Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Karakter Disiplin Siswa Kelas V Sdn 21 Pekanbaru Lili Masrima Yanti Daulay; Muhamad Nukman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan belajar terhadap karakter disiplin siswa kelas V di SDN 21 Pekanbaru. Lingkungan belajar menjadi salah satu aspek penting dalam membentuk karakter siswa, termasuk kedisiplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V, dengan sampel sebanyak 30 siswa dari kelas VC. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang telah divalidasi, serta diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan belajar terhadap karakter disiplin siswa. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji paired sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 dan hasil uji koefisien determinasi yang menunjukkan kontribusi variabel lingkungan belajar terhadap pembentukan karakter disiplin siswa.
Analisis Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Kelas IV SDN 013 Jatirejo Awanda Puspita Sari; Muhamad Nukman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam membentuk karakter disiplin siswa kelas IV SDN 013 Jatirejo. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya sikap disiplin siswa, yang terlihat dari kurangnya kebiasaan hadir tepat waktu, kepatuhan terhadap aturan sekolah, serta kesesuaian berpakaian sesuai ketentuan yang berlaku. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sangat berpengaruh dalam membentuk karakter disiplin melalui tiga aspek utama, yaitu: internalisasi kebiasaan hadir tepat waktu, konsistensi menegakkan peraturan sekolah, dan penyesuaian terhadap ketentuan berpakaian. Guru berperan sebagai teladan, pengawas, dan motivator dengan menerapkan pembiasaan, pemberian penghargaan, teguran edukatif, serta komunikasi efektif dengan orang tua. Hambatan yang dihadapi meliputi kelalaian siswa dan kurangnya pengawasan dari orang tua. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa peran guru yang konsisten dan kolaboratif menjadi kunci keberhasilan pembentukan disiplin siswa.
Pengaruh Metode Outdoor Learning Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Kelas VI SDN 162 Pekanbaru Robi Santika; Muhamad Nukman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Outdoor Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI SDN 162 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI yang berjumlah 34 orang, sekaligus menjadi sampel penelitian. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan persamaan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,630 yang berada pada kategori tinggi, sedangkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,397. Artinya, metode Outdoor Learning berkontribusi sebesar 39,7% terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, sementara 60,3% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Outdoor Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.