Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Pelajaran Akidah Ahlak Melalui Pembinaan Keagamaan Pondok Pesantren Dalam Menanamkan Karakter Religius Pada Siswa MTS Al Manar Bener Tengaran Semarang Emi Bahrul Munif; Wahidin Wahidin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain integrasi pembelajaran akidah ahklak melalui pembinaan keagaamaan pondok pesantren pada siswa MTs Al-Manar Bener Tengaran, untuk mengetahui proses integrasi pembelajaran akidah ahklak melalui pembinaan keagaamaan pondok pesantren dalam menanamkan karakter religius pada siswa MTs Al-Manar Bener Tengaran, untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat integrasi pembelajaran akidah ahklak melalui pembinaan keagaamaan pondok pesantren dalam menanamkan karakter religius pada siswa MTs Al-Manar Bener Tengaran. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif yang melibatkan narasumber Kepala Madrasah, Waka Kurikulum, Guru akidah akhlak, dan siswa kelas IX di MTs Al-Manar Bener Tengaran. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menemukan, bahwa integrasi pembelajaran akidah ahklak melalui pembinaan keagaamaan pondok pesantren dalam menanamkan karakter religius pada siswa MTs Al-Manar Bener Tengaran, melalui desain pembelajaran yang memuat Kegiatan pembelajaran di dalam kelas dan Kegiatan-kegiatan pembiasaan di luar kelas. Proses integrasi pembelajaran akidah ahklak dalam menanamkan karakter religius pada siswa MTs Al-Manar Bener Tengaran melalui pembelajar di kelas dilaksanakan dengan perencanaan yang tertuang dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang terdiri dari kegiatan pendahulan, kegiatan inti, kegitan penutup. Sedangkan pembelajaran di luar kelas berupa kegiatan seperti sholat dhuaha berjamaah, sholat dhuhur berjamaah, istigosah atau tahlilan bersama. Sedangkan integrasi Pembinaan keagaamaan pondok pesantren dalam menanamkan karakter religius ini melalui dua program pembiasaan 5 S (senyum, sapa, salam, sopan dan santun), pembiasaan sikap jujur, pembiasaan memiliki sikap tangung jawab, dan ada berupa pembinaan kegitan pelatihan muhadhoroh. Faktor-faktor pendukung, yang meliputi: perencanaa program pendidikan melalui guru, lingkungan belajar yang memadahi, dukungan dari lembaga. Sedangkan penghambatnya kurangnya sikap antusias dari siswa, masih kurangnya pengawasan dan pengondisian dari tenaga pendidik.
Penggunaan Biosurfaktan Lerak (Sapodium Rarak), Aditif Lidah Buaya dengan Essential Oil Kopi dan Melati pada Sabun Cuci Tangan Evi Uswatun Khasanah; Tsabita Kamilatul Mustabsyiroh; Adi Helmi; Anisa Khoiriyah; Khusna Widhyahrini; Wahidin Wahidin
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 7, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v7i2.971

Abstract

This study aims to develop a natural hand soap as an alternative to conventional soaps that commonly contain synthetic surfactants such as Sodium Lauryl Sulfate (SLS), which may cause skin irritation and environmental pollution. The product was developed using natural biosurfactants derived from lerak fruit (Sapindus rarak), aloe vera gel, and coffee and jasmine essential oils as natural fragrances. The research employed a Research and Development (RD) method using the 4D development model, consisting of Define, Design, Development, and Dissemination stages. The production process included the extraction of lerak saponins, preparation of aloe vera gel, formulation of the liquid soap mixture, and the addition of essential oils to improve aroma and sensory quality. Product evaluation was conducted through expert validation, user response questionnaires, and product stability observations, which were analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods. The results showed that lerak saponins were effective as natural biosurfactants with cleansing and antibacterial properties, while aloe vera functioned as a moisturizer that helped reduce skin dryness. The addition of coffee and jasmine essential oils enhanced the fragrance and provided a mild relaxing effect. The resulting product was considered safe, environmentally friendly, economical, and suitable for use as a project-based science learning medium to support clean and healthy living behavior (PHBS) and entrepreneurship development in schools.