Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SDN 56/1 Desa Aro Dengan Metode Circ Novita Wulandari; Anindyta Laila Amalia; Yoga Andhika Pratama
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10455

Abstract

Membaca mempunyai peranan penting dalam kehidupan. Dalam pendidikan membaca merupakan kunci keberhasilan dalam proses dan hasil belajar Proses pembelajaran memerlukan strategi yang variatif agar peserta didik tertarik mengikuti pembelajaran di dalam kelas dengan perasaan yang senang dan nyaman. Adanya keefektifan di dalam sebuah pembelajaran merupakan hal yang penting, guna tercapainya kualitas kemampuan dan pengetahuan peserta didik sesuai dengan yang diharapkan siswa. Di Sekolah dasar siswa dituntut memliki keterampilan membaca. Keterampilan membaca pemahaman yaitu proses menemukan informasi, memahami isi bacaan, mengerti isi bacaan, menganalisis serta mengevaluasi isi bacaan. Rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa di SD akan memperngaruhi keberhasilan siswa dalam pembelajaran. Dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, guru dituntut untuk mampu melaksanakan pembelajaran denga model pembelajaran yang tepat. Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) merupakan salah satu model yang tepat digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa. Model CIRC merupakan model yang mengajarkan membaca dan menulis pada siswa sekolah dasar secara berkelompok. Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) diharapkan dapat di gunakan sebagai upaya meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa di Sekolah Dasar.
Implementation of Differentiated Learning of Sekolah Penggerak Program in Learning in Elementary Schools Yantoro; Muhammad Sholeh; Anindyta Laila Amalia; Sri Marmoah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.5785

Abstract

The difference in student’s needs and abilities in learning mathematics made teachers need to vary learning. This study aimed to describe the steps, implementation, and obstacles in the implementation of differentiated learning in mathematics learning in elementary schools. The location of this study was SDN 47/IV Kota Jambi. The subjects of this research were the principal, IVD class teachers, and IVD class students. Qualitative phenomenology was the type of approach used in this study. This study used interview guidelines, observation, and documentation. The data analysis technique used in this study consisted of three stages, namely data reduction, data presentation, and concluding. The results of the study found that differentiated learning in mathematics subjects begins with mapping students' mathematics learning needs, designing learning according to mapping results, and conducting evaluations on an ongoing basis. The implementation of differentiated learning does not mean that in the process it distinguishes all components of learning for one student at a time. The obstacles that are often faced are limited time and lack of experience so it needs adaptation.