Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KOMUNIKASI KELOMPOK PURWOKERTO CREATOR ACADEMY DALAM INDUSTRI CONTENT CREATOR MAULIDA, KARTIKA NUR; Wisnu Widjanarko; Nuryanti
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.830

Abstract

Geliat perkembangan teknologi 4.0 mendorong tumbuh kembangnya industri content creator. Purwokerto Creator Academy merupakan komunitas yang dibentuk untuk mewadahi insan kreatif di Kota Purwokerto. Penelitian ini bertujuan untuk memahami interaksi dan komunikasi kelompok yang terbangun dalam komunitas Purwokerto Creator Academy. Subjek penelitian ini adalah 13 insan kreatif terpilih dan 5 orang inisiator. Proses penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam menggunakan purposive sampling pada anggota Purwokerto Creator Academy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rangkaian academy membuat anggotanya saling berkomunikasi guna menciptakan komunitas yang bergerak di bidang content creator. Komunikasi kelompok yang digunakan Purwokerto Creator Academy berbentuk mentoring, coaching dan practicing dalam proses academy. Perluasan kegiatan komunikasi yang terbangun membuat komunitas ini berkembang dalam bentuk lain yaitu agency. Perkembangan yang ada membuat perubahan peran dan status anggota. Komunitas ini cenderung menggunakan komunikasi kelompok secara tatap muka untuk saling bertukar ide kreatif dan menggunakan bahasa nonverbal dalam aktivitas kelompok berupa weekly meeting dan produksi konten kreatif. Keywords: komunikasi kelompok, purwokerto creator academy, content creator, kreatif.
Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough pada Pemberitaan Isu Kekerasan Seksual di Universitas Jenderal Soedirman Dalam Detik.com Alaudin, Gholi; Wisnu Widjanarko; Nana Sutikna
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.2858

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemberitaan Detik.com mengenai dugaan kekerasan seksual seorang guru besar di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui kerangka Analisis Wacana Kritis model Norman Fairclough. Data terdiri dari tiga artikel Detik: laporan awal tuduhan (“Heboh Guru Besar Unsoed Diduga Lakukan Kekerasan Seksual ke Mahasiswi”), respons rektorat (“Kata Rektorat soal Dugaan Kekerasan Seksual Guru Besar Unsoed ke Mahasiswi”), dan reaksi kampus terhadap kabar tersebut (“Saat Unsoed Diguncang Kabar Mahasiswi Jadi Korban Kekerasan Seksual Guru Besar”) (Detik.com, 24 Juli 2025). Melalui analisis tekstual, praktik wacana, dan praktik sosial-budaya, penelitian menemukan bahwa media menegaskan kontras kuasa antara pelaku akademik (“guru besar”) dan korban mahasiswa (“mahasiswi”), menggunakan modalitas kehati-hatian seperti “diduga” untuk menjaga kewaspadaan hukum sekaligus menyoroti urgensi publik. Pemberitaan memberi ruang legitimasi kepada berbagai aktor seperti mahasiswa, rektorat, dan Satgas PPKS yang menciptakan arena tuntutan moral dan institusional. Secara sosiokultural, wacana ini mencerminkan ideologi keadilan gender, akuntabilitas kampus, dan perlindungan korban, sekaligus menuntut transparansi prosedural dari institusi pendidikan tinggi. Media dalam kasus ini berfungsi tidak hanya sebagai pelapor peristiwa, tetapi juga sebagai agen moral yang mendorong transformasi budaya akademik dan struktur kuasa. Temuan penelitian menegaskan pentingnya mekanisme penanganan kekerasan seksual yang lebih kredibel dan sensitif gender serta peran media sebagai pendorong akuntabilitas institusi.
Optimalisasi Media Digital dalam Pengelolaan Public Relations di UIN Raden Mas Said Surakarta Atiya Aena Rahma; Wisnu Widjanarko; Wiwik Novianti
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v5i1.5965

Abstract

The advancement of digital communication technology has significantly transformed public relations practices, particularly within higher educations institutions. This study aims to explore how digital media optimized in managing public relations at UIN Raden Mas Said Surakarta. Using a gualitative descriotive approach within the constructivist paradigm, data were collected through in depth interviews with the head and staff of the Public Relations Division, as well as documentation of digital communication activities. The findings show that Uin Raden Mas Said Surakarta has implemented an integrated Digital Public Relations strategy tha combines informative, persuasive and educational content across social media platforms. This digital approach effectively strenghens institusional image, build public engagement and enchaces brand awareness. However, the study also indentifies challenges related to limited human resources and the sustainability of content management. Overall, the optimization of digital media in public relations contributes to improving institutional credibility and supports the realization of transparent, interactive and sustainable public communication.