Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kualitas Kepribadian Konselor Pada Pelayanan Bimbingan dan Konseling Aisyah Harahap; Alya Rojwa Darus; Bagus Pranoto; Sri Wahdini; Tommi Ardiansyah; Dika Sahputra
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10347

Abstract

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa model Miles and Huberman yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkann hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesadaran diri yang dimiliki oleh konselor dapat dilihat dari bagaimana konselor tersebut dapat memahami dirinya sendiri, konseli yang dengan baik, dan dapat melakukan konseling serta layanan-layanan bimbingan konseling dengan baik. Dan konselor yang memiliki kemampuan dalam menyelesaikan masalah konseli, dapat memposisikan dirinya sebagai teman dan mengunci konseli bukan melihat konseli sebagai seorang yang bermasalah.
Peran Motivasi Dalam Meningkatkan Mutu Organisasi Sri Wahdini
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2024): EDUCAZIONE 2024
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v1i1.1

Abstract

Keinginan individu akan menentukan bagaimana dia berperilaku. Perilaku seseorang itu ditentukan oleh keinginan dan kemauannya untuk mencapai beberapa tujuan. Keinginan itu berupa motivasi. Dengan demikian motivasi merupakan suatu pendorong agar seseorang itu melakukan suatu kegiatan untuk mencapai tujuannya. Dalam perilaku organisasi dibutuhkan motivasi pada setiap individu agar mampu meningkatkan kinerjanya dalam organisasi yang ia geluti. Motivasi berubah sesuai dengan pemenuhan kebutuhan setiap manusia. Perubahan tersebut karena adanya kepuasan kebutuhan.Dengan adanya motivasi akan sangat membantu bagi individu yang merasakannya dsan menjadikan semangat dalam dirinya sehingga individu tersebut lebih puas akan apa yang dikerjakannya.Motivasi menjadi penting perannya ketika semua berjalan dengan baik,dari penyampai hingga penerima motivasi menjadi unsur yang harus berkaitan agar semuanya berjalan dengan baik. Motivasi bukan hanya sekedar kata kata yang terucap oleh seorang pemimpin saja,melainnya sebuah pesan yang dapat dimaknai dengan arti arti tertentu yang telah disampaikan sehingga dapat mempengaruhi individu yang diberi motivasi.