Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Algoritma Forward Chaining Untuk Mendiagnosa Penyakit Pernapasan Pada Klinik Mitra Bhakti Bayu Sadewo; Arief Wibowo
Jurnal Ticom: Technology of Information and Communication Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Ticom: Technology of Information and Communication
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer Provinsi DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klinik setiap harinya selalu mengakomodir serta mengelola data pasien yang berkonsultasi dan berobat dengan dokter. Namun, dalam konsultasi diklinik masih dirasa kurang baik, karena pendataan yang manual sehingga menghambat waktu dan menyebabkan antrean pada saat ingin berkonsultasi sehingga membuat lambatnya pasien saat ingin menemui dokter. Pada wawancara penelitian fasilitas pada klinik Mitra Bhakti menjelaskan bahwa memiliki keluhan yang banyak pada pasien penyakit pernapasan. Pasien yang merasakan sakit pada sistem pernapasan ingin secepatnya berobat dan berkonsultasi dengan dokter karena dari penyakit tersebut memiliki gejala yang mengganggu pada kegiatan sehari-hari contohnya pada gejala batuk, ada batuk berdahak dan batuk tidak berdahak. Dengan masalah yang dijabarkan penelitian ini menggunakan metode forward chaining yang digunakan untuk mendiagnosis penyakit pernapasan dengan gejala-gejala yang dirasakan oleh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk membangun aplikasi Sistem pakar Diagnosis Penyakit Pernapasan Menggunakan Metode Forward Chaining berbasis web. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penliti ingin menyelesaikan masalah antrian yang biasa terjadi pada Klinik Mitra Bhakti, Khususnya pada penyakit pernapasan yang mana pada saat dilakukan penelitian sedang marak penyakit covid-19 yang mana orang sering beranggapan jika memiliki gejala batuk adalah penyakit covid-19. Sistem Pakar ini menggunakan metode Forward Chaining dengan data penelitian berupa gejala yang diberikan oleh pakar sebagai acuan dalam menentukan hasil diagnosis dari penyakit yang diderita pasien.Dari hasil pada pengujian 10 pasien dapat disimpulkan sistem ini dapat mendiagnosis penyakit pernapasan dengan keakuratan 70%. Oleh karena itu sistem ini diharapkan dapat membantu keefektifan dalam mendiagnosis serta konsultasi juga membantu dokter untuk menentukan kesimpulan akhir dari gejala-gejala pasien sesuai fakta dan yang ada, dan juga diharapkan agar dapat membantu pasien mengenali gejala penyakit pernapasan tanpa harus datang ke Klinik Mitra Bhakti.
Gerakan Kebersihan Lingkungan Sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Sehat di RPTRA Nusa Indah,  Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat Agus Sriyanto; Nora Adira Brabo; Ifan Haryanto; Arif Nur Hidayat; Bayu Sadewo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 9 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Abdimas KESOSI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v9i2.612

Abstract

Public awareness of the importance of maintaining environmental cleanliness still needs to be improved, particularly in public spaces that are shared by the community. This community service activity aimed to improve cleanliness, environmental aesthetics, and public awareness in creating a healthy environment at RPTRA Nusa Indah, Meruya Utara, Kembangan, West Jakarta. The program was implemented through three main activities: community clean-up activities, repainting and mural creation to enhance environmental aesthetics, and educational sessions for children on the importance of maintaining cleanliness through presentations and interactive games. The activity was conducted on December 12, 18, and 19, 2023, involving students participating in the Community Service Program (KKN) of Universitas Budi Luhur, RPTRA management, and local residents. The results showed that the RPTRA environment became cleaner and more organized, seating areas and walls became visually more attractive, and children demonstrated a better understanding of clean and healthy living behaviors. Active community participation and support from RPTRA management were key factors in the success of the program. This activity had a positive impact on environmental quality and can serve as a model for participatory community service programs in supporting the creation of healthy, comfortable, and sustainable public spaces.