewujudkan potensi yang dimiliki dan memanfaatkan dalam kehidupan. Pendidikan merupakan wahana bagi generasi untuk mendapatkan kecakapan hidup, dengan harapan memiliki pendidikan agama Islam yang kuat untuk mampu berinteraksi dengan baik pada masyarakat walaupun berbeda keyakinan.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membina Akhlakul Karimah Peserta Didik di SD Swasta Islam Terpadu Cendekia Kecamatan Medan Helvetia Aisyah Mutiara Ramadhani Ginting; Nazrial Amin; Nurhalima Tambunan
Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/ie.v6i1.2029

Abstract

This study aims to analyze the role and strategies of Islamic Religious Education (IRE) teachers in fostering students’ noble character (akhlakul karimah) through Islamic communication culture at SDIT Cendekia, Padang Pariaman, West Sumatra, Indonesia. Previous studies have generally discussed character education in schools; however, limited research specifically examines how Islamic communication culture is integrated into daily learning interactions and school activities as a strategy for strengthening students’ moral character. This study employed a qualitative research method using observation, in-depth interviews, and documentation techniques. The findings indicate that IRE teachers play important roles as educators, facilitators, counselors, and role models in developing students’ character. The dominant forms of Islamic communication identified in this study include polite verbal interaction, greeting habits (salam culture), persuasive advice, exemplary speech, and personal guidance based on Islamic values. These strategies were implemented through value internalization, uswah hasanah (exemplary behavior), habituation of positive actions, and contextual learning integrated into school culture. The results also show that consistent Islamic communication practices contribute to improving students’ discipline, respect, honesty, and social responsibility. This study implies that strengthening Islamic communication culture can serve as an effective approach for character education in elementary schools and contributes to the development of Islamic-based pedagogical practices in character formation.