Hastutik Hastutik
STIKes Mitra Husada Karanganyar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PARITAS DAN STATUS PEKERJAAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI ERA PANDEMI COVID 19 Hastutik Hastutik; Uji Utami; Aris Noviani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1586

Abstract

Tantangan penurunan AKI dan AKB semakin berat dengan adanya pendemi COVID-19 pada awal 2020 yang menyebabkan pembatasan aktivitas masyarakat, sarana transportasi dan kekhawatiran tertularnya petasnyakit dapat menghambat perempuan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak dalam hal akses dan kualitas layanan. Sehingga, dikhawatirkan akan adanya peningkatan morbiditas dan mortalitas ibu dan anak serta penurunan cakupan pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), Keluarga Berencana (KB), dan gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peritas dan status pekerjaan dengan kepatuhan ibu dalam melakukan kunjungan ANC di era pandemi covid 19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berkunjung di PMB Ngudi Saras, Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar pada Bulan Januari s/d Juni 2021 sejumlah 460 responden.  Dengan jumlah sampel 210 responden. Analis data menggunakan chi kuadrat (X2). Hasil penelitian ada hubungan signifikan  antara paritas dengan kunjungan ANC pada ibu hamil pada masa pandemi Covid-19 (nilai p : 0,003) dan tidak hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan kunjungan ANC pada ibu hamil pada masa pandemi Covid-19 (p: 0,921). Kesimpulan : ada hubungan signifikan  antara paritas dengan kunjungan ANC pada ibu hamil pada masa pandemi Covid-19, tidak hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan kunjungan ANC pada ibu hamil pada masa pandemi Covid-19.