Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN SISTEM PEMUNGUTAN PAJAK PARKIR PADA BAPENDA KOTA MAKASSAR ILHAM ZAINUDDIN SALLE; Amirah Kallabe; Sudirman Kati; William Surya Limoa; Josina Lawalata
Jurnal Edueco Vol. 5 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/edueco.v5i2.137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan sistem pemungutan pajak parkir dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) pada Bapenda Kota Makassar. Metode analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif, yaitu mengumpulkan data kemudian melakukan wawancara dan analisa serta diolah dari obyek yang diteliti dengan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi Pajak Parkir terhadap PAD Kota Makassar dikatakan rendah atau tidak melewati target yang telah di tentukan dikarenakan wajib pajak parkir tidak taat atau lalai membayar pajak.
Independensi Auditor, Budaya Etika Kap, dan Skeptisisme Profesional: Analisis Model Mediasi Berbasis SEM Lawalata, Josina; Zulkifli, Zulkifli; Ridha, Achmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh independensi auditor terhadap skeptisisme profesional dengan budaya etika Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai variabel moderasi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya menjaga kualitas audit di tengah tingginya tekanan dan potensi konflik kepentingan antara auditor dan klien. Independensi auditor dipandang sebagai syarat utama untuk menegakkan objektivitas, sementara budaya etika organisasi diyakini dapat memperkuat konsistensi auditor dalam menunjukkan sikap skeptis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berbasis skala Likert 5 poin yang disebarkan kepada 72 auditor bersertifikasi dari berbagai KAP di Kota Makassar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui software SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap skeptisisme profesional. Auditor yang menjaga independensi terbukti lebih kritis dalam mengevaluasi bukti audit dan lebih konsisten dalam menegakkan standar profesional. Selain itu, budaya etika KAP terbukti memoderasi pengaruh independensi terhadap skeptisisme profesional. Pada KAP dengan budaya etika yang kuat, pengaruh independensi auditor terhadap skeptisisme profesional semakin diperkuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa skeptisisme profesional auditor merupakan hasil interaksi antara faktor individual dan faktor organisasional. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis bagi literatur auditing dan implikasi praktis bagi KAP untuk memperkuat budaya etika sebagai strategi peningkatan kualitas audit.
Penguatan Pemahaman Kode Etik dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) untuk Menjaga Independensi Auditor pada KAP Harly Weku & Priscillia Josina Lawalata
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i4.2585

Abstract

Independensi merupakan fondasi kepercayaan publik terhadap opini auditor. Dalam praktiknya, auditor, khususnya staf junior kerap menghadapi tekanan yang dapat mengaburkan batas independensi, seperti hubungan jangka panjang dengan klien, tekanan imbalan jasa (fee), permintaan jasa non-asurans, serta kedekatan personal dengan klien. Kondisi ini juga relevan bagi karyawan Kantor Akuntan Publik (KAP) Harly Weku & Priscillia, yang pemahaman atas Kode Etik dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) sebagian besar masih bersifat normatif dan belum sepenuhnya terinternalisasi dalam situasi perikatan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman karyawan terhadap Kode Etik Profesi Akuntan Publik dan SPAP guna menjaga independensi auditor. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan penyadaran, penguatan kapasitas, pemberian daya, dan evaluasi, yang dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi berbasis kasus, dan simulasi (role-play) dilema etika. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman peserta mengenai prinsip dasar kode etik, kemampuan mengidentifikasi lima jenis ancaman terhadap independensi, serta kemampuan menerapkan pencegahan (safeguards) yang sesuai. Pelatihan berbasis kasus dan partisipatif terbukti efektif dalam memperkuat budaya etika dan komitmen profesional staf KAP dalam menjaga independensi.